Modus Penipuan: Ibu ini di Hipnotis Hingga Kirim Uang 10,5 Juta

BERITA TERKAIT

Panglima TNI Bersama Kapolri Kunjungi Maluku Utara

LENTERA MALUT -- Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Suroto, beserta Forkopimda Provinsi Malut menyambut kedatangan Panglima TNI dan...

Aksi Kamisan: Selamatkan Ake Jira Dari Ancaman PT. IWIP dan PT. WBN

LENTERA MALUT -- Aksi kamisan kembali di gelar di pelataran jalan taman kota Landmark, depan kantor Walikota Ternate, pada...

AGK Sambut Kuker Panglima TNI dan Kapolri di Morotai

LENTERA MALUT -- Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba menyambut Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

LENTERA MALUT– Modus penipuan berkedok ‘polisi dan wartawan’, berhasil meraup keuntungan sebesar 10.500.000 (10,5 juta) pada seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pulau Taliabu.

Modus penipuan ini dilakukan oleh oknum tidak dikenal melalui via telepon dengan Rahma (48) Sabtu, 4 Januari 2020 lalu. Ibu rumah tangga itu berhasil di hipnotis.

Orang tidak dikenal itu pakai modus klasik dengan mengatakan telah menyergap anak ibu Rahma karena telah mengedarkan narkoba. Ibu Rahma pun dimintai uang untuk menutupi modus kasus (penipuan) yang tertimpa anaknya.

Ibu Rahma yang jadi korban modus penipuan itu ketakutan. Ia langsung mentransfer uang senilai 10 juta rupiah itu ke nomor rekening yang gunakan Bank Bni atas nama Khairunnisa. Pun turut memeras untuk dikirimkan pulsa sebanyak 500.000 ribu.

“Tiba-tiba saya di telepon nomor tidak dikenal, mereka bilang apakah ini dengan ibu Rahma, saya jawab iya benar, ini dengan sapa?,” tanya korban mengulang percakapan mereka kala itu.

“Ini dengan polisi di Luwuk, anak ibu kami sedang tahan karena dia di tangkap jual narkoba. Ibu harus berikan uang kompromi dengan kami polisi ada 2 orang, kalau tidak, anak ibu akan di penjara 8 tahun,” ucap korban menirukan perkataan pelaku via telepon itu.

Korban baru tersadar kalau dia terhipnootis ketika diminta pulsa seharga 500.000 ribu.

“Saat tersadar kalau saya sudah di tipu makanya saya langsung ke kantor Polsek Taliabu Barat, untuk melaporkan hal itu,” katanya

Terpisah, saat reporter kami sambangi Polsek Taliabu barat, untuk bertanya soal perkembangan kasus yang telah ibu Rahma laporkan sekiar beberapa hari lalu itu, anggota polisi yang kala itu piket dan duduk di ruang terpadu bilang tak tahu.

“Nanti ketemu saja dengan anggota yang piket pada waktu pelaporan di terima,” katanya.

Reporter: Mohri
Editor: Ajun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Panglima TNI Bersama Kapolri Kunjungi Maluku Utara

LENTERA MALUT -- Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Suroto, beserta Forkopimda Provinsi Malut menyambut kedatangan Panglima TNI dan...

Aksi Kamisan: Selamatkan Ake Jira Dari Ancaman PT. IWIP dan PT. WBN

LENTERA MALUT -- Aksi kamisan kembali di gelar di pelataran jalan taman kota Landmark, depan kantor Walikota Ternate, pada Kamis, 16 Januari 2020. Massa...

AGK Sambut Kuker Panglima TNI dan Kapolri di Morotai

LENTERA MALUT -- Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba menyambut Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis saat kunjungan kerja...

Laporan Pengrusakan Lahan Kakek Ini Mangkir di Polsek Satu Tahun Lamanya

LENTERA MALUT - Laporan peristiwa dugaan tindak pidana pengrusakan tanaman, yang dialami oleh seorang kakek tua Abdurrahman Umasangaji (69), di Desa Woyo Kecamatan Taliabu...

16 Anggota Dewan dan 6 Staf Sekretariat DPRD Halteng Keluar Daerah, ini Agendanya

LENTERA MALUT -- Tiga Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halteng Provinsi Maluku Utara keluar daerah, bersama 6 staf Sekretariat DPRD, dalam rangka...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...