Petugas Temukan Tas dan Pakaian Milik Almarhumah Kiki

BERITA TERKAIT

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat...

MALUT.LENTERA.CO.ID — Barang milik Korban Almarhum Gamaria W Kumala alias Kiki (19) yang tewas dibunuh ditemukan petugas pemotong rumput, sekitar pukul 10.44 WIT, pada Jumat, 2 Agustus 2019.

Barang bawaan korban berupa satu buah tas hitam (koper) dan sepasang sepatu ditemukan tergeletak disemak-semak, di kilometer 10-250 jalan Weda-Lelilef kecamatan Weda tengah Kabupaten Halmahera tengah (Halteng).

BACA:Pelaku Sudah Ditangkap, namun Korban Sudah tak Bernyawa

“Penemuan berawal dari petugas pemotong rumput pada dinas PUPR propinsi Maluku Utara (Malut) bersama dengan teman-temannya sedang memotong rumput pada ruas jalan tersebut,” ujar Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Tikep, AKP Dedy Yudanto, saat dikonfirmasi, Jumat 2 Agustus 2019 membenarkan penemuan itu.

Berdasarkan keterangan saksi lanjut Dedy, saat ia melihat satu buah koper warna hitam yang berada di jurang dengan kedalaman 15 meter dari jalan utama, kemudian saksi melaporkan hal tersebut kepada pengawas pekerjaan lainnnya, Firgian Idrus Alias Idrus.

“Kemudian, saksi bernama Idrus (pengawas) turun ke jurang untuk mengambil koper serta barang-barang lainnya yang letaknya tidak jauh dari posisi koper tersebut. Setelah itu ia bersama rekannya melaporkan peristiwa penemuan tersebut kepada pihak berwajib,” terang Dedy.

Untuk memastikan bahwa barang tersebut milik Almarhuma Kiki, pihak Reskrim Polres Tikep sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban dan pihak keluarga sudah memastikan bahwa barang koper serta isinya dan sepatu memang milik korban yang di buang pelaku.

Dari penemuan korban dan penemuan barang bukti agak jauh. Sementara dari pengakuan Ronal, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan bahwa barang milik korban dibuang disekitar Sofifi sebelum mayat korban ditemukan di Dusun Lokulamo Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halteng.

“Hal ini nanti kita konfrontir ulang terkait penemuan BB ini, petunjuk baru penyidik, kami dalami lagi,”cetus Dedy.

Penemuan barang milik korban mulai viral di medsos terutama akun facebook milik Firgian Idrus yang mengunggah dua Video. Video pertama penemuan koper yang berdurasi sekitar 1 menit 25 detik, dimana video tersebut terlihat isi dalam koper diantaranya pakaian wanita dan keperluan wanita lainnya seperti alat kosmetik.

Sementara pada video kedua yang berdurasi sekitar 1 menit 29 detik terlihat seorang petugas pemotong rumput memegang kaos oblong pria warna hitam yang diduga milik Ronal. Dan, tak jauh dari situ, juga ditemukan jilbab warna biru yang diduga milik korban.

BACA:
Ini Motif Pelaku yang Perkosa, Siksa, Bunuh lalu Buang Korban ke Semak Belukar
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Kiki Kumala Diancam Hukuman Mati

Sebelumnya, mayat korban ditemukan tertutup terpal disemak-belukar oleh Yosi (37) dikebun milik warga, pada 18 Juli 2019 lalu di Desa Dukolamo Kecamatan Weda Tengah Halteng. Saat itu, korban ditemukan mengenakan kaos putih bergaris hitam dan celana jeans biru.(Im/Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Malut, pada...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat di Desa Soa-SioKec. Loloda Kabupaten...

Direktur Ma’Had Alkazim Menerima Pelakat Sebagai Cendramata dari BWA

LENTERA MALUT - Dalam Rangkaian kegiatan penyerahan 40.000 Al Qur'an plus 5.000 Iqra' oleh Badan Wakaf Al-Quran (BWA) ke Halmahera atau di kenal...

Gebyar Pengawasan Pilkada, Soenza “Hipnotis” Masyarakat Kepsul

LENTERA MALUT -- Soenza Soleman artis lokal yang tenar dengan lirik lagu “Jaga orang pung jodoh” ini, pada Selasa, 10 Desember 2019 sore ini,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...