Jembatan Rusak di Wasile Utara Kini Telah Diperbaiki PT. MHI

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

LENTERA MALUT – Jembatan penghubung di sungai kecil bernama kali buli yang terbentang diantara Desa Labi-Labi dan Desa Tatam, Kecamatan Wasile Utara, Kabupaten Halmahera Timur, yang pada bulan Desember 2019 lalu rusak dihantam banjir bandang kini sedang diperbaiki.

PT. Mahakarya Hutan Indonesia (MHI), perusahaan yang bergerak di industri kayu di daerah tersebut, sudah menyiapkan bahan dan alat di sekitaran jembatan.Satu Unit Excavator dan Dumtruck milik perusahaan siap dioperasikan memperbaiki jembatan tersebut.

Warga bersama pihak perusahaan tampak antusias. Terlebih warga yang kini membutuhkan akses jembatan itu. Menurut warga, meski ini harusnya tanggung jawab pemerintah daerah, namun karena tak dihiraukan, perusahan langsung mengambil langkah cepat menjawab keluhan warga.

“Kami rasa, pemerintah daerah belum sepenuhnya berikan perhatian. Makannya perusahaan ambil langkah,” kata Martinr, warga Desa Iga, yang juga membutuhkan akses jembatan itu untuk mengantarkan anaknya pergi ke sekolah dan kebutuhan lainnya.

Desember 2019 lalu, saat reporter lentera.co.id menghampiri lokasi jembatan memang sudah sangat parah. Kondisinya tampak ruyam. Tiang dan bahan-bahan jembatan terlihat rapuh. Tak layak lagi digunakan.

Baca juga: Jembatan di Wasile Utara Rusak Dihantam Banjir, Warga Minta Perbaiki

Jembatan penghubung antar desa Labi-Labi dan Desa Tatam Wasile Utara rusak dihantam banjir (Lentera/Riski)

Omar (31) warga Desa Majikotongone, seblahan dengan Desa Labi-Labi, yang sering gunakan jasa jembatan itu, waktu itu menjelaskan bila darurat, warga gunakan rakit atau tempat penyebrangan, biasa memakai kayu atau bambu terapung diatas sungai.

Jembatan itu satu-satunya akses masyarakat disana. Warga harus membuat rakit yang terbuat dari bambu untuk menyebrangkan anak-anak ke sekolah dan aktivitas lainnya.

Selain itu, saat angkut hasil panen, kebutuhan mendesak, sakit dan pergi ke puskesmas, rakit itu jadi jasa penyebrangan alternatif.

Menurut warga setempat, jembatan itu usianya sudah lima tahun. Wajar bila rusak. Namun, tak wajar bila tak diperhatikan. Hingga, jelang dua bulan ini, barulah PT.MHI punya itikad memperbaikinya.

“Sudah menjadi tuntutan kami untuk memberikan bantuan pada Warga,” kata Manager PT. MHI, Alfret Muris, kepada reporter, pada Kamis, 6 Februari 2020 siang tadi.

Baca juga: “Bangkai” Jembatan di Wai-U Belum Dilirik Pemkab

Alfret mengatakan, itikad itu lahir atas dasar kewajiban mereka melayani warga dilingkar perusahaan. Dia telah menyiapkan dua alat untuk menimbun dan memasang tiang jembatan dan sudah akan diselesaikan.

Saat ini, Alfret bilang pihaknya telah mempersiapkan kayu gelagar sebagai pengalas dan landasaan jembatan. “Bentuk papan dan balok yang sementara di kerjakan.”

Baca juga: Tim CSR PT. MHI Rapat, Bahas Mahasiswa Penerima Beasiswa di 3 Kecamatan Wasile

“Semuanya dikerjakan hanya untuk memperlancar akses Warga Kecamatan Wasile Utata, supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan baik, jika ada masyarakat yang sakit dan mau berobat ke Puskesmas Kecamatan tak jadi hambatan maupun membawa hasil tanaman Warga,” terang Alfret

Baca juga: Jembatan Ambruk, Jalur Oba-Oba Selatan Lumpuh

Melihat jembatan itu diperbaiki, raut wajah Andi (37), warga Desa Tatam, sangat ceriah. Dia tak menyangka akan diperbaiki oleh perusahaan. Andi berulangkali mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak PT.MHI yang sudah bijaki pekerjaan akses jembatan agar kami dapat beraktifitas kembali,” kata Andi siang tadi saat ditemui dekat jembatan yang tengah diperbaiki.

Reporter: Riski

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...