Sabtu, Juli 4, 2020

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk...

Kritik Pemda Tikep, Ini Lock Down di Hari Lebaran Ala Pemuda Kahar

BERITA TERKAIT

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten...

Soal Kasus Lahan, Panja DPRD Serahkan 15 Poin Rekomendasi kepada Pemkab Halteng

LENTERA MALUT -- Upaya menindaklanjuti masalah sengketa lahan di Kabupaten Halmahera Tengah, Panitia Kerja (Panja) DPRD menyampaikan...

Pembentukan Pansus Dana Desa Molor, FP Nilai ini Ulah Pimpinan DPRD Pultab

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang...

MALUT LENTERA – Suasana lebaran Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020 Masehi/ 1 Syawal 1441 Hijria di lingkungan 03 RT 07 Kelurahan Rum Kota Tidore Kepulauan, kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Covid-19, Social distance dan psycal distance adalah frasa-frasa dari pembeda lebaran tahun ini.

- Advertisement -

Anjuran pemerintah dan fatwa ulama menjadi dasar dalil agar masyarakat tetap menempati rumah, tidak kemana-mana meski dalam suasana leberan. Belum lagi di Kota Tidore saat ini sedang menjalankan lock down untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran pandemi virus yang bermula di akhir 2019 lalu itu.

“Sehingga mau tidak mau kita juga harus berinisiatif, untuk membantu pemerintah dalam pencegahan corona” ujar Ketua pemuda lingkungan 3 RT 07, Irfan Kamis.

Menurut Irfan, setelah mendapatkan izin dari Ketua RW lingkungan setempat Pemuda lingkungan 03 yang familiar dengan nama lingkungan Kahar itu, berinisiatif untuk melaksanakan Lock Down di internal lingkungannya dengan memasang palang pintu jalan masuk dan menempatkan sejumlah pemuda di Pos penjagaan pintu masuk. Tak lupa handsanitizer disediakan di dekat pintu masuk untuk mensterilkan pengunjung yang masuk ke lingkungan Kahar.

“Semua pemuda dan masyarakat dilingkungan Kahar ini, kami himbau untuk memakai masker, sementara untuk aktifitas diluar rumah tergantung pada ada tidaknya ‘jalur tikus’ orang itu” jelasnya.

Terkait dengan “jalur tikus” Tokoh pemuda Lingkungan Pemuda, Sarjan Hasan menjelaskan bahwa, sesungguhnya lock down lingkungan Kahar tidak seperti lock down pada umumnya, melainkan hanya sebuah parodi untuk mengkritisi penerapan lock down pemerintah kota Tidore Kepulauan yang terbilang masih sangat longgar. Sehingga akses keluar masuk dari dan ke Tidore tetap berjalan bagi kalangan tertentu.

“Lock Down Kahar ini, adalah cerminan dari peristiwa di pelabuhan feri kemarin, yang meskipun lock down tapi tetap ada yang masih bebas keluar masuk” ungkapnya.

Ia menambahkan, ide lock down lingkungan dengan mengisyaratkan adanya “Jalur Tikus” ini, terpikirkan setelah adanya himbauan dari pihak kelurahan agar aktifitas silaturahmi dan maaf-maafan tidak boleh dilakukan dalam lebaran Idul Fitri 1441 Hijria tahun ini.

“Saya pikir ini himbauan yang sia-sia jika tidak ada tindak tegas, sebab sudah menjadi budaya kita usai hari raya. Sama halnya dengan sia-sianya lock down Tidore jika masih ada aktifitas keluar masuk orang di Tidore, ini hanya sebuah kritikan atas penerapan lock down Tikep yang dinilai masih longgar” paparnya.

Sementara terkait, sejumlah rambu palang yang pada Talang pembatas jalan masuk, Sarjan menambahkan bahwa realitasnya lock down Kota Tikep tidak dinilai tidak efektif karena sejumlah oknum “orang dalam” yang meloloskan orang-orang tertentu dari dan ke Tidore.

“Maka kita tulis di palang pintu lock down Lingkunhan Kahar bahwa harus punya AOD (Ada Orang Dalam) baru bisa melewati jalur tikus” tuturnya.

Tambahnya, Semoga lock down lingkungan kahar kali ini bisa menjadi eksperimen sosial bahwa himbauan tanpa ada penerapan hukum yang jelas adalah kesia-sian. “Sebab meskipun kita memberi palang di badan jalan, sementara di bagian tepi jalan dibiarkan terbuka bahkan menyediakan handsanitizer sebagai garansi keluar masuk adalah hal yang tidak rasional sama sekali, begitu maknanya” tukas Sarjan.

“untuk itu, seganap pemuda Kahar berharap agar pemerintah kota Tidore lebih serius lagi dalam penanganan covid-19 ini, jangan hanya rakyat yang di batasi tapi meskinya semua elemen termasuk PNS” tutupnya.

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk...

Soal Kasus Lahan, Panja DPRD Serahkan 15 Poin Rekomendasi kepada Pemkab Halteng

LENTERA MALUT -- Upaya menindaklanjuti masalah sengketa lahan di Kabupaten Halmahera Tengah, Panitia Kerja (Panja) DPRD menyampaikan laporan hasil kerja Panja dari...

Pembentukan Pansus Dana Desa Molor, FP Nilai ini Ulah Pimpinan DPRD Pultab

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang pembentukan Panitia Khusus (PANSUS) pengelolaan...

12 Pengacara Dampingi GEMPAR Tal-Sel, Laporkan Ketua Apdesi PuL-Tab dan Kades Pencado ke Polisi

LENTERA MALUT - Tim Kuasa Hukum, Gerakan Masiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar), Taliabu Selatan, melaporkan Ketua Asosiasi pemerintah desa se-Indonesia (Apdesi), Kabupaten...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...

Curah Hujan Tinggi, BPBD Taliabu Turun Tangan Perbaiki Saluran Irigasi

Kominfo Taliabu - Setelah dilanda hujan dengan intensitas tinggi di seputaran Ibu Kota Kabupaten, yakni Kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), Pulau Taliabu (Pultab)...

Pemda Taliabu Salurkan Anggaran 2,5 Miliar serta 337 Ton Beras

LENTERA MALUT - Stimulan anggaran senilai Rp. 2,5 Miliar serta 337 ton beras bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara untuk masyarakat terdampak Covid-19...

Bupati Teken Kerjasama Pasokan Beras, Dipasok Paling Lambat Pertengahan Ramadhan

LENTERA MALUT -- Pemda Pulau Taliabu akan menyuplai bahan pokok berupa beras sebanyak 337 ton atau 337.740 kilogram dari salah satu pabrik beras di...

Utamakan Kepentingan Daerah, Bupati Pultab ke Toili-Jakarta Mengurus Sembako dan Alkes

LENTERA MALUT - Keberangkatan Bupati Pulau Taliabu (Pultab), akhir pekan lalu, bukan ingin lepas tanggungjawab. Orang nomor satu di pemkab Pulau Taliabu itu, berangkat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -