Minggu, Agustus 9, 2020

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark,di Gedung Mardelia Desa...

Pembentukan Pansus Dana Desa Molor, FP Nilai ini Ulah Pimpinan DPRD Pultab

BERITA TERKAIT

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu...

F.PDIP Mendesak Bupati Elang Segera Menanggapi Surat Pimpinan DPRD Halteng

LENTERA MALUT -- Fraksi PDI Perjuangan mendesak bupati Elang untuk secepatnya menanggapi surat pimpinan DPRD Halteng terkait...

Demi Stabilitas Kerja, DPRD Minta Bupati Halteng Segera Menunjuk Plt. Sekwan

LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad meminta kepada Bupati Edi Langkara untuk segera...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang pembentukan Panitia Khusus (PANSUS) pengelolaan Anggaran Dana Desa adalah pimpinan DPRD.

- Advertisement -

Hal ini disampaikan Juru bicara (JUBIR) Fraksi Pembaharuan, Amrin Yusril Angkasa, pada Lentera Malut, Jum’at 3 Juli 2020.

“Molornya  usulan Pembentukan  pansus DPRD dalam Pengelolaan Anggaran Dana Desa sejak bulan Juni sampai bulan Juli 2020, ini lantaran pimpinan DPRD yang tidak berpihak kepada masyarakat,” ujarnya

Sebelumnya 2 fraksi telah mengeluarkan rekomendasi usulan pembentukan pansus, yakni Fraksi Pembaharuan dan fraksi Demokrat, minus fraksi Partai Golkar yang tidak mengusulkan pembentukan pansus itu.

“Hingga sampai tinggal pelaksanaan rapat paripurna pada jumat 3 juli pukul 15.00 WIT, sesuai undangan yang beredar, akhirnya ditunda oleh pimpinan wakil ketua II yang hendak memimpin rapat paripurna Muhamad Jainal Azhar, menyampaikan jumlah anggota yang hadir belum memenuhi ketentuan quorum,” ungkapnya.

Meski begitu, Amrin menilai hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak melanjutkan paripurna pembentukan Pansus. Sebab kata dia, ada anggota DPRD yang sementara berada diluar daerah, baik dari fraksi Pembaharuan maupun fraksi Demokrat. Beberapa diantaranya karena urusan partai yang terbilang penting, lainnya juga berada diluar daerah untuk kepentingan pengobatan. Sedangkan sisanya sementara waktu berada di Bobong dan hingga pada jumat pagi masih berkantor. “Tapi pada jumat sore, ketika undangan sudah disampaikan untuk pelaksanaan paripurna pengambilan keputusan persetujuan dalam pembentukan Pansus malah tidak hadir,” terangnya.

Olehnya, lanjut Amrin menyebut ketidakhadiran mereka tidak lain merupakan langkah untuk menggagalkan pembentukan Pansus Keuangan Desa yang sudah diagendakan. Tentu sikap tersebut dinilai sungguh mengecewakan, terutama pimpinan.

“Sebagai anggota DPRD saya merasa sangat kecewa dengan sikap teman-teman yang sengaja tidak hadir dan juga pimpinan yang sepertinya tidak akomodatif,” ujarnya dengan nada sesal.

Amrin menjelaskan, ia bersama rekan lainnya kini mencari solusi untuk mengatasi persoalan quorum, karena bagaimanapun titik berat rapat tersebut adalah quorum.

Dia bilang, soal kehadiran dan keputusan yang akan dipilih oleh masing-masing anggota DPRD sangatlah penting dan walau ditengah-tengah pandemi seperti saat ini bisa memanfaatkan teknologi. “Bisa memanfaatkan perangkat teknologi semisal zoom untuk memastikan kehadiran dan keputusan teman-teman DPRD secara virtual atas persetujuan yang akan diambil,” jelasnya.

“Desakan masyarakat sudah sangat kuat, karena persoalan keuangan desa bukan lagi agenda yang bisa ditunda-tunda. Ini sudah sangat urgen dan masyarakat menanti itu serta berharap kinerja DPRD periodesasi ini bisa lebih baik,” tambahnya. Amrin juga sesalkan sikap ketua DPRD Hj Meylan Mus yang sejak 3 bulan terahir tidak pernah berkantor. Yang bersangkutan selalu menandatangani surat-surat DPRD dari rumahnya. Ini sangat mengganggu kinerja kelembagaan DPRD,” tutupnya.

Rep: Mohri/Red: Jun

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark,di Gedung Mardelia Desa...

F.PDIP Mendesak Bupati Elang Segera Menanggapi Surat Pimpinan DPRD Halteng

LENTERA MALUT -- Fraksi PDI Perjuangan mendesak bupati Elang untuk secepatnya menanggapi surat pimpinan DPRD Halteng terkait dengan Pemberhentian & Pengangangkatan Sekertaris...

Demi Stabilitas Kerja, DPRD Minta Bupati Halteng Segera Menunjuk Plt. Sekwan

LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad meminta kepada Bupati Edi Langkara untuk segera menunjuk Plt. Sekretaris Dewan untuk...

Akhirnya DPRD Pultab Sahkan Pansus Pengelolaan Keuangan Desa

LENTERA MALUT - Agenda Pembentukan panitia khusus (pansus) Pengelolaan Keuangan Desa yang sempat tertunda sebulan lalu pada 7 juli 2020 karena tidak...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

BPBD Pulau Taliabu Kunjungi Lokasi Rawan Banjir

LENTERA MALUT - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pulau Taliabu meninjau sejumlah lokasi titik rawan banjir di wilayah utara Pulau Taliabu.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...

Curah Hujan Tinggi, BPBD Taliabu Turun Tangan Perbaiki Saluran Irigasi

Kominfo Taliabu - Setelah dilanda hujan dengan intensitas tinggi di seputaran Ibu Kota Kabupaten, yakni Kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), Pulau Taliabu (Pultab)...

Pemda Taliabu Salurkan Anggaran 2,5 Miliar serta 337 Ton Beras

LENTERA MALUT - Stimulan anggaran senilai Rp. 2,5 Miliar serta 337 ton beras bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara untuk masyarakat terdampak Covid-19...

Bupati Teken Kerjasama Pasokan Beras, Dipasok Paling Lambat Pertengahan Ramadhan

LENTERA MALUT -- Pemda Pulau Taliabu akan menyuplai bahan pokok berupa beras sebanyak 337 ton atau 337.740 kilogram dari salah satu pabrik beras di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -