Minggu, Agustus 9, 2020

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark,di Gedung Mardelia Desa...

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

BERITA TERKAIT

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu...

F.PDIP Mendesak Bupati Elang Segera Menanggapi Surat Pimpinan DPRD Halteng

LENTERA MALUT -- Fraksi PDI Perjuangan mendesak bupati Elang untuk secepatnya menanggapi surat pimpinan DPRD Halteng terkait...

Demi Stabilitas Kerja, DPRD Minta Bupati Halteng Segera Menunjuk Plt. Sekwan

LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad meminta kepada Bupati Edi Langkara untuk segera...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk rasa di depan pelabuhan Kota Bobong pada Jumat, 03 Juli 2020.

- Advertisement -

Aksi Unjuk Rasa yang digelar tersebut sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap kehadiran Tim Gugus tugas Provinsi Maluku Utara yang dikabarkan akan melakukan Rapid Tes kepada masyarakat Taliabu atas instruksi WHO, guna memastikan bahwa daerah Taliabu benar-benar dalam status Zona Hujau dari peta sebaran covid 19.

Kordinator aksi Acun Nurdin dalam orasinya menyatakan keraguan kepada Tim Gugus Provinsi Maluku Utara lantaran menilai kinerja Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid 19 Pulau Taliabu telah bekerja keras dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari wabah, dengan terus bekerja keras dalam melakukan pengawasan.

“Perlu dikehui bahwa selama ini Tim Covid Pulau Taliabu sudah bekerja sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan daerah, namun kami masih diberikan pernyataan yang tidak masuk akal. Jadi dengan kehadiran Tim Gustu provinsi yang mau melakukan itu, maka kami minta Tim provinsi untuk memperlihatkan Lisensi, Surat tugas dari WHO dan Kementerian Kesehatan. Karena kami  sangat menolak kehadiran Tim dari Provinsi untuk melakukan Rapid Test di Taliabu. Penolakan ini , karena kehadiran dari tim Provinsi sebagai bentuk ketidak percayaan terhadap kinerja tim Gustu Taliabu,” ungkapnya.

“Kami menerima kedatangan tim kesehatan Provinsi jika hanya dalam kunjungan biasa, tapi untuk melakukan Rapid tes maka tim yang datang terlebih dahulu harus melewati masa karantina selama 14 hari baru bisa merapid test,” teriak Orator yang disambung “betul..! ” oleh masa aksi.

Lebih dari itu, Acun mengatakan bahwa Taliabu adalah wilayah zona hijau sehingga pernyataan yang menyebut Taliabu menjadi perhatian WHO menimbulkan tanda tanya besar dari Publik, khususnya masyarakat Pulau Taliabu. Sebab selain Taliabu, ada 12 daerah di indonesia yang dikategorikan sebagai Green Zona dari peta penyebaran covid -19.

Acin mengungkapkan, pihaknya menilai ada sesuatu dibalik pernyataan yang menyebut Taliabu menjadi Perhatian WHO, karena, Selain Taliabu, masih 12 Daerah di indonesia yang masih berada di Zona Hijau, ini ada apa..?,” serunya

Dilain Pihak, Tim Medis yang berjumlah 4 orang dari Dinas kesehatan Provinsi membantah keras bila tujuan kehadiran mereka di Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan rapid tes, apalagi ada anggapan bahwa tim Provinsi meragukan status yang disandang oleh Pulau Taliabu sebagai satu satunya daerah diprovinsi Maluku utara yang masih zona hijau.

Menurut Rosita, selaku Koordinator Tim Medis dari Provinsi juga Juru Bicara Tim Gustu Provinsi mengatakan bahwa kehadiran mereka di Pulau Taliabu, salah satunya dalam rangka perjalanan tugas yang harus dijalankan atas perintah meskipun ada ketertarikan terhadap metode penanganan Covid 19 oleh Tim Gustu Pultab yang katanya harus direkomendasikan kepada tim gustu di 9 Kabupaten Kota lainnya di Maluku Mtara yang telah masuk dalam sebaran covid 19 atau Zona Merah.

“Sebenarnya ini adalah kesalah pahaman, saya tidak pernah memberikan pernyataan  di media soal meragukan kinerja Tim Gustu Taliabu. Pernyataan saya bahwa Taliabu mendapat perhatian dari WHO karena Taliabu adalah satu satunya zona hijau di Maluku Utara. Untuk itu saya dari bidang pencegahan penularan penyakit akan kesana untuk memberi suport kepada Taliabu. Sebab WHO ini telah bekerja sama, jadi data provinsi masuk kepusat, dan pusat laporkan ke WHO, dan WHO akan memberikan surat rekomendasi kepada provinsi mana yang masih punya zona hijau, nah salah satu diantaranya adalah Taliabu, sehingga WHO akan memberikan bantuan kepada zona merah agar menjadi hijau,  dan juga ke wilayah zona hijau untuk menjaga jangan sampai ke Zona merah jadi seperti itu,” terangnya.

Jelas Rosita, saat haring bersama 3 orang Perwakilan dari Masyarakat, yang dimediasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu Kuraisiah Marsaoli, Pelaksana Gustu Pultab Sutomo Teapon, Serta Asisten Pemerintahan Ahmad Salawane.

Rep: Mohri/Red: Jun

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark,di Gedung Mardelia Desa...

F.PDIP Mendesak Bupati Elang Segera Menanggapi Surat Pimpinan DPRD Halteng

LENTERA MALUT -- Fraksi PDI Perjuangan mendesak bupati Elang untuk secepatnya menanggapi surat pimpinan DPRD Halteng terkait dengan Pemberhentian & Pengangangkatan Sekertaris...

Demi Stabilitas Kerja, DPRD Minta Bupati Halteng Segera Menunjuk Plt. Sekwan

LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad meminta kepada Bupati Edi Langkara untuk segera menunjuk Plt. Sekretaris Dewan untuk...

Akhirnya DPRD Pultab Sahkan Pansus Pengelolaan Keuangan Desa

LENTERA MALUT - Agenda Pembentukan panitia khusus (pansus) Pengelolaan Keuangan Desa yang sempat tertunda sebulan lalu pada 7 juli 2020 karena tidak...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

BPBD Pulau Taliabu Kunjungi Lokasi Rawan Banjir

LENTERA MALUT - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pulau Taliabu meninjau sejumlah lokasi titik rawan banjir di wilayah utara Pulau Taliabu.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...

Curah Hujan Tinggi, BPBD Taliabu Turun Tangan Perbaiki Saluran Irigasi

Kominfo Taliabu - Setelah dilanda hujan dengan intensitas tinggi di seputaran Ibu Kota Kabupaten, yakni Kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), Pulau Taliabu (Pultab)...

Pemda Taliabu Salurkan Anggaran 2,5 Miliar serta 337 Ton Beras

LENTERA MALUT - Stimulan anggaran senilai Rp. 2,5 Miliar serta 337 ton beras bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara untuk masyarakat terdampak Covid-19...

Bupati Teken Kerjasama Pasokan Beras, Dipasok Paling Lambat Pertengahan Ramadhan

LENTERA MALUT -- Pemda Pulau Taliabu akan menyuplai bahan pokok berupa beras sebanyak 337 ton atau 337.740 kilogram dari salah satu pabrik beras di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -