Jumat, September 25, 2020

Ketua Tim, Ihsan: FAM-SAH Siapkan 300 Orang Jurkam

LENTERA MALUT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabesy (FAM-SAH) siapkan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

BERITA TERKAIT

Ketua Tim, Ihsan: FAM-SAH Siapkan 300 Orang Jurkam

LENTERA MALUT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan...

Melayat ke Rumah Duka, Paslon ini Disambut Hangat para Keluarga Alm

LENTERA MALUT : Berjiwa sosial tinggi dan memiliki sikap yang bersahaja, bikin pasangan Calon Bupati dan Wakil...

Bupati dan Ketua Pengadilan Sibuk, Pelantikan DPRD Halteng Ditunda

LENTERA MALUT – Dijadwalkan pada Senin 21 September kemarin, Pelantikan Ketua DPRD Halmahera Tengah akhirnya ditunda dan...

LENTERA MALUT — Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di Kafe Rumah Kampus, Kelurahan Gambesi Kota Ternate Selatan, pada Minggu, 22 September 2019 malam.

- Advertisement -

Dialog itu guna merespon isu terkait penyerobotan lahan yang dilakukan oleh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP) diwilayah suku Tobelo Dalam, masyarakat adat Akejira, Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Pj Pengurus Harian Himasylva, Gadri Umar, mengatakan sebagai rimbawan muda, tentu harus memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dan hak-hak masyarakat adat, terutama soal Akejira yang kini dirampas lahan penghidupannya.

Kegiatan ini kata dia, tanpa ada unsur paksaan ataupun keterikatan dengan instansi.

“Kegiatan ini menunjukan kepada semua elemen bahwa mahasiswa Kehutanan Unkhair masih ada dan selalu mengawal masalah-masalah lingkungan dan kemanusiaan hingga ke tahapan aksi turun ke jalan,” tutur Gadri mahasiswa semester 5 di Unkhair itu.

Menurutnya, mahasiswa kehutanan di Unkhair punya sikap tegas atas persoalan ketimpangan dan perampasan tanah adat suku Tobelo Dalam di Akejira. Ia mengaitkan dengan perjuangan terhadap kaidah-kaidah ekologi dan penyelamatan masyarakat dari ancaman pertambangan

Pihaknya juga mendesak agar Pemerintah Daerah, Provinsi dan Negara seyogyanya harus melegalkan suku Tobelo Dalam yang telah sekian lama bermukim didaerah mereka.

Mantan Ketua Umum Himasylva Unkhair, Muktamin Amin juga menolak penyerobotan lahan yang mengancam ruang hidup masyarakat Akejira.

“Tidak ada pilihan lain, PT. IWIP harus angkat kaki dari tanah adat wilayah Suku Tobelo Dalam itu,” tegas Muktamim saat dikonfirmasi pasca dialog.

Ia menegaskan, pihaknya akan mengawal bersama membangun jejaring dengan LSM dan Ormawa terkait untuk memperjuangkan hak masyarakat adat.

Sebelumnya, isu terkait perampasan ruang hidup suku Tobelo Dalam Akejiea mencuat. Masyarakat disana terusik dari ekspansi lahan pertambangan oleh PT IWIP. Masyarakat merasa tak lagi aman dan nyaman hidup didaerah leluhur mereka.

Alih-alih memblokade jalan yang dibuka oleh perusahaan, masyarakat pun memilih untuk menjauh.

“Jadi dorang (Masyarakat Akejira) sementara bergeser ke wilayah yang sedikit jauh, yang menurut mereka lebih aman dari ancaman perusahaan,” ujar Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Malut, Munadi Kilkoda dalam dialog itu.

Suku Tobelo Dalam yang meliputi wilayah Ma, Kokarebok, Folajawa, Komao, Ngoti-Ngotiri, Sakaulen, Namo, Talen, Ngongodoro, Susu Buru, Kokudoti, Sigi-Sigi, Mein, Tofu Blewen dan Lapan, terus terusik. Setelah tanah dan hutan dibagian pesisir Weda Tengah yang meliputi Desa Lelilef Sawai, Lelilef Woebulen, dan Desa Gamaf dikuasai PT. IWIP, wilayah masyarakat suku ini jadi terget perusahaan.

Perampasan ruang hidup dengan dalih pembukaan jalan itu tidak pernah sama sekali dibicarakan dengan kelompok masyarakat adat. Jika ditinjau, pembukaan lahan tersebut justru berdampak serius menyingkirkan masyarakat suku Tobelo Dalam dari ruang hidup mereka. (Ajn)

Ketua Tim, Ihsan: FAM-SAH Siapkan 300 Orang Jurkam

LENTERA MALUT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabesy (FAM-SAH) siapkan...

Melayat ke Rumah Duka, Paslon ini Disambut Hangat para Keluarga Alm

LENTERA MALUT : Berjiwa sosial tinggi dan memiliki sikap yang bersahaja, bikin pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul)...

Bupati dan Ketua Pengadilan Sibuk, Pelantikan DPRD Halteng Ditunda

LENTERA MALUT – Dijadwalkan pada Senin 21 September kemarin, Pelantikan Ketua DPRD Halmahera Tengah akhirnya ditunda dan di jadwalkan kembali pada Senin...

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

2020, PAD Pultab Meningkat

LENTERA MALUT - Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) tahun 2020 meningkat 4,22 % (persen) di bandingkan pada tahun 2019.

Bupati Pultab Kukuhkan 219 PNS di HUT RI ke 75

LENTERA MALUT - Di hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75, Bupati Pulau Taliabu Haji Aliong Mus, kukuhkan 219 Calon Pegawai Negeri...

Upacara HUT RI Ke 75 Pulau Taliabu Dipimpin Bupati

LENTERA MALUT - Upacara peringatan HUT RI Ke 75 di Kabupaten Pulau Taliabu yang berlangsung dialun alun stadiun kota Bobong dipimpin langsung...

BPBD Pulau Taliabu Kunjungi Lokasi Rawan Banjir

LENTERA MALUT - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pulau Taliabu meninjau sejumlah lokasi titik rawan banjir di wilayah utara Pulau Taliabu.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -