Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

BERITA TERKAIT

Panglima TNI Bersama Kapolri Kunjungi Maluku Utara

LENTERA MALUT -- Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Suroto, beserta Forkopimda Provinsi Malut menyambut kedatangan Panglima TNI dan...

Aksi Kamisan: Selamatkan Ake Jira Dari Ancaman PT. IWIP dan PT. WBN

LENTERA MALUT -- Aksi kamisan kembali di gelar di pelataran jalan taman kota Landmark, depan kantor Walikota Ternate, pada...

AGK Sambut Kuker Panglima TNI dan Kapolri di Morotai

LENTERA MALUT -- Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba menyambut Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal...

LENTERA MALUT — Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat di Desa Soa-SioKec. Loloda Kabupaten Halmahera Barat, berlangsung upacara pengukuan Pemangku Adat Kerajaan Moloku Loloda yang dilakukan oleh Jo’Ou Kolano Loloda, YM. Kompol. Suaib Sjamsudin Sjah.

Ketua Pengelenggara kegiatan yang juga selaku Bangsa Madopolo Kerajaan Moloku Loloda “Kaicil Yusman Dumade, SKM” dalam laporannya antaralain, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan pengukuhan ini adalah agar terbentuknya lembaga adat Kerajaan Moloku Loloda yang reprsentatif berdasarkan hukum adat Loloda. Pihaknya mempersiapkan kegiatan dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Loloda. Terima kasih kepada Pak Camat dan jajaran yang sudah membantu panitia menyelenggarakan acara penting, tambah Ketua Penyelenggara.

Sekretaris Besar (Tuli Lamo) Kerajaan Loloda Kaicil, Mustafa Mansur

Sementara itu, Sekretaris Besar (Tuli Lamo) Kerajaan Loloda Kaicil, Mustafa Mansur mengatakan, bahwa Pemangku Kerajaan yang dikukuhkan, diantaranya:
Jogugu (PerdanaMenteri) Habib Mamang Kharie, SH.,
Kapita Lau (Panglima Utama Maritim) Kaicil Sahil Sahjuan,
Jo Hukum Soa-Sio (Menteri Urusan Dalam Negeri) RusdiMaxsud,
Kapita Kie (Panglima Teritorial Daratan) Jefri Toseho,
Kapita Juanga (Komandan Kapal Perang) Yopi Luow,
Sowohi (Humas dan Protokoler) Irwan Muksin, ST,
Dilengkapi sejumlah perangkat baik pada tingkat Staf Bobato Kolano hinggap adatingkat Soa.
Sekretaris Besar (Tuli Lamo) Kerajaan Loloda Kaicil, Mustafa Mansur bersama Bupati Halbar, Dani Misy

Adapun beberapa Bobato yang belum dikukuhkan antara lain; Jo HukumSangaji (Menteri Luar Negeri), Hi. Syukur Lila, S.Hut., Msi dan beberapa perangkat yang lain. “Mereka akan dikukuhkan oleh Jo’Ou Kolano bersamaan dengan pengukuhan Pemangku Adat di wilayah Loloda Kepulauan.

upacara pengukuan Pemangku Adat Kerajaan Moloku Loloda yang dilakukan oleh Jo’Ou Kolano Loloda, YM. Kompol. Suaib Sjamsudin Sjah.

Ketua penyelenggara kegiatan juga mengatakan bahwa pengukuhan para pemangku adat pada tingkat soa yang dilaksanakan tersebut baru terbatas pada 16 desa dalam wilayah Loloda bagian selatan, sementara di wilayah Loloda Tengah, Loloda Utara, dan Loloda Kepulauan akan dilakukan pengukuhan dalam waktu dekat. Sekadar diketahui, bahwa wilayah Loloda bagian selatan dan Loloda bagian tengah masuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Barat, sedangkan Loloda Utara dan Loloda Kepulauan masuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Utara.

Secara terpisah, Humas dan Protokoler (Sowohi), Irwan Mucksin, ST, mengatakan, bahwa pada Pengukuhan yang dilakukan oleh Jo’Ou Kolano Loloda dengan menggunakan bahasa Loloda tersebut adalah, untuk mengingatkan bahwa para pemangku adat tersebut hendaknya menjalankan adat se-atorang dengan baik dan benar.

“Tidak boleh ditambahkan, tidak boleh dikurangi, tidak boleh dikesampingkan, baik ke kir maupun ke kanan. Intinya, tidak boleh sama sekali, kalau tidak Anda kehutan, ular dan pohon besar akan menerpa, dan apabila kelaut, Anda akan menjadi makanan Ikan Gurango dan Buaya. Sumpah ini sangat mengingat sekali, mengingat di perairan Loloda terdapat banyak buayanya,” tegas Sowohi.

Penyampaian Momalo Denanga Rasai (Penyampaian perasaan, kesan, dan pesan) oleh Jo’Ou Kolano Loloda, YM. Kompol. Suaib Sjamsudin Sjah.

Sementara pada penyampaian Momalo Denanga Rasai (Penyampaian perasaan, kesan, dan pesan) oleh Jo’Ou Kolano mengatakan, bahwa tantangan saat ini dan kedepan sangatlah kompleks. Permasalahan adat, terutama yang berkaitan dengan hak-hak komunal masyarakat sangat sering terjadi. Olehnya, kita harus berikhtiar dan mencari solusi-solusi yang terbaik demi kemanusiaan dan kesejahteraan kita selaku bagian dari masyarakat adat. Disadari betul, bahwa hukum adat adalah hukum yang tidak tertulis, tetapi hukum adat adalah hukum yang hidup dan diakui oleh masyarakat secara turun-temurun. “Bagi kita masyarakat adat Loloda, hukum adat adalah hukum yang senantiasa hidup dan menjadi bagian dari kehidupan sosial-budaya masyarakat Loloda,” tegasJo’OuKolano.

Adapun Camat Loloda, Aman Samsudin, S.IP dalam sambutannya mengatakan bahwa, pemangku Adat yang baru dikukuhkan ini hendaknya dapat menjadi mitra pemerintah dalam menunjang tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, khususnya di Loloda. “Dalam konteks ini, keberadaan lembaga adat tersebut harus memposisikan dirinya sebagai bagian dari masyarakat sipil untuk melakukan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan,” terang dia.

Sambutan terakhir yang disampaikan oleh Bupati Halmahera Barat, Dani Misy

Pada sambutan terakhir yang disampaikan oleh Bupati Halmahera Barat, Dani Misy, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat akan mengintervensi anggaran pengeloaan dana desa di Kecamatan Loloda untuk membangun rumah adat “SALU” pada masing-masing desa. “Selain itu, kita juga akan berupaya bersinergi dengan Gubernur Maluku Utara untuk mendorong pembanguna fisik Kerajaan Loloda,” ujar Bupati Halbar.

Masyarakat adat yang ikut menyaksikan pengukuhan pemangku adat Loloda

Sekedar diketahui, dalam acara pengukuhan Pemangku Adat Kerajaan Loloda juga dihadiri Asisten I, Staf Ahli serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Halmahera Barat. Ada juga dari unsur MUSPIKA Kecamatan Loloda, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan masyarakat sekitarnya.

Kontributor: TuliLamo/Sekretaris Besar Kerajaan Loloda, Mustafa Mansur

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Panglima TNI Bersama Kapolri Kunjungi Maluku Utara

LENTERA MALUT -- Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Suroto, beserta Forkopimda Provinsi Malut menyambut kedatangan Panglima TNI dan...

Aksi Kamisan: Selamatkan Ake Jira Dari Ancaman PT. IWIP dan PT. WBN

LENTERA MALUT -- Aksi kamisan kembali di gelar di pelataran jalan taman kota Landmark, depan kantor Walikota Ternate, pada Kamis, 16 Januari 2020. Massa...

AGK Sambut Kuker Panglima TNI dan Kapolri di Morotai

LENTERA MALUT -- Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba menyambut Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis saat kunjungan kerja...

Laporan Pengrusakan Lahan Kakek Ini Mangkir di Polsek Satu Tahun Lamanya

LENTERA MALUT - Laporan peristiwa dugaan tindak pidana pengrusakan tanaman, yang dialami oleh seorang kakek tua Abdurrahman Umasangaji (69), di Desa Woyo Kecamatan Taliabu...

16 Anggota Dewan dan 6 Staf Sekretariat DPRD Halteng Keluar Daerah, ini Agendanya

LENTERA MALUT -- Tiga Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halteng Provinsi Maluku Utara keluar daerah, bersama 6 staf Sekretariat DPRD, dalam rangka...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...