Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

BERITA TERKAIT

Pimpin Apel Pergeseran Personel PAM Pilkada, Kapolda Tekankan Komitmen Netralitas Polri

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin langsung Apel Pergeseran...

Wujudkan Kampung Tangguh, Kapolda Malut Pimpin Panen Raya du Kelurahan Sasa

LENTERA MALUT -- Guna mendukung program Pemerintah khususnya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Polda Maluku Utara dan jajaran...

Nuryadin: Sesama Anggota DPRD Jangan Saling Mengomentari, Saya tidak Butuh Klarikasi Anda

LENTERA MALUT – Kembali menanggapi polemik APBD 2021, anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad menjelaskan, bahwa Permendagri 90...

LENTERA MALUT — Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Kota Ternate, pada Rabu, 18 September 2019.

- Advertisement -

Mereka menuntut agar pemerintah dan aparat segera bebaskan sejumlah aktivis Papua yang ditangkap, termasuk Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) dan menuntut agar mencabut status tersangka yang menjerat pegiat HAM, Veronica Koman.

Penangkapan itu disinyalir akibat demonstrasi damai Aliansi Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme, Imperialisme, dan Militerisme, di Mabes TNI-AD dan Istana Negara, Jakarta, 28 Agustus 2019.

Dalam demonstrasi tersebut, mereka mengecam tindakan diskriminasi rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, 16-17 Agustus 2019, dan menuntut hak penentuan nasib sendiri bagi West Papua sebagai jalan keluar dari segala diskriminasi rasial.

“Beberapa demonstran mengibarkan bendera Bintang Kejora sebagai ekspresi politik atas apa yang telah terjadi di Surabaya dan sebagai tuntutan kebebasan berekspresi di Papua,” ujar Kordinator Aksi, Aslan seperti dikutip dalam keterangan pers yang diterima redaksi lentera.co.id.

Sementara, lanjut Aslan, pembungkaman kebebasan berpendapat dan berekspresi juga menyasar Veronica Koman, pengacara hak asasi manusia yang biasa membela hak-hak gerakan sosial Papua.

Pada Rabu, 4 September 2019, oleh Polda Jawa Timur, dia ditetapkan sebagai tersangka. Aktivitasnya menyebarkan informasi-informasi melalui Twitter tentang apa yang terjadi dan dialami rakyat Papua, baik di Tanah Papua maupun di luar Papua, dianggap polisi sebagai provokasi dan makar. Saat ini Veronica yang sedang berada diluar negeri tengah di buru oleh pihak kepolisian bersama BIN dan Interpol

Massa aksi Komite Peduli HAM dan Demokrasi kampanye desak untuk membebaskan aktivis Papua yang ditangkap. (Lentera/Ajun)

Menurut massa aksi, apa yang dilakukan aparat Kepolisian terhadap Surya Anta dan lima mahasiswa Papua, serta persekusi resmi terhadap Veronica Koman dan sejumlah warga Papua lainnya merupakan serangan serius terhadap hak berkumpul, berekspresi/berpendapat dan menyampiakan protes secara damai serta hak untuk menyebarkan informasi yang benar dan sah.

“Pada dasarnya Konstitusi dan peraturan perundang-undangan Indonesia sudah menghormati dan melindungi hak-hak dan kebebasan asasi tersebut,” terang salah satu massa aksi, Arbi saat konferensi pers pasca aksi di depan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun Ternate, Rabu 18 September 2019 tadi.

Oleh karena itu, mereka menyerukan, kepada seluruh mahasiswa untuk merebut kembali hak-hak dan kemerdekaan untuk berkumpul, berunjuk rasa dan peroleh informasi yang tengah dirampas.

Massa aksi itu juga menuntut agar Kepolisian dan Pemerintah untuk menghentikan segala bentuk intimidasi, kriminalisasi dan persekusi terhadap mahaiswa Papua, serta segera membebaskan Surya Anta dan kawan-kawan mahasiswa Papua tanpa syarat.

Juga mendesak untuk mencabut segala sangkaan dan tuduhan tanpa dasar terhadap pembela HAM, Veronica Koman, serta menuntut agat militer organik dan non organik di Tanah Papua segera ditarik. (Ajn)

Pimpin Apel Pergeseran Personel PAM Pilkada, Kapolda Tekankan Komitmen Netralitas Polri

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin langsung Apel Pergeseran Pasukan Personel yang akan melaksanakan...

Wujudkan Kampung Tangguh, Kapolda Malut Pimpin Panen Raya du Kelurahan Sasa

LENTERA MALUT -- Guna mendukung program Pemerintah khususnya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Polda Maluku Utara dan jajaran melaksanakan Program Kampung Tangguh ketahanan...

Nuryadin: Sesama Anggota DPRD Jangan Saling Mengomentari, Saya tidak Butuh Klarikasi Anda

LENTERA MALUT – Kembali menanggapi polemik APBD 2021, anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad menjelaskan, bahwa Permendagri 90 tentang Kedefikasi maupun Permendagri 70...

Polemik APBD 2021, JPKP: Tunjukan DPR Bukan Wakil Pemerintah

LENTERA MALUT – Polemik anggota DPRD soal pengesahan APBD 2021 yang dinilai lambat itu, mendapat tanggapan dari Humas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Rosihan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Pjs. Bupati Taliabu ajak Warga ‘Sadar’ Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Taman Kota Bobong kini menjadi sarana kampanye masker atau protokol kesehatan oleh Tim Satgas Pencegahan dan Penaganan Covid-19 di wilayah setempat. Ini...

Tak Indahkan Protokol Covid-19, Pjs Bupati : Taman Bobong Bakal Ditutup

LENTERA MALUT - Tidak taat protokol kesehatan, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Drs. Maddaremmeng mempertegas bakal menutup taman Kota Bobong. "Langkah untuk menutup...

139 CPNSD Pulau Taliabu, Selamat Bergabung

LENTERA MALUT - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado telah mengumumkan kelulusan 139 peserta yang...

Pjs Bupati Drs Maddaremmeng Lakukan Kunjungan Perdana ke DPRD Taliabu

LENTERA MALUT -- Pjs Bupati, Drs. Maddaremmeng berkunjungan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pultab) pafa Senin, 26 Oktober 2020. Melalui Kepala...

Pjs Bupati Pultab Tinjau Langsung Kendala Sampah di TPA

LENTERA MALUT - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu (Pultab) Drs. Maddaremmeng, M.Si meninjau secara langsung tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang terletak di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -