Ini Alasan Iksan Ajukan CCO Pembangunan Aula Polres Halteng

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

LENTERA MALUT — Pembangunan Aula Polres Halteng yang direncanakan dengan volume 20 x 11 ini, kini dirubah oleh salah satu kontraktor menjadi 24 x 16 dengan anggaran senilai Rp 195 juta, dilakukan 2 pada tahap II penganggaran.

Iksan Ishak, kontraktor yang menangani pekerjaan tersebut saat di temui media Lentera Malut pada Selasa, 4 Februari 2020 menilai ukuran pembangunan aula Polres Halteng kemarin sangat kecil sehingga dirinya berkoordinasi dengan Bupati Halteng. “Saya katakan, ini adalah Aula Polres sehingga didalamnya bisa di isi sarana lainnya seperti bulu tangkis, meja tenis serta yang lainnya,” kata Iksan.

Dia bilang, menjadi kontraktor bukan sekedar mencari keuntungan dari pemerintah daerah, namun komitmen membangun untuk kemajuan daerah itu jauh lebih penting. Menurutnya, Aula Polres ini bukan soal ukuran dan nilainya yang harus ditambah lalu mencar keuntungan disitu. Tapi lebih dari itu, kata Iksan, ini adalah mendorong pembangunan yang memberikan kegembiraan tersendiri bagi pengguna. “Jadi sekali lagi, bukan soal keuntungan,” tegasnya.

Canox, sapaan karib Iksan Ishak ini menyatakan, komitmen menjadi seorang kontraktor yang handal adalah dengan cara membantu dengan baik dan tuntas, sebagai wujud karya pemerintah daerah yang bisa dinilai bagus.

“Saya sebagai kontraktor akan memberikan contoh kepada rekan- rekan saya yang lain. Bahwa kontraktor harus bertanggung jawab atas pekerjaan yang di berikan oleh Pemda,” ujar Canox.

Ia mengatakan, dirinya tidak menyetujui RAB yang sudah dibuat itu lantaran pembangunan yang dia tangani ini adalah untuk lembaga kepolisian ditingkat kabupaten sehingga harus ada kepantasan atau kesuaian bangunan dengan lembaga yang akan menggunakan fasilitas itu.

“Karena ini adalah salah satu institusi penting di Halteng sehingga harus dibangun dengan layak,” ujarnya.

Itu sebabnya, kini berupaya untuk merubah gambar pembangunan tersebut yang dikenal dengan istilah CCO (Contract Change Order).

“Upaya saya demi pembangunan ini, Alhamdulillah dipenuhi dan diterima dengan baik oleh Dinas PU dan Pemkab Halteng,” tutupnya. Lanjutnya, “kini sudah CCO dan diganti volumenya menjadi 24 x 16.”

Rep: Ino/Red: Jun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...