HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

LENTERA MALUT — HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri (TE) yang beroperasi pertambangan nikel, di Kacamatan Weda Tengah, Kabupaten Halteng, Provinsi Maluku Utara. Dimana Karyawan yang diberhentikan adalah rata-rata karyawan yang habis masa kontrak atau PKWT.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenaga Kerja Halteng, Hakkamy Husain saat dikonfirmasikan pada Kamis 20 Februari 2020 mengatakan, pihak Tekindo sendiri yang datang ke Kantor dan menyampaikan informasi secara lisan terkait Karyawan yang akan dirumahkan oleh PT. Tekindo Energi, karena Tahun ini Tekindo Energi belum mendapat kuota Ekspor sehingga berpengaruh pada aktivitas Perusahaan.

“Karena di Tahun 2019 kemarin, kuota Ekspor kurang lebih 3 juta Meti Ton, Sementara Tahun ini tidak ada jatah kuota Ekspor sehingga berpengaruh pada aktivitas perusahaan, untuk itu karyawannya harus di Rumahkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Karyawan yang di Rumahkan ini ketika sudah ada kuota yang memenuhi dari PT. Tekindo Energi akan di panggil lagi.

“Untuk Jumlah Karyawan yang di berhentikan, saya belum tahu pasti jumlahnya berapa, yang jelas pemberhentian itu banyak karyawan yang membawa Mobil Dam Truk (DT)”, jelasnya

Selain itu, Pihak HRD PT. Tekindo Energi Antoni saat di konfirmasi via Watshap menjelaskan, sejak Tanggal 31 Desember 2019 Pukul 24.00 Wit, kegiatan Ekspor Nikel dihentikan oleh Pemerintah sehingga secara langsung kegiatan penambanganpun untuk sementara dihentikan juga.

PT. GMG adalah Sub Contractor dari PT. Tekindo Energi yang menangani Hauling Ore dari Tambang ke Jety, karena tidak ada kegiatan penambangan maka dengan sendirinya tidak ada lagi kegiatan Hauling Ore.

Sementara Karyawan yang diberhentikan adalah rata-rata karyawan yang habis masa kontrak atau PKWT, untuk jumlah karyawan yang di berhentikan, Antoni mengaku belum mengetahui jelas berapa jumlahnya.

Rep: Ino/Red: Ino

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...