Ini Alasan SKPT Polda Malut Menolak Laporan Wartawan Korban Intimidasi dan Kekerasan Polisi

BERITA TERKAIT

Operasi Yustisi, Polda Malut Tindak Puluhan Ribu Pelanggar Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Terhitung mulai 14 September 2020 Polda Maluku Utara beserta jajaran melaksanakan Operasi Yustisi guna menekan angka...

Bakti Sosial, DPD BAPERA Malut Bagikan Masker ke Masyarakat

LENTERA MALUT -- Barisan pemuda Nusantara ( BAPERA MALUT ) melakukan bakti sosial dan berbagi masker ke kalangan masyarakat...

Bela Negara tak Kenal Identitas

"Bukan mengangkat sejata dan menembaknya, tapi semangat jiwa bela negaranya itu yang lebih utama," Jenderal (Purn) Moeldoko. Muhammad Nur Gemalangit...

LENTERA MALUT— Rabu 21 Oktober 2020, bertempat di kantor Polda Maluku Utara, Yunita Kadir salah satu wartawati media online korban kekerasan resmi melaporkan oknum anggota polisi yang melakukan tindakan kekerasan dan dugaan pelecehan seksual saat melakukan peliputan pada aksi tolak UU Omnibus Law, pada Selasa, 20 Oktober 2020 kemarin.

- Advertisement -

Yunita yang didampingi Pimpinan Redaksi, Firjal Usdek dan Advokat dari Lembahaga Bantuan Hukum (LBH), Marimoi, Maharani Caroline melaporkan insiden dan perbuatan yang tidak terpuji tersebut ke bagian Senta Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Malut.

Rani sapaan akrab Maharani yang saat itu mendampingi korban intimidasi dan dugaan pelecehan tersebut justru menyayangkan sikap polisi yang saat itu piket di SPKT.

Kekecewaan tersebut disebabkan laporan tindak pidana yang diadukan justru tidak diterima oleh petugas bagian SPKT. Mereka beralibi pelapor harus menunggu bagian Reserse terdahulu baru kemudian Reserse akan mengkaji kasusnya dan memastikan pasal-pasal yang akan dikenai bagi terlapor, sehingga dengan begitu laporan belum bisa diterima karena belum memenuhi unsur.

“Padahal kan seharusnya laporan diterima dulu dan soal memenuhi unsur itu kan nanti, sehingga ketika sudah diterima laporan dan sudah dikaji maka mereka dari kepolisian bisa menentukan pasal-pasal apa yang kena,” jelas Rani.

Hampir 2 jam lebih menunggu, namun pihak Reserse yang harusnya menangani perihal tersebut tidak kunjung datang, sehingga pelapor diarahkan untuk melaporkan kasus ini ke bagian Propam.

Menurutnya, Polda Maluku Utara tidak profesional dalam menangani laporan wartawan yang mengalami kekerasan dari oknum anggota Polda Malut sendiri. Jika pihak kepolisian berdalih itu sudah sesuai SOP-nya justru itu tidak benar.

Pasalnya penyidik sendiri tidak harus menolak laporan atau aduan dari masyarakat.

“Harusnya diterima dulu, kalau dalihnya tidak sesuai SOP, maka itu salah, karena harus dilakukan penyidikan dulu kan baru setelah itu mereka bisa tentukan pasal-pasal apa yang akan dikenakan,” kesalnya.

Rani menilai dengan tidak diterimanya laporan aduan tersebut, terkesan polisi melindungi oknum polisi yang melakukan kekerasan dan dugaan pelecehan terhadap sejumlah wartawan.

“Kita sangat menyayangkan adanya sikap tidak profesional dari petugas SPKT Polda Malut, karena ini terkesan mereka justru melindungi oknum tersebut,” cetusnya.

Rani menambahkan dengan adanya penolakan laporan aduan dari wartawan, maka Komisi Keselamatan Jurnalis pusat akan melaporkan kasus ini ke Mabes Polri.

“Dalam hal ini bahwa Polda Malut tidak profesional dalam penanganan kasus ini, sehingga dalam hal ini sejumlah perwakilan keorganisasian jurnalis yang ada di Jakarta yakni Komisi Keselamatan Jurnalis akan melaporkan kasus ini langsung ke Mabes Polri,” tandasnya. []

Operasi Yustisi, Polda Malut Tindak Puluhan Ribu Pelanggar Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Terhitung mulai 14 September 2020 Polda Maluku Utara beserta jajaran melaksanakan Operasi Yustisi guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Provinsi Maluku...

Bakti Sosial, DPD BAPERA Malut Bagikan Masker ke Masyarakat

LENTERA MALUT -- Barisan pemuda Nusantara ( BAPERA MALUT ) melakukan bakti sosial dan berbagi masker ke kalangan masyarakat pada Jumat, 27 November 2020...

Bela Negara tak Kenal Identitas

"Bukan mengangkat sejata dan menembaknya, tapi semangat jiwa bela negaranya itu yang lebih utama," Jenderal (Purn) Moeldoko. Muhammad Nur Gemalangit atau dengan sapaan akrabnya Gemal....

Presiden Perintahkan KPC PEN Pastikan Kemanan dan Efektifitas Vaksin

LENTERA MALUT -- Presiden Joko Widodo menginstruksikan komite penanganan covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional ( KPC PEN ) agar memastikan keamanan dan efektifitas...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Pjs. Bupati Taliabu ajak Warga ‘Sadar’ Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Taman Kota Bobong kini menjadi sarana kampanye masker atau protokol kesehatan oleh Tim Satgas Pencegahan dan Penaganan Covid-19 di wilayah setempat. Ini...

Tak Indahkan Protokol Covid-19, Pjs Bupati : Taman Bobong Bakal Ditutup

LENTERA MALUT - Tidak taat protokol kesehatan, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Drs. Maddaremmeng mempertegas bakal menutup taman Kota Bobong. "Langkah untuk menutup...

139 CPNSD Pulau Taliabu, Selamat Bergabung

LENTERA MALUT - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado telah mengumumkan kelulusan 139 peserta yang...

Pjs Bupati Drs Maddaremmeng Lakukan Kunjungan Perdana ke DPRD Taliabu

LENTERA MALUT -- Pjs Bupati, Drs. Maddaremmeng berkunjungan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pultab) pafa Senin, 26 Oktober 2020. Melalui Kepala...

Pjs Bupati Pultab Tinjau Langsung Kendala Sampah di TPA

LENTERA MALUT - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu (Pultab) Drs. Maddaremmeng, M.Si meninjau secara langsung tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang terletak di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -