Jumat, September 25, 2020

Ketua Tim, Ihsan: FAM-SAH Siapkan 300 Orang Jurkam

LENTERA MALUT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabesy (FAM-SAH) siapkan...

Tak Perlu Sukses Dulu, Untuk Berbagi

BERITA TERKAIT

Ketua Tim, Ihsan: FAM-SAH Siapkan 300 Orang Jurkam

LENTERA MALUT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan...

Melayat ke Rumah Duka, Paslon ini Disambut Hangat para Keluarga Alm

LENTERA MALUT : Berjiwa sosial tinggi dan memiliki sikap yang bersahaja, bikin pasangan Calon Bupati dan Wakil...

Bupati dan Ketua Pengadilan Sibuk, Pelantikan DPRD Halteng Ditunda

LENTERA MALUT – Dijadwalkan pada Senin 21 September kemarin, Pelantikan Ketua DPRD Halmahera Tengah akhirnya ditunda dan...

“Kisah Tukang Ojek, Sedekahkan Sebagian Rizkinya untuk Janda dan anak Yatim”

- Advertisement -

“Bagi saya berbagi itu tak perlu harus sukses dan banyak uang, tapi memberikan apa yang kita punya saat ini untuk dinikmati bersama juga sedekah yang paling mudah dilakukan”. Irfan Kamis.

LENTERA MALUT – Jum’at sore, 22 Mei 2020 sebuah klise kehidupan dari kisah inspiratif seorang tukang ojek disaksikan oleh radaksi media lentera.co.id. Kisah luar biasa dari seorang yang biasa-biasa saja menurut banyak orang.

Kisah ini tak dilakoni oleh publik figure, tidak juga oleh pejabat publik atau bahkan oleh seorang konglomerat papan atas. Malainkan dari seorang tukang ojek pangkalan yang biasa mangkal di pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan.

Bahkan kisah ini tak ingin dipublikasikan oleh pelakonnya sendiri. Sebab baginya “Kebaikan itu dikerjakan, bukan untuk dipamerkan”.

Keihlasan Irfan Kamis (28) seoarng tukang ojek di pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan, menyedekahkan sebagian rizkinya kepada sejumlah Janda dan anak yatim, bukan tampa alasan. Bukan karena dirinya sudah bergelimang harta, atau sukses dalam meniti karir.

“Saya, sejak kecil sudah merasakan hidup susah. Bahkan memilih untuk berhenti sekolah karena terobsesi di dunia usaha, agar punya banyak uang untuk membantu sesama” ungkap Irfan kepada lentera.co.id.

Irfan sendiri hanya lulusan Sekolah Dasar (SD), dalam usia yang masih belia itu dirinya sudah mengambil keputusan untuk berhenti mengenyam dunia pendidikan karena terinspirasi dalam dunia usaha.

Kesederhanaan Irfan Kamis, dalam menjalankan aktifitas kesehariannya

“kalau cerita hidup susah, itu saya sudah. Sejak putus sekolah hampir semua pekerjaan yang menghasilkan uang saya lakukan untuk membantu meringankan beban kedua orang tua saya” ia mengisahkan.

Lelaki yang dalam kesehariannya kini, hanya menjadi seorang tukang ojek itu berulang kali menegaskan bahwa yang ia lakukan untuk menyantuni anak-anak yatim dan janda-janda bukanlah hal yang istimewa, melainkan sekedar ingin melihat mereka bahagia di hari raya sebagaimana anak-anak yang lainnya.

“Dulu kalau lebaran, saya hanya dapat sitrop (minuman buatan neneknya, dari bahan gula dan pewarna makanan) dan Kue Andara (kue khas Tidore, dari bahan tepung beras). Saya tidak ingin anak-anak (Yatim) itu, merasakan minuman dan kue yang saya rasakan dulu, karena tidak punya uang untuk membeli minuman dan kue kemasan” tukasnya mengenang.

Irfan kecil, hidup dalam kesederhana, dalam hatinya selalu ingin berbuat yang terbaik bagi keluarga, membahagiakn ayah dan ibunya, serta kakek dan neneknya yang telah merawat dirinya sejak kecil. Dia bahkan rela berjuang sendiri membantu kedua orang tuanya dan membantu adik-adiknya terus melanjutkan sekolah.

Kerja keras sudah menjadi bagian dalam kesehariannya. Tak peduli dalam keadan sedih, senang, bahkan dalam keadan sakit. Semua dirinya lakukan semata-mata untuk mengeluarkan dirinya dari masa-masa paceklik ekonomi yang dideritanya.

“saya pernah jadi buruh cengkeh dalam keadan sakit, kerana mungkin terlalu sering kerja keras saya mengalami gangguan saluran kemih, sehingga harus sering-sering buang air kecil karena tak tahan. Artinya bahwa dalam sehari tidak tau berapa banyak naik-turun pohon cengkeh untuk melakukan hajat itu, tapi saya tak pantang menyerah dengan keadan” unkap lelaki yang sering disapa Fandem ini.

Keinginan dan sifat berbagi antara sesama itu, sudah tercermin dalam dirinya sejak dahulu. Motifnya selalu sama, yakni dendam pada keadan agar tidak adalagi orang yang mengalami hal yang sama seperti yang dialaminya.

Menurutnya keadan seseorang tidak bisa kita rubah sepenuhnya tapi kita bisa membantunya bertahan untuk menghadapi keadan itu. Orang-orang di sekitar kita yang mengalami nasib yang sama tidak semuanya membutuhkan harta kita, tapi dukungan kita serta perhatian kita agar dalam hati mereka merasa bahwa ada saudara-saudara mereka yang masih bersimpati pada merekalah yang sangat dirindukan.

“setidaknya, rasa simpati dan dukungan dari orang sekitarlah yang saya butuhkan saat itu (saat susah), sebab saya di masa-masa itu banyak orang yang memandang dengan sebelah mata, apalagi saat putus sekolah”. Urainya.

Ia menambahkan, yang dilakukannya saat ini hanya sekedar menegaskan pada anak-anak yatim bahwa mereka masih memiliki saudara. Mereka tidak sendiri dalam lalui hari-hari mereka terutama saat-saat lebaran. Dan untuk dirinya sendiri sebagai pengingat bahwa dahalunya dirinya telah melawati masa-masa sulit yang menjadi pelajaran penting bagi kehidupannya.

“saya tidak pernah melewati jenjang sekolah formal, maka keadan sekitar sayalah kelas dan sekolah saya, sekolah saya mengajarkan saya untuk memberi perhatian kepada sesama. Dan saya lakukan itu untuk pendidikan diri saya sendiri. Terserah mereka yang berpendidikan formal menilainya bagaimana, tapi ini ruang kelas saya dan saya menerapkannya dalam keseharian” jelas Irfan.

Irfan, memberi santunan sedekah sejumlah uang dan barang kepada anak-anak yatim dan janda. Dirinya tidak ingin membatasi kebahagian mereka dengan memberikan sedekah hanya dalam bentuk barang. Sebab “mungkin saja sebagian dari mereka ingin membeli sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita kasih dalam bentuk barang, jadi nanti kebahagian mereka di hari lebaran dibatasi oleh pemberian kita sendiri”. Tuturnya.

Saat bersama lentera.co.id memberikan santunannya, Irfan selalu saja “seliloa” (berpesan, menjelaskan) bahwa yang ia berikan bukanlah darinya, melainkan titipan dari Allah kepadanya untuk di bagikan.

Bahkan dirinya selalu mewanti-wanti kepada lentera.co.id agar tidak ada foto serah terima sedekah darinya ikut terpublikasikan ke media massa.

“Yang saya lakukan untuk diri saya sendiri, jangan libatkan foto orang lain di media massa jika teman-teman media ingin memberitakan ini. Saya mohon pengertian baik semua pihak” harap Irfan.

Ketika diminta untuk menyampaikan ajakan kepada orang-orang lain agar mau berbagi, ia tak memberikan banyak komentar dengan menegaskan bahwa setiap orang yang berbagi punya cara pikirnya tersendiri, “saya tidak dapat mendikte itu” ungkapnya.

Sampai berita ini tulis, informasi yang dihimpun media ini, kurang lebih 15 amplop berisi uang tunai telah dibagikan kepada anak-anak yatim dan janda di lingkungan tempat tinggalnya, RW 03 Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Selain itu Irfan juga memberikan THR kepada keluarga dan kerabat dekatnya secara terpisah dari santunan untuk Anak yatim dan janda.

“Yang jelasnya saya tidak menyebutkan siapa-siapa yang saya santuni, sebab itu hak mereka dan saya tidak berhak untuk menyebut nama mereka” tutupnya.

Selain itu, kegiatan membagi-bagi santunan ke orang yang membutuhkan ini, sudah dilakukan sejak tahun 2017 lalu hingga kita intens di lakukan.
JuN

Ketua Tim, Ihsan: FAM-SAH Siapkan 300 Orang Jurkam

LENTERA MALUT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabesy (FAM-SAH) siapkan...

Melayat ke Rumah Duka, Paslon ini Disambut Hangat para Keluarga Alm

LENTERA MALUT : Berjiwa sosial tinggi dan memiliki sikap yang bersahaja, bikin pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul)...

Bupati dan Ketua Pengadilan Sibuk, Pelantikan DPRD Halteng Ditunda

LENTERA MALUT – Dijadwalkan pada Senin 21 September kemarin, Pelantikan Ketua DPRD Halmahera Tengah akhirnya ditunda dan di jadwalkan kembali pada Senin...

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

2020, PAD Pultab Meningkat

LENTERA MALUT - Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) tahun 2020 meningkat 4,22 % (persen) di bandingkan pada tahun 2019.

Bupati Pultab Kukuhkan 219 PNS di HUT RI ke 75

LENTERA MALUT - Di hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75, Bupati Pulau Taliabu Haji Aliong Mus, kukuhkan 219 Calon Pegawai Negeri...

Upacara HUT RI Ke 75 Pulau Taliabu Dipimpin Bupati

LENTERA MALUT - Upacara peringatan HUT RI Ke 75 di Kabupaten Pulau Taliabu yang berlangsung dialun alun stadiun kota Bobong dipimpin langsung...

BPBD Pulau Taliabu Kunjungi Lokasi Rawan Banjir

LENTERA MALUT - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pulau Taliabu meninjau sejumlah lokasi titik rawan banjir di wilayah utara Pulau Taliabu.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -