Dari Penjara, Surya Anta Tulis Surat untuk Empat Mahasiswa Unkhair yang di DO

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

Surat Surya Anta ini diambil dari laman facebook Juru Bicara Nasional Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP), Rico Tude. Dan telah mendapat persetujuan untuk dipublikasikan. Surat ini diedarkan bersamaan dengan sidang ke-5 kali (dua kali ditunda) tahanan Politik Papua. Kata Rico, sekarang sudah masuk sidang tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi Pendamping Hukum (PH)

Berikut isi suratnya…

Kepada kawan-kawan (mahasiswa) Unkhair yang di-DO dan kawan-kawan yang diancam DO karena bersolidaritas pada rakyat dan bangsa Papua.

Baca juga: Ikut Aksi Papua, Unkhair Drop Out 4 Mahasiswanya

Kawan-kawan, apa yang telah kalian perjuangkan adalah kebenaran yang tak terbantahkan. Tanpa solidaritas kita hanyalah butiran pasir yang mudah dihempaskan.

Baca juga: Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

Solidaritas mengajarkan kita menjadi lebih berani. Berani untuk mengemukakan gagasan, berani untuk memerdekakan pikiran. Bahkan berbagi resiko pada mereka yang tertindas. Menyerap dan memetik pelajaran-pelajaran atas segala penindasan terhadap mereka yang tertindas. Agar kita tak sama buruknya dengan para penindas. Guna menarik garis batas pembeda antara kita yang menolak penindasan dan penjajahan dengan mereka yang menjadi bagian serta pendukung penindasan. Solidaritas juga melengkapi kemanusiaan kita.

Baca juga: Mahasiswa Ternate Minta 22 Orang Aktivis Papua Dibebaskan

Tentu kita menghadapi “tembok” rintangan. Sebagaimana yang tertindas menghadapi ancaman yang lebih berat. Sebagian kawan-kawan yang bersolidaritas mengalami kekerasan fisik dari aparat ataupun kelompok preman seperti yang baru-baru ini terjadi di Ambon dan Makassar.

Kawan-kawan di Unkhair Ternate menghadapi kenyataan kampus membungkam kemerdekaan dengan DO dan di beberapa kampus lainnya menghadapi ancaman yang serupa.

Reformasi belum pula mampu mencerahkan alam gagasan para dosen dan birokrat kampus di negeri ini. Rejim serta aparatus kekerasannya hendak membungkam demokrasi hingga ke ruang-ruang akademik. Jalan satu-satunya menghadapi ini semua adalah dengan mendobrak terus segala kecupetan berpikir tersebut.

Lagi, Aksi Bisu di Unkhait Soal DO, Pendamping Hukum: Kita Harus ke PTUN

Hak istimewa mahasiswa dan kaum terpelajar dalam kemerdekaan mengemukakan pendapat dan berkeyakinan politik harus terus dipertahankan. Jika tak dipertahankan dan diperluas tentunya akan lebih sulit lagi mewujudkan kemerdekaan berpikir serta mengemukakan gagasan serta berkeyakinan politik bagi rakyat.

Kemerdekaan berpikir dan mengemukakan gagasan serta kebebasan dalam berkeyakinan politik adalah syarat mutlak dalam memajukan peradaban. Tanpa itu peradaban kita mundur. Dan pada tiap kemunduran, para Tiranilah yang akan menjadi pemenangnya.

Rutan Salemba, 13/01/2020

Surya Anta

Surat Surya Anta (foto: Rico Tude)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...