Komisi III Ungkap Temuan Masalah Pembangunan Jalan dan Reklamasi

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

LENTERA MALUT — Anggota Komisi III, DPRD Kabupaten Halmahera Tengah mendesak Pemerintah Daerah untuk mengevaluasi progres pekerjaan secara berkala kepada PT. Tugu Utama Sejati yang mengerjakan Jalan Hotmix Sakam – Masure dan PT. Sederhana Jaya Abadi yang membangun ruas jalan Hotmix Bakajaya – Tepeleo Batudua, yang dianggarankan dalam kontrak tahun jamak (Multi Years) serta bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 80 milyar lebih. Demikian itu disampaikan anggota Komisi III, Nuryadin Ahmad kepada redaksi media ini, Rabu, 5 Februari 2020.

Anggkota Komisi III, DPRD Halteng, Nuryadin Ahmad (kanan), Kabir Kahar (tengah), Aswar Salim (kiri) saat memantau pembangunan jalan Masure-Sakam, Patani Timur.

Nuryadin menyebutkan, dari hasil temuan lapangan oleh Komisi III, progres tahunan untuk program (Multi Years), hanya PT. Buli Bangun yang volume progres tahunannya suda lebih dari 100%. Sementara dua perusahaan tersebut masi dibawa 30%. Padahal, semestinya dalam kontrak tahunan suda harus masuk tahapan hotmix.

“Dinas tekhnis harus melakukan pengawasan secara berkala, karena dari aspek kesiapan peralatan maupun AMP serta Tenaga kerja, saya melihat mereka belum siap untuk mengerjakan mega proyek seperti ini,” kata Nuryadin.

Jalan Patani Selatan-Gemia, Patani Utara

Politikus PDI Perjungan ini mengaku dari hasil pengamatan lapangan itu membuat dirinya meragukan kualitas pembangunan dari dua perusahaan itu. Kekhawatirannya, kualias pembangunan proyek ini tidak seperti yang diharapkan. Itu sebabnya, dinas terkait harus punya skenario tersendiri untuk mengatasi masalalah ini. “Minimal Dinas PU harus menjadi mediator untuk ada kerja sama antara perusahaan yang mengerjakan proyek MY, baik dari sisi peralatan, AMP maupun tenaga kerja sehingga proyek tersebut bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.

Yadin juga bilang, pembangunan ruas jalan dalam desa seperti Desa BakaJaya, Yeisowo, Wailegi, Kipae, Loman, Gemia, Tepeleo harus lebih dulu di hotmix supaya tidak menimbulkan debu pada bulan ramadhan di April nanti.

Titik Nol Ruas Jalan BakaJaya – Tepeleo

Selain PT. Buli Bangun, Yadin menilai pembangunan ruas jalan Sif-Patani yang dikerjakan PT. Intim Kara walau ada keterlambatan pekerjaan hotmix, namun ia memberikan apresiasi karena sampai sekarang suda hampir 100% selesai. Meski begitu, dia menyarankan kepada dinas PU agar ke depan, lebar jalan Sif – Patani disesuaikan degan lebar ruas jalan nasional Sif – Banemo. “Sebab berada di satu jalur yang sama,” katanya.

Ruas Jalan Sif-Patani

Menyoal Pembangunan Reklamasi

Selain masalah pembangunan, wakil rakyat 3 periode ini juga menyoal CV. Garolaha Utama yang mengerjakan reklamasi kawasan ekonomi terpadu di Patani Utara dan Patani Selatan. Dari pengamatan lapangan, Yadin mengaku melihat matrial timbunan yang digunakan dapat diragukan. Sebab menurutnya, batu timbunan yang diambil dari pegunungan itu tak bisa bertahan lama dalam air laut. Karena itu, kata dia, dalam pekerjaan tahap 2, ia sarankan ada pemecah ombak di depan fondasi timbunan sehingga ketika terjadi air pasang yang diikuti degan ombak besar, kawasan reklamasi ini tetap aman.

Kawasan Ekonomi Terpadu di Patani Selatan

Sejumlah temuan masalah pembangunan tersebut, Yadin yang juga menjabat ketua Bapamperda ini menyatakan, bahwa Komisi III dalam waktu dekat akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara dinas terkait bersama para rekanan untuk mengkrofrontir permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing rekanan.

Kawasan Ekonomi Terpadu Patani Utara

Intinya, masih Yadin, pihaknya berharap para rekanan yang sudah dipercayakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut harus komitmen degan masa waktu kontrak yang telah ditetapkan. Jika tidak, maka komisi III melalui pimpinan DPRD akan memberikan pertimbangan khusus kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk mengambil langkah tegas sampai pada pemutusan kontrak. “Seban ini menyangku komitmen Pembangunan dalam RPJMD,” tegasnya.

Rep: Ino/Red: Jun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...