Aksi Desak Usut Tuntas Penembakan Seorang Mahasiswa di Ternate

BERITA TERKAIT

Rapimda, Ketua DPD Malut BS Minta OSO Kembali Pimpin Partai Hanura

LENTERA MALUT -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengelar Rapat Pimpinan Daerah...

Bupati Halteng Lantik Pejabat Hasil Roling, Elang: ini Perombakan Sistemik

LENTERA MALUT – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara (Elang) melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor...

Bupati Elang: Perombakan Sistemik Dilakukan untuk Memperkuat Birokrasi Halteng

LENTERA MALUT – Demi memperkuat sistem pemerintahan daerah, Bupati Edi Langkara (Elang) bersama Wakil Bupati Abdurahim Ode Yani (Rahim),...

LENTERA MALUT — Ratusan mahasiswa di Kota Ternate kembali menggelar aksi turun kejalan. Para demonstran mahasiswa ini terpisah dibeberapa titik aksi di kota Ternate. Tuntutan mereka hampir serupa: Menolak segala bentuk Rancangan Undang-undang yang menyengsarakan rakyat. Mulai dari RKUHP, Revisi UU KPK, hingga RUU Pertanahan.

Disisi lain, sebagian mereka mendesak agar disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Massa aksi didepan FKIP Unkair Ternate, memblokade jalan menuju Bandara Babullah Ternate, Kamis 26 September 2019. (Foto: Ajun/Lentera)

Pengunjuk rasa di depan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun Ternate ini memblokade jalan menuju Bandara Babullah. Mereka juga mendesak agar Polda Maluku Utara mengusut tuntas kasus penembakan seorang mahasiswa didepan gedung DPRD Kota Ternate, pada 25 September kemarin.

Sugianto A. Hanafi, korban yang tertembak itu adalah mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara. Mata kirinya tertembak peluru gas air mata hingga berdarah saat mengikuti demo tolak RUU KPK dan KUHP.

Sore tadi Sugianto sudah dilarikan ke bandara untuk dirujuk ke Rumah Sakit Makasar agar mendapatkan perawatan intensif.

Kronologi Kejadian

Sebelum peluru menyasar diribuan massa aksi dan serpihannya terkena Sugianto, seorang saksi inisial RU, mengaku mendengar suara tembakan itu dari arah gedung DPRD Kota Ternate.

Menurut RU, Sugianto sempat bilang kalau ia melihat seorang aparat mengarahkan sejata gas air mata ke arahnya.

RU menuturkan Sugianto berada di sisi selatan massa saat peristiwa terjadi. Beberapa saat usai terdengar bunyi tembakan, Sugianto roboh.

Rekan-rekan Sugianto melihat Sugi tertembak, langsung membawa korban ke RSU Chasan Boesoirie, untuk mendapat perawatan.

“(Sebelumnya) ada pelemparan batu, kami semua lari ke belakang. Pas sampai di bawah tebing, di situ ada bunyi tembakan. Pas saya balik ternyata dia (Sugianto) sudah terjatuh,” kata RU, Rabu, 25 September mengutip Cermat, media patner kumparan.com.

“Penembakan itu menyalahi prosedur hukum. Harusnya, Polisi tidak menembak. Ini bagian dari pelanggaran hukum dan HAM untuk menyampaikan pendapat,” terang salah satu massa aksi, Vino, didepan FKIP Unkhair Ternate saat blokade jalan menuju Bandara Babullah, pada Kamis 26 September 2019 sore tadi.

Massa aksi ini mengutuk keras tindakan brutalitas aparat kepolisian terhadap mahasiswa. Mereka akan menindaklanjuti untuk meminta pertanggung jawaban di Polda Maluku Utara dalam waktu dekat.

Kaporles tak tahu ada Tembakan

Sementara, Kapolres Ternate, Azhari Juanda mengaku tidak tahu jika ada suara tembakan. “Dan tidak ada juga asap gas air mata tetapi saya mengambil dari tangan ketum HMI dan mencium tidak ada bau mesiu bahkan selongsong ini merupakan selongsong yang sudah lama,” tutur Kapolres, seperti diberitakan beberapa media.

BACA: Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan

Dia memastikan, seluruh peralatan untuk menghadapi demo masih berada dalam kendaraan, dan belum digunakan tetapi dirinya tidak mau mencari kebenaran sehingga akan mencaritahu karena apapun itu akan tetap diproses penyelidikan. Bahkan penemu selongsong juga akan diperiksa.

Massa aksi depan DPRD, bakar ban dan ditembak gas air mata. (Foto: Ajun/Lentera)

Kapolres khawatir, jangan sampai ada pihak-pihak yang sengaja mencoba membenturkan polisi dengan mahasiswa, sehingga dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak suasana aksi tadi.

Dia juga memastikan, jika dalam proses penyelidikan, terbukti anggotanya terlibat maka dipastikan akan ditindak tegas.

“Jika hasil penyelidikan ada anggota yang terlibat, jelas ada mekanismenya sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Masalah ini saya akan tetap lidik,” tegas Kapores. (Ajn)

Berita terkait:
Aksi Tolak RUU Sempat Ricuh, Satu Mahasiswa Tertembak
Tanggapan DPRD Kota Ternate Soal Aksi Tolak RUU
Poster Veronica Koman dan Surya Anta Saat Aksi Tolak RUU di Ternate

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Rapimda, Ketua DPD Malut BS Minta OSO Kembali Pimpin Partai Hanura

LENTERA MALUT -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengelar Rapat Pimpinan Daerah...

Bupati Halteng Lantik Pejabat Hasil Roling, Elang: ini Perombakan Sistemik

LENTERA MALUT – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara (Elang) melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor Bupati Halteng pada Selasa, 15...

Bupati Elang: Perombakan Sistemik Dilakukan untuk Memperkuat Birokrasi Halteng

LENTERA MALUT – Demi memperkuat sistem pemerintahan daerah, Bupati Edi Langkara (Elang) bersama Wakil Bupati Abdurahim Ode Yani (Rahim), kabupaten Halmahera Tengah, bakal melakukan...

Kapolda Malut Serahkan 45 Ranmor ke Bahabinkamtibmas Polres Jajaran

LENTERA MALUT - Polda Maluku Utara (Malut) melaksanakan Pendistribusian 45 Kendaraan Bermotor (Ranmor) Roda dua (R2) kepada Bhabinkamtibmas yang ada di delapan Polres jajaran...

Meriahkan HUT ke 29, Pemda Halteng Gelar Jalan Sehat

LENTERA MALUT -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halteng menggelar jalan sehat dalam rangka HUT Kabupaten Halteng yang ke- 29. Lokasi star jalan sehat di depan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...