Selasa, September 22, 2020

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Pemkab Pultab Bolehkan Warganya Mudik dan Menjalani Pemeriksaan Kesehatan

Must read

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT - Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai...

Jelang Pilkada, Polda Malut Kunker di Polres Pulau Morotai

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, beserta Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Lukas Akbar...

Krisis Listrik, Pemuda Desa Bobong Minta PLN Maluku – Malut Datangkan Mesin Baru Ke Taliabu

LENTERA MALUT – Sekitar 2 bulan, pemadaman listrik oleh ULP PLN Bobong dilakukan secara bergilir dibeberapa wilayah Pulau Taliabu, Maluku Utara. Pemadaman...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

LENTERA MALUT – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu membolehkan warganya untuk mudik atau pulang kampung. Demikian itu disampaikan Bupati Pulau Taliabu, H. Aliong Mus pada Ahad, 12 April 2020.

Bupati mengatakan, bila pihaknya melarang warganya yang berada di daerah lain untuk mudik maka sudah pasti mereka mengalami kesusahan, apalagi Mahasiswa. Itu sebabnya, Bupati membiarkan untuk pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga. “Hanya saja kami akan perketat pemeriksaan di pelabuhan, terutama dari Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Bupati bilang, jika mereka yang tidak dites saat turun dari kapal, maka mereka dipulangkan dan dimintan untuk tidak turun dari kapal dan dikarantina selama 14 hari.

Meski begitu, Bupati mengimbau dan berharap kepada masyarakat Pulau Taliabu agar tidak ketakutan yang berlebihan.

“Kita tetap ikutpemerintah pusat, namun tak perlu panik yang berlebihan. Banyak orang meninggal juga karena takut yang berlebihan, jadi tidak perlu takut atau panik,” harap Bupati. []

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest article

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT - Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai...

Jelang Pilkada, Polda Malut Kunker di Polres Pulau Morotai

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, beserta Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Lukas Akbar...

Krisis Listrik, Pemuda Desa Bobong Minta PLN Maluku – Malut Datangkan Mesin Baru Ke Taliabu

LENTERA MALUT – Sekitar 2 bulan, pemadaman listrik oleh ULP PLN Bobong dilakukan secara bergilir dibeberapa wilayah Pulau Taliabu, Maluku Utara. Pemadaman...

MTQ Ke 28 Di Bumi Fagogoru Weda Dimeriahkan dengan Tarian, Teater Dan Mendatangkan Qori Internasional

LENTERA MALUT -- Upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Maluku Utara di Bumi Fagogoru Weda dimeriahkan dengan tarian Kolosal dari Sanggar...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -