Galian Tanpa Izin CV. Sila Mandiri di Jambula Diberhentikan Sementara

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

LENTERA MALUT – Puluhan warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate yang menggelar demonstrasi di depan kantor Walikota pada Rabu 5 Februari 2020 siang tadi, akhirnya mendapat respon dari DPRD bersama Pemerintah Kota setempat.

Protes warga terkait aktifitas CV. Sila Mandiri yan melakukan penggalian di kelurahan tersebut, dinilai tidak memiliki ijin sekaligus bakal berdampak pada lingkungan sekitar. Menangapi aksi itu, anggota DPRD Ternate bersama perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung menyambangi lokasi proyek tersebut.

Anggota DPRD komisi III, Anas U. Malik mengaku dirinya saat turun ke lokasi, memerintahkan untuk menghentikan operasi penggalian yang sedang berjalan.

“Kami langsung ke Jambula ketika mendengar aspirasi masyarakat, dan meminta untuk dihentikan sementara karena tidak memiliki izin,” tutur Anas

Baca Juga: Warga Jambula Demo Tolak CV. Sila Mandiri, Gusur Tanpa Izin

Anas mengatakan, persoalan pembongkaran lahan menjadi problem di kota Ternate. Tidak hanya di Jambula, tapi juga terjadi di beberapa tempat lainya.

Anas juga bilang, komisi III DPRD Ternate sudah melakukan rapat dengan pemerintah, baik DLH, PUPR, dan juga BKPRD Kota Ternate. Mereka menegaskan kepada pemerintah untuk segera menerbitkan izin-izin usaha penambangan dan pembongkaran lahan karena berdampak lingkungan.

“Tadi telah ditindaklanjuti oleh DLH, ada beberapa pelaku usaha yang tidak mengantongi izin itu sudah di hentikan aktifitasnya, termaksud tadi BLH sudah meminta operasi di Jambula ini untuk sementara di hentikan,” terangnya menambahan.

Sikap yang sama juga disampaikan Lurah Jambula, Ruslan S. Djauhar yang mengaku operasi CV tersebut dilakukan sebatas komunikasi lisan. “Tadi sudah di tegur dan semetara harus di hentikan karena tidak berizin, jadi tunggu izin dulu,” unarnya.

Dilain pihak, Direktur CV. Sila Mandiri, Munira Assagaf mejelaskan bahwa CV-nya hanya sub-kontrak yang menyumplai material.

“Lahan bukan milik kami, kami membeli material. Bukan kami yang mengkomersialkan lahan ini,” terangnya kepada awak media.

Munira menambahkan, jika tanah itu ia beli atau kontrak, maka pihaknya yang akan mengurus izin pemerataan tanah.

“Saya juga sudah meminta ke pihak pertama untuk memproses izin, namun mungkin kurang paham,” tuturnya.

Meski begitu, sekadar diketahui bahwa pada Senin mendatang akan diadakan pertemuan dari pihak kelurahan, DLH, Pemkot, CV. Sila Mandiri dan DPRD di kantor dewan Kota Ternate setelah sidang paripurna.

Reporter: Darman
Editor: Ajun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...