Peringati Hari HAM, Mahasiswa Sebut Pelanggaran HAM Meningkat diera Jokowi

BERITA TERKAIT

Walau Dana Terbatas, HIPMIG Tetap Bikin LDK

LENTERA MALUT -- Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia - Gemia ( HIPMI - GEMIA ) gelar kegiatan tahunan,...

Resmi Gedung Kuliah Baru, Gubernur Apresiasi Kerja Rektor Unkhair dan Kepala Balai Cipta Karya

LENTERA MALUT - Pembangunan gedung kuliah bersama Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, yang menelan anggaran kurang lebih Rp...

Demo Mahasiswa Mengecam Kekerasan Wartawan

LENTERA MALUT -- Mengecam tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap Jurnalis saat melakukan tugas peliputan terkait penolakan Omnibus...

LENTERA MALUT – Ratusan aktivis dari Solidaritas Perjuangan Demokrasi Kampus (SPDK) Ternate melakukan aksi ditengah peringatan Hari HAM Internasional ke-71, di kota Ternate, Selasa, 10 Desember 2019.

- Advertisement -

Massa aksi yang terdiri dari belasan organisasi mahasiswa dan rakyat ini menilai pelanggaran HAM dan pembungkaman demokrasi di Indonesia masih masih terus terjadi. Kebebasan sipil kian merosot didua periode pemerintahan presiden Jokowi.

“Rakyat yang melakukan kritik terhadap kebijakan pemerintah seringkali harus berhadapan dengan moncong senjata serdadu negara,” ujar Kordinator Lapangan, Meilani, siang tadi.

Dia menilai, sudah 21 tahun usia demokrasi, Indonesia bukannya menunjukan arah kemajuan demokrasi, tegaknya supermasi hukum dan HAM, justru malah sebaliknya.

“Dibawah pemerintahan Jokowi, negara semakin represif terhadap rakyat,” pungkasnya.

Merujuk 4 tahun terakhir, laporan komnas HAM menempatkan aktor negara, terutama aparat kepolisian sebagai urutan pertama pelaku pelanggaran HAM.

“Aparat selalu dilibatkan [terlibat] dalam menangani gerakan rakyat yang berakhir dengan praktik kriminalisasi, baik pada buruh, petani dan aktivis HAM,” tambahnya.

Mei, sapaan akrab aktivis mahasiswa Srikandi itu, mengungkap kasus represif yang dilakukan TNI-Polri terhadap aktivis mahasiswa dari FRI-WP dan KMP yang gelar aksi peringati 1 Desember 1961, embrio lahirnya west Papua, atau kemerdekaan Papua 58 tahun silam di depan Univ. Muhammadiyah Maluku Utara, pada Senin (2/12/19) lalu.

Massa aksi ditangkap secara tidak tidak manusiawi. Kedua organisasi yang juga menyuarakan untuk pembebasan tahanan politik Papua, salah satunya Surya Anta itu dipukul dan ditahan selama semalam di Polres Ternate.

Pada esok harinya, pembungkaman demokrasi juga terjadi di kampus STKIP Kieraha. Mahasiswa dari organisasi Samurai-MU yang melakukan mimbar orasi dipukul dan dibubarkan paksa oleh salah satu dosen.

Saat ini, kampus, kata Mei, khususnya di Univ. Khairun [tak luput juga kampus lainnya] ada surat edaran Rektor yang terbit september lalu, yang pada subtansinya melarang mahasiswa berdemonstrasi.

“Kami percaya bahwa kampus adalah benteng terakhir demokrasi, selama pembungkaman demokrasi terjadi dikampus, maka indonesia masih juga darurat demokrasi,” paparnya.

Masuknya TNI-Polri dilingkungan kampus, adalah krisis dan ancaman demokrasi bagi mahasiswa, apalagi kebijakan kampus yang seperti menginjak mahasiswa.

Sebab itu, mereka menuntut agar militerisme stop masuk dalam lingkungan kampus.(Ajn)

Walau Dana Terbatas, HIPMIG Tetap Bikin LDK

LENTERA MALUT -- Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia - Gemia ( HIPMI - GEMIA ) gelar kegiatan tahunan, yakni Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)...

Resmi Gedung Kuliah Baru, Gubernur Apresiasi Kerja Rektor Unkhair dan Kepala Balai Cipta Karya

LENTERA MALUT - Pembangunan gedung kuliah bersama Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, yang menelan anggaran kurang lebih Rp 20 miliar, kini diresmikan oleh...

Demo Mahasiswa Mengecam Kekerasan Wartawan

LENTERA MALUT -- Mengecam tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap Jurnalis saat melakukan tugas peliputan terkait penolakan Omnibus Law, belasan Mahasiswa menggelar aksi...

Wartawan Demo, Unit Polisi Saling Lempar Tanggung Jawab

LENTERA MALUT -- Puluhan Wartawan dari berbagai media, baik cetak, TV, maupun online menggelar aksi bisu sebagai tanda Hari Berkabung Pers Maluku...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Pjs Bupati Pultab Tinjau Langsung Kendala Sampah di TPA

LENTERA MALUT - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu (Pultab) Drs. Maddaremmeng, M.Si meninjau secara langsung tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang...

Pjs Bupati Taliabu Imbau Camat dan Kades Targetkan Partisipasi Pemilih di Angka 70%

LENTERA MALUT -- Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu, Drs. Maddaremmeng, M.Si melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Tabona pada Rabu, 14...

Gelar Rapat Evaluasi Covid-19, Pjs Bupati Taliabu Tekankan Sosialisasi ke Masyarakat

LENTERA MALUT - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) menggelar rapat evaluasi penerapan protokol kesehatan, pencegahan dan pengendalian COVID-19 bersama unsur Forum Kordinasi...

Pjs Bupati Instruksi Kepala OPD Agar Proaktif Saat BPK-RI Malut Lakukan Audit

LENTERA MALUT,- Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu, Drs. Manddammereng, M.si menginstruksikan kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran Pemerintah Kabupaten...

Kungker Perdana, Pjs. Bupati Maddaremeng

Humas Taliabu,- Di hari pertama berkantor, Pjs. Bupati Pulau Taliabu, Drs. Maddaremmeng, M.si diagendakan melakukan kunjungan kerja (Kungker) atau silaturahmi di lingkungan...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -