Selasa, September 22, 2020

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Pemkab Pultab tak Lockdown, Sekprov Diminta Klarifikasi Pernyataannya

Must read

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Anggota DPRD Aswar Salim Serahkan 1 Unit Leptop ke PKBM Were Mandiri

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Halmahera Tengah, Aswar Salim menyerahkan 1 unit leptop kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri saat...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT - Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

LENTERA MALUT – Bupati Pulau Taliabu, H. Aliong Mus sampaikan sikap penyesalannya atas pernyataan pemerintah Provinsi Maluku Utara yang menuding Pemda Pulau Taliabu (Pultab) melampaui kewenangan pemerintah pusat lantaran menutup akses keluar-masuk (Lockdawn) antara Kabupaten Pulau Taliabu dengan daerah lainnya.

Bupati mengatakan, bahwa soal Lockdawn itu diwacanakan dalam rapat koordinasi antara DPRD dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait penanganan penyebaran virus corona atau disebut Covid-19 saat itu. “Jadi itu wacana yang dilontarkan politisi PKB yang meminta Pemda harus melakukan lockdawn tersebut,” katanya.

Namun secara hukum, kata Bupati, Pemda tidak pernah mengeluarkan imbauan sama sekali terkait lockdawn. Namun Pemda hanya mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 900/16/BUP tentang pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Pulau Taliabu, tertanggal 24 Maret 2020. “Jadi apa yang dituding Sekprov sangat tidak beralasan,” tegasnya.

Bupati H Aliong malah balik bertanya, wewenang apa yang dilampaui pemda? Karena secara hukum, sekali lagi, kata Bupati, Pemda tidak mengeluarkan SE terkait lockdawn yang dituduhkan itu.

Untuk itu, lanjut Bupati, dirinya meminta kepada Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara untuk meralat kembali peryataan tuduhan tersebut, karena dengan pemberitaan itu, Kabupaten Pulau Taliabu sangat dirugikan, terutama dari sisi perdagangan. Dimana kapal dari Sulawesi Tengah tidak lagi melakukan pelayaran dengan membawa Sembako, terutama Barito (Bawang, Rica, Tomat) yang dipesan para pedagang.

“Setelah adanya pemberitaan itu, Kapal dari Luwuk ke Taliabu tak lagi diijinkan berangkat. Bahkan dari Banggai Laut juga telah mengeluarkan larangan yang sama,” kesal Bupati Taliabu terhadap Sekprov Malut. []

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest article

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Anggota DPRD Aswar Salim Serahkan 1 Unit Leptop ke PKBM Were Mandiri

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Halmahera Tengah, Aswar Salim menyerahkan 1 unit leptop kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri saat...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT - Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai...

Jelang Pilkada, Polda Malut Kunker di Polres Pulau Morotai

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, beserta Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Lukas Akbar...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -