Mahasiswa Peduli HAM Sula Desak Agar Pelaku Kekerasan Seksual Ditangkap

BERITA TERKAIT

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat...
Reporter SULA, Irwan FOKATEA
Reporter SULA, Irwan FOKATEAhttps://www.malut.lentera.co.id
IRWAN FOKATEA adalah Reporter Lentera.co.id sekaligus Kontributor dan Pembimbing Om Desa yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara

MALUT.LENTERA.CO.ID — Peduli terhadap kasus kekerasan seksual di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara, sejumlah mahasiswa dari Front Mahasiswa Peduli Demokrasi (FMPD) gelar aksi didepan Mapolres Kepsul Sanana, Jumat, 9 Agustus 2019.

Massa aksi yang peduli hak asasi manusia ini mendesak agar Kepolisian Kepulauan Sula untuk segera menangkap pelaku kekerasan seksual berinisial DP. Pelaku tak lain ialah ayah dari suami korban inisial RD.

Korban yang menderita gangguan bicara atau Tunawicara ini sekarang telah hamil. Sekarang kasusnya terus dikawal.

Berselang sekitar 15 menit berorasi depan Maporles Kepsul, massa aksi kemudian menemui Waka Polres Kepsul Komisaris Polisi (Kompol) Arifin la Ode Bury, KBO Reskrim Ipda Risal Mochammad, Penyidik La jaya dan KBO Intel Ruslan Tubaka untuk melakukan hering bersama.

Kordinator Aksi, Raski Soamole menjelaskan didepan aparat kepolisian. Ia mengatakan kasus yang menimpa korban RB sangat diskriminatif.

“Bukti apalagi yang di minta? Kami sudah mendatangkan pakar bahasa tubuh, mendatangkan psikolog dan dokter, dan ketiganya membenarkan bahwa korban di perkosa oleh mertuanya DP, hingga saat ini tengah hamil,” jelas Raski geram saat hearing ruang rapat Mapolsek Kepsul, Jumat, 9 Agustus 2019

Keluarga korban, Muhtadin Sapsuha, kesal lantaran kasus tersebut telah ia laporkan sejak 29 april 2019 lalu. Namun enggan digubris atau tak ada capaian progres dari aparat kepolisian untuk menangani kasus ini.

“Polisi juga menunda proses penyelidikan hanya persoalan tanggal dan waktu kejadian yang tidak dapat diucapkan oleh korban,” kesal dia.

Polisi bahkan telah melepaskan pelaku RD setelah ditahan selama dua bulan. “Ada apa? ” tanya dia dengan nada kesal.

Sementara itu KBO Reskrim Ipda Rizal Mohammad, menjelaskan pihaknya sudah bekerja keras untuk menuntaskan kasus ini. Namun, kata dia karena kurangnya bukti.

Hingga saat ini, tambah dia, Reskrim dan Penyidik selalu berkonsultasi dengan pihak Jaksa terkait kelengkapan barang bukti.

“Agar menghindari jangan sampai pihak pelaku ajukan pra pradilan, bila kita kalah, kan kita malu,” ungkapnya (Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Malut, pada...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat di Desa Soa-SioKec. Loloda Kabupaten...

Direktur Ma’Had Alkazim Menerima Pelakat Sebagai Cendramata dari BWA

LENTERA MALUT - Dalam Rangkaian kegiatan penyerahan 40.000 Al Qur'an plus 5.000 Iqra' oleh Badan Wakaf Al-Quran (BWA) ke Halmahera atau di kenal...

Gebyar Pengawasan Pilkada, Soenza “Hipnotis” Masyarakat Kepsul

LENTERA MALUT -- Soenza Soleman artis lokal yang tenar dengan lirik lagu “Jaga orang pung jodoh” ini, pada Selasa, 10 Desember 2019 sore ini,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...