Aksi Tolak RUU Sempat Ricuh, Satu Mahasiswa Tertembak

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

LENTERA MALUT — Aksi protes yang digelar depan kantorn DPRD Kota Ternate, pada Rabu, 25 September 2019, sempat ricuh. Massa aksi berkali-kali dipukul mundul oleh tembakan water cannon dan gas air mata dari aparat kepolisian.

Massa aksi ini menolak RUU yang tengah kontroversial. RKUHP, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS), RUU Pertanahan, RUU, Minerba, dan beberapa lainnya yang dinilai timpang dan jauh dari persoalan rakyat.

Dalam aksi ini, sorang mahasiswa inisial SA (26) terkena serpihan peluru tembakan gas air mata dibagian wajah. Ia dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Beberapa sumber mengatakan, mahasiswa yang terkena tembakan gas air mata itu, tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Tarbia IAIN Ternate, asal Galela Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

SA di ketahui dilarikan keruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Ternate, korban langsung dijenguk oleh Kapolres Ternate, Ketua Cabang HMI dan puluhan mahasiswa rekan korban.

“Memang kejadian ini tiba-tiba pada saat saling lempar di situ saya langsung dilaporkan oleh anggota, bahwa ada yang terkenal tembakan, saya kaget sebenarnya ada tembakan apa, saya langsung perintahkan anggota untuk mengecek secara langsung,” kata Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda usai menjenguk

SA di RSUD Kota ternate.

Dia juga menyebut, tak lama kemudian, Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang Ternate menyodorkan selongsong bekas gas air mata.

“Setahu saya pada saat kejadian itu tidak ada suara tembakan dan tidak ada juga asap gas air mata tetapi saya mengambil dari tangan ketum HMI dan mencium tidak ada bau mesiu bahkan selongsong ini merupakan selongsong yang sudah lama,” tutur Kapolres.

BACA: Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan

Dia memastikan, seluruh peralatan untuk menghadapi demo masih berada dalam kendaraan, dan belum digunakan tetapi dirinya tidak mau mencari kebenaran sehingga akan mencaritahu karena apapun itu akan tetap diproses penyelidikan. Bahkan penemu selongsong juga akan diperiksa.

Kapolres khawatir, jangan sampai ada pihak-pihak yang sengaja mencoba membenturkan polisi dengan mahasiswa, sehingga dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak suasana aksi tadi.

Ribuan massa menyanyikan yel-yel perjuangan depan DPRD Ternate. (Foto: Ajun/Lentera)

Untuk korban saat ini sedang menjalani perawatan, Kapolres mengatakan, akan melakukan visum untuk kepentingan penyelidikan, karena dirinya sudah melihat secara langsung korban dan dokter bedah yang sudah menanggani korban. Selanjut untuk biaya pengobatan dan segala macam itu tanggung jawab Polres.

Dia juga memastikan, jika dalam proses penyelidikan, terbukti anggotanya terlibat maka dipastikan akan ditindak tegas.

“Jika hasil penyelidikan ada anggota yang terlibat, jelas ada mekanismenya sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Masalah ini saya akan tetap lidik,” tegas Kapores.(Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...