Satu Postif Corona, LSM Rorano Minta Pemerintah Segera Nyatakan KLB

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

LENTERA MALUT — Meskipun 1 orang warga di Ternate, Maluku Utara dinyatakan positif terjangkit Covid-19 atau Corona, namun Pemerintah Provinsi Maluku Utara belum menetapkan status Kejadian Luar Bisa (KLB) di wilayah itu.

Juru Bicara Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif Corona per 23 Maret 2020 bertambah 65 berdasar data yang dihimpun selama sehari.

Yuri bilang, lokasi kasus positif baru ada di Provinsi Maluku Utara dan Jambi dengan masing-masing ada 1 kasus positif baru.

“Tambahan kasus 65 orang positif, sembuh 1 orang, total 30 orang, 1 kasus meninggal total 49 orang,” kata Yurianto dalam konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin, 23 Maret 2020.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Corona Maluku Utara, dr Rosita Alkatiri saat konferensi pers di Posko Covid 19 pada Senin, 23 Maret 2020, hanya menyampaikan angka-angka baik OPD, PDP maupun positif Corona dan menyampaikan sejumlah himbauan.

Kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Ternate adalah pasien dirujuk dari Rumah Sakit Tentara yang sebelumnya dipulangkan dari RSUD Chasan Boesoirie Ternate karena dianggap kondisinya membaik.

Padahal, setelah hasil tes spesimen yang dikirim ke Litbangkes pada Kamis, (18/3) dan diperoleh hari siang tadi, menunjukkan bahwa orang tersebut positif covid-19.

Sore tadi, pasien positif tersebut langsung dibawa kembali ke RSUD. Pihak RSUD juga turut membawa keluarga pasien untuk dikarantina.

Langkah gagap dan sembrono Pemerintah Provinsi Maluku Utara ini pun mendapat kecaman keras dari LSM RORANO Maluku Utara.

Direktur LSM RORANO Maluku Utara, Asghar Saleh mengaku bingung dengan langkah Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menangani Pandemi Corona.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara wajib menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pascapenemuan kasus positif Covid-19 di Ternate sore tadi.

“Kalau sudah satu (kasus positif) Pemerintah harus langsung menyatakan KLB,” kata katanya, Senin, 23 Maret 2020.

Asghar mengatakan, bila sebelumnya Pemprov Maluku Utara telah menetapkan status siaga corona di daerah ini, maka status itu otomatis langsung ditingkatkan menjadi KLB setelah ditemukan kasus positif Covid-19 di Kota Ternate.

“Kalau kemarin-kemarin statusnya siap siaga, ya kalau sekarang dari sisi kesehatan statusnya sudah harus langsung KLB,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara agar secara resmi mengumumkan status Kejadian Luar Bisa pasca ditemukan kasus baru pasien positif virus corona baru atau Covid-19 sore tadi.

Rep: Darman/Red: Jun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...