Lurah Moti Kota Dinilai Merusak Citra ASN dan Harus Dibina Pemkot Ternate

BERITA TERKAIT

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat...

MALUT.LENTERA.CO.ID — Sejumlah orang yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Peduli Kampoeng menggelar aksi protes didepan kantor Walikota Ternate, pada Jumat, 9 Agustus 2019.

Dalam aksi itu, mereka mendesak agar Pemerintah Kota Ternate melakukan pembinaan, pengawasan dan pelatihan kepada Lurah Moti Kota agar tak lagi melanggar hukum dan merusak citra sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sebagai masyarakat, kami mengeluh terkait dengan proses pelayanan yang dilakukan oleh Lurah Kelurahan Moti Kota,” ungkap Kordinator Lapangan (Korlap), Isnain seperti dalam keterangan persnya.

Pasalnya, masyarakat Moti Kota keluhkan soal pelayanan di kelurahan. Bagi mahasiswa asal Kelurahan Moti ini, Lurah tidak objektif, terkesan menyelewengkan aturan.

Beberapa anak sekolah lulusan SMA yang meminta surat keterangan untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Kota Ternate kepada Lurah selalu saja ada alasan.

“Ada yang datang sampai tiga kali, ada yang tidak dibuat sama sekali dengan alasan tinta printer habis,” ceritanya.

Selain itu, kasus serupa terjadi pada tahun lalu. Nain sapaan akrab Isnain, mengenang waktu itu ada teman mahasiswanya yang meminta surat keterangan. Namun, Lurah mengalihkan dengan mengatakan jika masyrakat tidak mengikuti Dana Sehat maka tidak akan dibuat.

Padahal, tambah Nain, itu dua masalah yang berbeda dan tak saling terpaut. Dana Sehat bukan wajib, sedang pelayananlah yang jadi tanggung jawab Lurah. Ia mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kelurahan sehingga Lurah beralasan demikian.

Dengan kenyataan diatas, dia menganggap Lurah telah melanggar perintah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN pada pasal 2 tentang penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN pada poin (h) efektif dan efisien, (j) non-diskriminatif, dan (i) keadilan dan kesetaraan.

Juga pasal 3 terkait ASN sebagai profesi, yaitu (b) kode etik dan kode perilaku, (c) komitem, integritas moral dan tanggung jawab pelayanan publik. Kemudian dikuatkan dengan dalih UU No. 25 Tahun 2019 tentang pelayanan publik pada pasal 1 ayat 1.

Dasar aturan diatas, kata Isnain, maka setiap ASN wajib melayani masyarakat. “Akan tetapi seringkali terjadi tindakan maladministrasi yang dilakukan oleh pihak terkait [Lurah],” cetusnya.

Tidak masifnya pelayanan ini, tambah Nain hampir menggugurkan nawacita mahasiswa yang ingin mengurus surat keterangan tidak mampu (pendapatan per/kapita orang tua) untuk mendapatkan beasiswa di jenjang perguruan tinggi.

Menanggapi keresahaan sejumlah mahasiswa ink, Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, M. Tauhid Soleman lakukan hearing bersama massa aksi.

Dalam kesempatan itu, Sekda mendengar satu-persatu problem yang diuraikan. Dia bilang masalah pelayanan publik itu bisa dilaporkan ke Ombudsman agar dipanggil.

“Semua pelayanan harus non diskriminitif, ini kan ada upaya diskriminatif,” terang Sekda menanggapi keluh-kesah massa aksi terkait sikap acuh Lurah Moti Kota.

“Hari Senin sebentar [12 Agustus] saya telepon Camat, panggil yang bersangkutan [Lurah] untuk berhadapan dengan saya,” tambahnya.

Pernyataan Sekda itu kata Andi, salah satu mahasiswa asal Moti pasca hearing, bilang akan terus mengawal hingga tuntutan terealisasi. “Jika tidak, maka kami akan terus menggelar aksi,” tegasnya. (Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Malut, pada...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat di Desa Soa-SioKec. Loloda Kabupaten...

Direktur Ma’Had Alkazim Menerima Pelakat Sebagai Cendramata dari BWA

LENTERA MALUT - Dalam Rangkaian kegiatan penyerahan 40.000 Al Qur'an plus 5.000 Iqra' oleh Badan Wakaf Al-Quran (BWA) ke Halmahera atau di kenal...

Gebyar Pengawasan Pilkada, Soenza “Hipnotis” Masyarakat Kepsul

LENTERA MALUT -- Soenza Soleman artis lokal yang tenar dengan lirik lagu “Jaga orang pung jodoh” ini, pada Selasa, 10 Desember 2019 sore ini,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...