Sabtu, Juli 4, 2020

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk...

3 Tahun Kebun Warga Digusur Tanpa Dibayar, LBH Taliabu: Kami Siap Dampingi

BERITA TERKAIT

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten...

Soal Kasus Lahan, Panja DPRD Serahkan 15 Poin Rekomendasi kepada Pemkab Halteng

LENTERA MALUT -- Upaya menindaklanjuti masalah sengketa lahan di Kabupaten Halmahera Tengah, Panitia Kerja (Panja) DPRD menyampaikan...

Pembentukan Pansus Dana Desa Molor, FP Nilai ini Ulah Pimpinan DPRD Pultab

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

MALUT.LENTERA.CO.ID — Pembangunan ruas jalan lintas dari Kecamatan Taliabu Barat menuju Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara menuai protes dari sejumlah warga.

- Advertisement -

Proyek jalan lintas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu, setidaknya telah menggusur perkebunan warga tanpa ganti rugi. Bahkan, sudah memasuki 3 tahun ini lahan milik warga itu tak jelas, akan dibayar atau tidak.

Misalnya, ada status seorang warga yang beredar di grub media sosial mengatakan begini: “Kamong gusur orang pung kabong baru janji-janji orang bilang mau bayar, kase harapan so 3 tahun ini. Memang, kamong durhaka. [Kalian gusur lahan kami dan hanya berikan janji-janji bilang mau dibayar, kasih harapan sudah 3 tahun. Memang kalian durhaka],”

Kisman Janu, seorang pemilik lahan yang digusur, mengeluh. Ia sesalkan sikap Pemerintah Daerah yang hanya memberikan janji tanpa kepastian untuk membayar tanaman yang digusur. Dilahan itu, ada tumbuhan kelapa, kakao dan cengkeh, digusur tanpa dilakukan pembayaran ganti rugi.

Warga Desa Woyo itu bilang, padahal sekitar 20 orang di Desanya sudah melengkapi administrasi yang diminta Pemda sejak 2016. Namun, hingga saat ini tak menuai hasil.

“Pemda cuma janji saja bilang mau bayar, sampai sekarang tahun 2019, satu rupiah pun kami tidak terima dari Pemda,” kesal Kisman, saat ditemui beberapa hari lalu.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taliabu, Edi Kasim mengatakan pihaknya siap melakukan pendampingan hukum kepada masyarakat yang digusur lahan perkebunanya, jika warga bersedia memberikan kuasa hukum kepada mereka.

“Jika sudah ada masyarakat yang datang berkonsultasi, kami akan dudukkan perkaranya terlebih dahulu jika bisa di bawah ke ranah perdata maka secepatnya kita daftarkan perkaranya ke pengadilan, namun jika hal itu bisa dipidanakan maka kami masukkan laporan ke kepolisian dan dikawal hingga ke meja persidangan,” ujar Edi, saat di temui di area kantor Pengadilan Negeri (PN) Bobong Pulau Taliabu, 31 juli 2019 kemarin.

Pada saat yang sama Ketua Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bobong, Tawalani Jafarudin, mengatakan putra-putri Taliabu juga sudah banyak yang jadi advokat. Misalnya, rekan-rekan dia seperti Hitno Kossy, Agus Salim Tidore, Sherli Bantu yang baru saja dikukuhkan jadi pengacara organisasi advokat PPKHI di kota Palu.

“Mereka yang baru saja dikukuhkan sebagai pengacara dari organisasi advokat PPKHI kemarin di kota palu, pasti mereka siap untuk membantu masyarakat taliabu,” tandasnya. (Ajn)

Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk...

Soal Kasus Lahan, Panja DPRD Serahkan 15 Poin Rekomendasi kepada Pemkab Halteng

LENTERA MALUT -- Upaya menindaklanjuti masalah sengketa lahan di Kabupaten Halmahera Tengah, Panitia Kerja (Panja) DPRD menyampaikan laporan hasil kerja Panja dari...

Pembentukan Pansus Dana Desa Molor, FP Nilai ini Ulah Pimpinan DPRD Pultab

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang pembentukan Panitia Khusus (PANSUS) pengelolaan...

12 Pengacara Dampingi GEMPAR Tal-Sel, Laporkan Ketua Apdesi PuL-Tab dan Kades Pencado ke Polisi

LENTERA MALUT - Tim Kuasa Hukum, Gerakan Masiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar), Taliabu Selatan, melaporkan Ketua Asosiasi pemerintah desa se-Indonesia (Apdesi), Kabupaten...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati Taliabu T.A 2019

Humas Taliabu- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu menyelenggarakan Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi DPRD Tarhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kabupaten...

Curah Hujan Tinggi, BPBD Taliabu Turun Tangan Perbaiki Saluran Irigasi

Kominfo Taliabu - Setelah dilanda hujan dengan intensitas tinggi di seputaran Ibu Kota Kabupaten, yakni Kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), Pulau Taliabu (Pultab)...

Pemda Taliabu Salurkan Anggaran 2,5 Miliar serta 337 Ton Beras

LENTERA MALUT - Stimulan anggaran senilai Rp. 2,5 Miliar serta 337 ton beras bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara untuk masyarakat terdampak Covid-19...

Bupati Teken Kerjasama Pasokan Beras, Dipasok Paling Lambat Pertengahan Ramadhan

LENTERA MALUT -- Pemda Pulau Taliabu akan menyuplai bahan pokok berupa beras sebanyak 337 ton atau 337.740 kilogram dari salah satu pabrik beras di...

Utamakan Kepentingan Daerah, Bupati Pultab ke Toili-Jakarta Mengurus Sembako dan Alkes

LENTERA MALUT - Keberangkatan Bupati Pulau Taliabu (Pultab), akhir pekan lalu, bukan ingin lepas tanggungjawab. Orang nomor satu di pemkab Pulau Taliabu itu, berangkat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -