Tagi Janji Bupati Kepsul, Warga Sulbar Gagalkan Festival Gabalil

Bagikan:

MALUT.LENTERA.CO.ID — Protes warga masyarakat Kecamatan Sula Besi Barat (Sulbar), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) atas kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul, tak terbendung.

Puncaknya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara Republik Indonesia (RI). Dimana warga Sulbar bersama Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula Barat (Hipma Sulbar) mencegat peserta Lomba Laka Gabalil saat melintasi jembatan penghubung antara Desa Kabau Pantai dan Kabau Darat, pada Sabtu, 18 Agustus 2019

Aksi warga Sulbar tersebut bagian dari sikap protes terhadap Pemda Sula terutama Bupati Hendrata Thes yang dinilai berbohong pada warga dalam aspek pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Sulbar.

“Ini bagian dari sikap protes kami terhadap Pemda Sula yang tidak sedikit pun hiraukan nasib warga Sula Barat, terutama pada aspek infrastruktur jalan. Jalan lintas Sula Barat terutama di Lida Mantua sudah menelan setidaknya 4 korban meninggal dunia,” kata Ketua Hipma-Sulbar Irwan Fokatea.

Alhasil, tak satu pun peserta Laka Gabalil yang lolos melintasi di atas jembatan. Amatan media ini, peserta Laka Gabalil terpaksa menggunakan perahu fiber yang disediakan pemerintah desa setempat.

Sebab, puluhan warga dan Hipma Sulbar sudah tumpa ruah di sepanjang jembatan yang panjang kurang lebih 100 meter itu. Warga menuntut agar peserta membayar karcis seharga Rp 300 ribu jika hendak melintas.

“Kami sama sekali tidak melarang peserta melintasi jembatan ini. Kami hanya meminta agar membayar karcis jika ingin melintas. Sebab, jembatan ini dibuat atas keringat warga. Bukan dari pemerintah. Lagi pula kondisi jembatan sangat tidak layak untuk lentasi banyak orang,”ucap, Murid Umamit, Tokoh Masyarakat Kabau.

Kerumuman warga Sulbar saat aksi protes menggagalkan festival Gabalil. Foto: Gopal/Lentera

Dijelaskan, jembatan tersebut murni hasil keringat warga Kabau dan tidak ada satu pun sumbangsi dari Pemda Sula.

“Ini murni swadaya masyarakat, pemerindah desa serta aparat keamanan yang saat itu bertugas di Kecamatan Sula Barat. Bukan dari Pemda. Tiang beton jembatan dipungut dari warga desa Kabau Pantai dan Kabau Darat, “tegas Murid.

“Karena itu, selaku tokoh masyarakat, saya (Murid) mewakili warga Sula Barat umumnya dan warga desa Kabau sangat mendukung dengan aksi protes adik-adik mahasiswa asal Sula Barat ini,” tambah Murid.

Lebih lanjut, Murid juga menyentil terkait pernyataan salah satu oknum yang menyatakan jembatan tersebut hasil buah tangannya saat KKLI di Desa Kabau beberapa tahun lalu.

“Selaku tokoh masyarakat, saya menolak keras klaim tak berdasar yang disampai oknum tersebut. Mereka (makasiswa) KKLI harus bersyukur karena dengan dukungan masyarakat laporan mereka bisa selesai. Buah tangah mereka pun sudah tidak ada lagi. Karena sudah rusak dan direnovasi kembali oleh warga. Jadi kami menolak keras soal itu,”tukasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan lahan untuk persiapan penambangan. Perluasan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di Kafe Rumah Kampus, Kelurahan Gambesi...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut,...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas...

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...

Protes Putusan PN Bobong, Mustakim: itu Aksi Alihkan Opini tanpa Dasar

LENTERA MALUT - Aksi protes Aliansi Masyarakat Nggele Bersatu, atas putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong dengan No.Perkara 2/Pdt.G/2019/PN.Bbg...

Merasa Dirugikan, Warga Protes PN Bobong Terkait Sengketa Tanah

LENTERA MALUT - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nggele Bersatu menggelar aksi protes didepan kantor Pengadilan Negeri...

Polda Malut: Hasil Operasi Patuh 2019, Korban Jiwa Tahun ini Nihil

LENTERA MALUT – Hasil Evaluasi pelaksaan Operasi Patuh tahun 2019, pada 11 September 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara...

7.267 Kendaraan Ditilang Selama Operasi Patuh 2019 di Malut

LENTERA MALUT -- Operasi Patuh Kieraha 2019 Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), telah berakhir pada Rabu, 11...

Hilangnya MV Nur Allya, KNKT Menuju Halteng

LENTERA MALUT -- Pencarian kapal kargo MV. Nur Allya yang hilang kontak sejak 23 Agustus 2019 lalu di perairan...