Mahasiswa Direpresif Aparat Saat Hendak Gelar Aksi Tolak Omnibus Law

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

LENTERA MALUT – Rencana aksi menolak Rancangan Undang- Undang Omnibus Law yang di lakukan oleh hampir ratusan elemen pergerakan yang tergabung dalam Mahasiswa Ternate Bergerak (MARAK) di bubarkan oleh pihak kepolisian saat akan melaksanakan Aksi di tugu Makugawene, Kalumata, Ternate Selatan, Kota Ternate,pada senin, 23 Maret 2020.

Aksi yang direncanakan untuk menduduki kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Ternate itu dibubarkan oleh pihak kepolisian saat masa aksi tiba di tugu Makugawene.

Kordinator Aksi, Ady Gypantara mengatakan sesuai dengan setingan bahwa mereka akan aksi secara damai di Gedung DPRD Kota Ternate.

“Pada saat kami tiba, kami menunggu massa aksi dari Utara Ternate untuk aksi bersama,” ujarnya

“pihak kepolisian memberikan pemberitahuan soal kami harus membubarkan diri, padahal saat itu kita belum memulai aksi,” terangnya. Karena komitmen, kata Ady, kami akan tetap aksi dan bertahan dengan damai.

“Namun pihak aparat kepolisian langsung secara paksa mengintimidasi dan  merepresif kami,” tuturnya.

sementara itu, empat masa aksi sempat di tangkap saat pembubaran terjadi. Mereka di bawa ke kantor Polisi Resor (Polres) Kota Ternate.

Rudhy Pravda, salah satu massa aksi yang di tangkap, sekira enam jam ditahan saat di bebaskan mengatakan, ketia dia melakukan persuasif dengan kepolisian yang meminta agar masa aksi dibubarkan, dia tiba-tiba di tarik dan di pukuli.

“Saya di tarik dan lutut saya ditendang sangat kuat dengan lars polisi,” ujarnya.

“Beberapa kali di pukuli hingga pelipis mata luka, bibir bagian dalam luka, wajah bengkak,” terangnya

“Padahal mereka tidak perlu bersikap represif, mereka bisa mengirim beberapa polisi untuk persuasif dengan baik terlebih dahulu,” katanya.

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...