Kasus Korupsi di Maluku Utara Dalam Pengawasan KPK RI

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

LENTERA MALUT — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Alexander Marwata mengatakan KPK akan mengawasi sejumlah kasus korupsi yang ada di Maluku Utara.

“Jika masyarakat Malut yang sudah melaporkan kasus korupsi ke KPK RI dan ke aparat penegak hukum yang lain, maka dengan cepat KPK akan menindak lanjuti terkait pengaduan yang sudah dilaporkan itu,” ujar Alexander Marwata dalam diskusi yang digelar di Djarod, Kota Ternate Tengah, pada Selasa, 3 September 2019 malam.

Untuk detail kasus yang ada di Malut sendiri dia belum tahu, mungkin masih ada di Jaksa maupun Polisi.

“Selain itu untuk kasus korupsi sendiri bukan hanya berada di Malut yang dilaporankan masyarakat. Jika dilihat data yang ada di KPK RI terkait laporan yang masuk itu hampir ribuan,” jelasnya dalam Kunjungan Kerja (Kuker) KPK di wilayah Maluku Utara (Malut) ini.

KPK juga tidak bekerja sendiri namun, kata dia akan melibatkan lembaga aparat penegak hukum setempat maupun Inspektorat dan aparat di Pemerintah di daerah, guna melakukan pencegahan.

Maka tentunya akan dilakukan kerjasama antara aparat dan Pemda untuk menindak lanjuti kasus korupsi sesuai mekanisme yang ada di KPK RI.

“Kami sangat memahami betul kekecewaan masyarakat yang ada di Malut terkait upaya upaya penindakan yang di lakukan oleh penegak hukum di daerah tidak memuaskan masyarakat,” terangnya.

Untuk itu, KPK juga akan menindak secara langsung karena harapan dari masyarakat KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi, tapi KPK sendiri masih terdapat keterbatasan dalam bidang SDM.

“Hanya 150 orang penyidik di KPK RI, tentu inikan kasihan juga terhadap kasus korupsi yang ada di daerah, namun kami dari KPK akan komitmen untuk mengawal terus kasus korupsi di daerah,” imbuhnya.

Komitmen KPK untuk membangun kepercayaan kepada aparat penegak hukum setempat sesuai dengan tugas dan fungsi KPK.

Hal ini dilakukan, tambah dia agar masyarakat juga betul-betul percaya kepada aparat setempat, sebab kerja mereka KPK terus awasi agar bisa secara profesional menangani sejumlah kasus korupsi di daerah.(Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...