Selasa, September 22, 2020

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Poster Veronica dan Surya Anta Saat Aksi Tolak RUU di Ternate

BERITA TERKAIT

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri...

Anggota DPRD Aswar Salim Serahkan 1 Unit Leptop ke PKBM Were Mandiri

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Halmahera Tengah, Aswar Salim menyerahkan 1 unit leptop kepada Pusat Kegiatan Belajar...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi...

LENTERA MALUT — Aksi protes yang digelar depan kantorn DPRD Kota Ternate, pada Rabu, 25 September 2019, sempat ricuh. Massa aksi juga berkali-kali dipukul mundul oleh tembakan water cannon dan gas air mata dari aparat kepolisian.

- Advertisement -

Massa aksi ini menolak RUU yang tengah kontroversial. RKUHP, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS), RUU Pertanahan, RUU, Minerba, dan beberapa lainnya yang dinilai timpang dan jauh dari persoalan rakyat.

Baca juga:
Aksi Tolak RUU Sempat Ricuh, Satu Mahasiswa Tertembak
Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

Dalam aksi itu, sebagaian massa aksi membawa berbagai poster. Dua buah tiplek dibentangkan, satu tertulis “Tolak RUU Pertanahan”, satunya lagi “Bebaskan Veronica Koman”, dan poster Veronica.

Massa yang membawa poster-poster aktivis Papua yang ditangkap. Mereka menyerukan agar segera dibebaskan. (Foto: Ajun/Lentera)

Veronica Koman adalah seorang aktivis dan pegiat HAM yang gemar memperjuangkan West Papua untuk lepas dari Indonesia. Ia juga aktif membagikan kondisi Papua.

Sebelumnya, pihak Kepolisian Polda Jawa Timur tetapkan Veronica Koman sebagai DPO tersangka kasus hoaks di Asrama Papua.
Terkait Veronica Koman DPO tersangka kasus hoaks di asrama Papua, dinyatakan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Jumat, 20 September 2019.

Massa pengunjuk rassa yang aksi ditengah-tengah massa mahasiswa se-universitas Kota Ternate. (Foto: Ajun/Lentera)

Diketahui, penetapan Veronica Koman jadi DPO polisi, lantaran sebelumnya Vernonika Koman mangkir panggilan penyidik sebanyak 3 kali.

Selain foto Veronica, poster Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta juga tampak dibeberkan, dan eberapa diantaranya adalah poster aktivis mahasiswa Papua yang ditangkap lantaran aksi protes diberbagai daerah, termasuk di Papua.

Poster Surya Anta dibentangkan massa pendemo ditengah-tengah kerumunan massa depan DPRD Ternate. (Foto: Ajun/Lentera)

“Bebaskan kawan-kawan kami yang ditangkap, harus tanpa syarat,” pekik suara dari seorang diantara massa aksi yang membentangkan poster bersama sejumlah rekannya ditengah ribuan pengunjuk rasa.

Sementara, aksi berlangsung hingga ada seorang mahasiswa yang terkena serpihan tembakan gas air mata oleh Porles Kota Ternate. Massa sempat lari berhamburan, depan DRPD tetap bertahan. tampak beberapa diantaranya telah meminimalisir perihnya dengan pepsoden dibagian wajah.

Demo Mahasiswa Malut

“Setahu saya pada saat kejadian itu tidak ada suara tembakan dan tidak ada juga asap gas air mata tetapi saya mengambil dari tangan ketum HMI dan mencium tidak ada bau mesiu bahkan selongsong ini merupakan selongsong yang sudah lama,” tutur Kaporles Ternate, Azhari Juanda saat dikonfimasi sejumlah awak media di RSUD Chasan Boesoirie Ternate saat menjenguk korban.

Dia memastikan, seluruh peralatan untuk menghadapi demo masih berada dalam kendaraan, dan belum digunakan tetapi dirinya tidak mau mencari kebenaran sehingga akan mencaritahu karena apapun itu akan tetap diproses penyelidikan. Bahkan penemu selongsong juga akan diperiksa.

Massa aksi depan DPRD, bakar ban dan ditembak gas air mata. (Foto: Ajun/Lentera)

Korban yang terkena serpihan peluruh gasi air mata itu seorang mahasiswa inisial SA (26). Ia langsung dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate oleh rekan-rekannya.

Beberapa sumber mengatakan, mahasiswa yang terkena tembakan gas air mata itu, tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Tarbia IAIN Ternate, asal Galela Kabupaten Halmahera Utara (Halut). (Ajn)

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Anggota DPRD Aswar Salim Serahkan 1 Unit Leptop ke PKBM Were Mandiri

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Halmahera Tengah, Aswar Salim menyerahkan 1 unit leptop kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri saat...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT - Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

2020, PAD Pultab Meningkat

LENTERA MALUT - Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) tahun 2020 meningkat 4,22 % (persen) di bandingkan pada tahun 2019.

Bupati Pultab Kukuhkan 219 PNS di HUT RI ke 75

LENTERA MALUT - Di hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75, Bupati Pulau Taliabu Haji Aliong Mus, kukuhkan 219 Calon Pegawai Negeri...

Upacara HUT RI Ke 75 Pulau Taliabu Dipimpin Bupati

LENTERA MALUT - Upacara peringatan HUT RI Ke 75 di Kabupaten Pulau Taliabu yang berlangsung dialun alun stadiun kota Bobong dipimpin langsung...

BPBD Pulau Taliabu Kunjungi Lokasi Rawan Banjir

LENTERA MALUT - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pulau Taliabu meninjau sejumlah lokasi titik rawan banjir di wilayah utara Pulau Taliabu.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -