Selasa, September 22, 2020

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

BERITA TERKAIT

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri...

Anggota DPRD Aswar Salim Serahkan 1 Unit Leptop ke PKBM Were Mandiri

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Halmahera Tengah, Aswar Salim menyerahkan 1 unit leptop kepada Pusat Kegiatan Belajar...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi...

LENTERA MALUT — Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Kota Ternate, pada Rabu, 18 September 2019.

- Advertisement -

Mereka menuntut agar pemerintah dan aparat segera bebaskan sejumlah aktivis Papua yang ditangkap, termasuk Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) dan menuntut agar mencabut status tersangka yang menjerat pegiat HAM, Veronica Koman.

Penangkapan itu disinyalir akibat demonstrasi damai Aliansi Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme, Imperialisme, dan Militerisme, di Mabes TNI-AD dan Istana Negara, Jakarta, 28 Agustus 2019.

Dalam demonstrasi tersebut, mereka mengecam tindakan diskriminasi rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, 16-17 Agustus 2019, dan menuntut hak penentuan nasib sendiri bagi West Papua sebagai jalan keluar dari segala diskriminasi rasial.

“Beberapa demonstran mengibarkan bendera Bintang Kejora sebagai ekspresi politik atas apa yang telah terjadi di Surabaya dan sebagai tuntutan kebebasan berekspresi di Papua,” ujar Kordinator Aksi, Aslan seperti dikutip dalam keterangan pers yang diterima redaksi lentera.co.id.

Sementara, lanjut Aslan, pembungkaman kebebasan berpendapat dan berekspresi juga menyasar Veronica Koman, pengacara hak asasi manusia yang biasa membela hak-hak gerakan sosial Papua.

Pada Rabu, 4 September 2019, oleh Polda Jawa Timur, dia ditetapkan sebagai tersangka. Aktivitasnya menyebarkan informasi-informasi melalui Twitter tentang apa yang terjadi dan dialami rakyat Papua, baik di Tanah Papua maupun di luar Papua, dianggap polisi sebagai provokasi dan makar. Saat ini Veronica yang sedang berada diluar negeri tengah di buru oleh pihak kepolisian bersama BIN dan Interpol

Massa aksi Komite Peduli HAM dan Demokrasi kampanye desak untuk membebaskan aktivis Papua yang ditangkap. (Lentera/Ajun)

Menurut massa aksi, apa yang dilakukan aparat Kepolisian terhadap Surya Anta dan lima mahasiswa Papua, serta persekusi resmi terhadap Veronica Koman dan sejumlah warga Papua lainnya merupakan serangan serius terhadap hak berkumpul, berekspresi/berpendapat dan menyampiakan protes secara damai serta hak untuk menyebarkan informasi yang benar dan sah.

“Pada dasarnya Konstitusi dan peraturan perundang-undangan Indonesia sudah menghormati dan melindungi hak-hak dan kebebasan asasi tersebut,” terang salah satu massa aksi, Arbi saat konferensi pers pasca aksi di depan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun Ternate, Rabu 18 September 2019 tadi.

Oleh karena itu, mereka menyerukan, kepada seluruh mahasiswa untuk merebut kembali hak-hak dan kemerdekaan untuk berkumpul, berunjuk rasa dan peroleh informasi yang tengah dirampas.

Massa aksi itu juga menuntut agar Kepolisian dan Pemerintah untuk menghentikan segala bentuk intimidasi, kriminalisasi dan persekusi terhadap mahaiswa Papua, serta segera membebaskan Surya Anta dan kawan-kawan mahasiswa Papua tanpa syarat.

Juga mendesak untuk mencabut segala sangkaan dan tuduhan tanpa dasar terhadap pembela HAM, Veronica Koman, serta menuntut agat militer organik dan non organik di Tanah Papua segera ditarik. (Ajn)

Cegah Covid-19 Dimasa Pilkada, Kapolri Terbitkan Maklumat

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan...

Anggota DPRD Aswar Salim Serahkan 1 Unit Leptop ke PKBM Were Mandiri

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Halmahera Tengah, Aswar Salim menyerahkan 1 unit leptop kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri saat...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT -- Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma'rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT - Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

2020, PAD Pultab Meningkat

LENTERA MALUT - Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) tahun 2020 meningkat 4,22 % (persen) di bandingkan pada tahun 2019.

Bupati Pultab Kukuhkan 219 PNS di HUT RI ke 75

LENTERA MALUT - Di hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75, Bupati Pulau Taliabu Haji Aliong Mus, kukuhkan 219 Calon Pegawai Negeri...

Upacara HUT RI Ke 75 Pulau Taliabu Dipimpin Bupati

LENTERA MALUT - Upacara peringatan HUT RI Ke 75 di Kabupaten Pulau Taliabu yang berlangsung dialun alun stadiun kota Bobong dipimpin langsung...

BPBD Pulau Taliabu Kunjungi Lokasi Rawan Banjir

LENTERA MALUT - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kabupaten Pulau Taliabu meninjau sejumlah lokasi titik rawan banjir di wilayah utara Pulau Taliabu.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -