Warga Pulau Taliabu Minta Pelaku Bom Ikan dan Perusak Ekositem Laut Ditangkap

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

LENTERA MALUT – Penangkap ikan yang gunakan bahan peledak di wilayah perairan Pulau Taliabu, membuat sejumlah warga resah. Itu terjadi di Desa Kawalo dan Desa Woyo, Kecamata Taliabh Barat, Pulau Taliabu.

Kepala Desa Kawulo, Kiswanto Umasangaji mengatakan, oknum-oknum nelayan yang mengambil ikan menggunakan peledak itu sudah terjadi berulang kali.

“Pada beberapa hari kemarin hingga pada pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIT, telah terjadi kasus yang sama juga. Oleh karenanya, kami berharap para penangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak ini diberi sanksi,” ujar Kiswanto, pada Senin, 3 Februari 2020 pagi tadi.

Kiswanto menjelaskan, selain akan merugikan diri sendiri dari sisi kesehatan, ikan yang dikonsumsi dengan cara di bom itu juga berbahaya. Bahkan, penangkapan ikan dengan menggunakan bom juga bisa merusak lingkungan, khususnya terumbu karang yang ada di laut Desa Kawalo dan Desa Woyo.

“Jadi sebenarnya dalam jangka panjang ada banyak kerugian yang akan didapat oleh pelaku sendiri dan masyarakat nelayan lainnya,”Jelas Kiswanto.

Dia juga berharap agar pemerintah daerah dan penegak hukum agar segera menindak hal ini
“Harapan kami dan masyarakat setempat yang ada di dua desa ini, dinas terkait dan Polair agar segera menangkap pelaku yang telah merusak ekosistem yang ada di wilayah laut kami ini,” tuturnya.

Sementara itu secara terpisah, Aiptu M. Orsan Pora, Direktorak Polairud Markas unit Taliabu, Polda Maluku Utara, saat dihubungi via telepon seluler pada malam tadi, membenarkan peristiwa penangkapan ikan menggunakan bahan peledak,

“Memang benar tadi ada peristiwa pengeboman ikan di wilayah desa kawalo, setelah kami ke TKP, namun mereka (pelaku yang dicurigai) sudah tidak ada,” ujarnya.

Karena di TKP tadi, kata M. Orsan, tidak ditemukan bahan peledak. Hanya temukan bahan bukti berupa komferensor, yaitu alat yang digunakan untuk menyelam ikan.

“Nanti akan kami selidiki kemudian akan kami undang pelakunya untuk lakukan pembinaan agar mereka bisa menyadari kalau hal itu, merupakan perbuatan yang melanggar hukum,” jelasnya

“Tapi jika mereka masih ulangi perbuatan yang sama maka akan kami tindak tegas sesuai Dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Tak hanya itu, Orsan Pora, juga berharap agar masyarakat di pulau taliabu, bisa bekerjasama dengan Polairud dalam memberantas peristiwa-peristiwa penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak di wilayah perairan Pulau Taliabu.

“Kita memang sering patroli, di wilayah selatan maupun di wilayah Utara, perairan pulau taliabu, tapi kadang kalau saat kita di wilayah Utara mereka lakukan di wilayah selatan, begitu juga sebaliknya,” tuturnya

Dia berharap jika ada masyarakat yang mengetahui ada peristiwa pengeboman ikan, langsung hubungi kami melalui via no telepon, maupun WhatsApp (082187454589), agar kita bergerak cepat menangkap mereka.

Reporter: Mohri
Editor: Ajun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...