3 Tahun Kebun Warga Digusur Tanpa Dibayar, LBH Taliabu: Kami Siap Dampingi

BERITA TERKAIT

Rapimda, Ketua DPD Malut BS Minta OSO Kembali Pimpin Partai Hanura

LENTERA MALUT -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengelar Rapat Pimpinan Daerah...

Bupati Halteng Lantik Pejabat Hasil Roling, Elang: ini Perombakan Sistemik

LENTERA MALUT – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara (Elang) melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor...

Bupati Elang: Perombakan Sistemik Dilakukan untuk Memperkuat Birokrasi Halteng

LENTERA MALUT – Demi memperkuat sistem pemerintahan daerah, Bupati Edi Langkara (Elang) bersama Wakil Bupati Abdurahim Ode Yani (Rahim),...
Reporter TALIABU, MOHRI
Reporter TALIABU, MOHRIhttp://Umaaya
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

MALUT.LENTERA.CO.ID — Pembangunan ruas jalan lintas dari Kecamatan Taliabu Barat menuju Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara menuai protes dari sejumlah warga.

Proyek jalan lintas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu, setidaknya telah menggusur perkebunan warga tanpa ganti rugi. Bahkan, sudah memasuki 3 tahun ini lahan milik warga itu tak jelas, akan dibayar atau tidak.

Misalnya, ada status seorang warga yang beredar di grub media sosial mengatakan begini: “Kamong gusur orang pung kabong baru janji-janji orang bilang mau bayar, kase harapan so 3 tahun ini. Memang, kamong durhaka. [Kalian gusur lahan kami dan hanya berikan janji-janji bilang mau dibayar, kasih harapan sudah 3 tahun. Memang kalian durhaka],”

Kisman Janu, seorang pemilik lahan yang digusur, mengeluh. Ia sesalkan sikap Pemerintah Daerah yang hanya memberikan janji tanpa kepastian untuk membayar tanaman yang digusur. Dilahan itu, ada tumbuhan kelapa, kakao dan cengkeh, digusur tanpa dilakukan pembayaran ganti rugi.

Warga Desa Woyo itu bilang, padahal sekitar 20 orang di Desanya sudah melengkapi administrasi yang diminta Pemda sejak 2016. Namun, hingga saat ini tak menuai hasil.

“Pemda cuma janji saja bilang mau bayar, sampai sekarang tahun 2019, satu rupiah pun kami tidak terima dari Pemda,” kesal Kisman, saat ditemui beberapa hari lalu.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taliabu, Edi Kasim mengatakan pihaknya siap melakukan pendampingan hukum kepada masyarakat yang digusur lahan perkebunanya, jika warga bersedia memberikan kuasa hukum kepada mereka.

“Jika sudah ada masyarakat yang datang berkonsultasi, kami akan dudukkan perkaranya terlebih dahulu jika bisa di bawah ke ranah perdata maka secepatnya kita daftarkan perkaranya ke pengadilan, namun jika hal itu bisa dipidanakan maka kami masukkan laporan ke kepolisian dan dikawal hingga ke meja persidangan,” ujar Edi, saat di temui di area kantor Pengadilan Negeri (PN) Bobong Pulau Taliabu, 31 juli 2019 kemarin.

Pada saat yang sama Ketua Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bobong, Tawalani Jafarudin, mengatakan putra-putri Taliabu juga sudah banyak yang jadi advokat. Misalnya, rekan-rekan dia seperti Hitno Kossy, Agus Salim Tidore, Sherli Bantu yang baru saja dikukuhkan jadi pengacara organisasi advokat PPKHI di kota Palu.

“Mereka yang baru saja dikukuhkan sebagai pengacara dari organisasi advokat PPKHI kemarin di kota palu, pasti mereka siap untuk membantu masyarakat taliabu,” tandasnya. (Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Rapimda, Ketua DPD Malut BS Minta OSO Kembali Pimpin Partai Hanura

LENTERA MALUT -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengelar Rapat Pimpinan Daerah...

Bupati Halteng Lantik Pejabat Hasil Roling, Elang: ini Perombakan Sistemik

LENTERA MALUT – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara (Elang) melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor Bupati Halteng pada Selasa, 15...

Bupati Elang: Perombakan Sistemik Dilakukan untuk Memperkuat Birokrasi Halteng

LENTERA MALUT – Demi memperkuat sistem pemerintahan daerah, Bupati Edi Langkara (Elang) bersama Wakil Bupati Abdurahim Ode Yani (Rahim), kabupaten Halmahera Tengah, bakal melakukan...

Kapolda Malut Serahkan 45 Ranmor ke Bahabinkamtibmas Polres Jajaran

LENTERA MALUT - Polda Maluku Utara (Malut) melaksanakan Pendistribusian 45 Kendaraan Bermotor (Ranmor) Roda dua (R2) kepada Bhabinkamtibmas yang ada di delapan Polres jajaran...

Meriahkan HUT ke 29, Pemda Halteng Gelar Jalan Sehat

LENTERA MALUT -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halteng menggelar jalan sehat dalam rangka HUT Kabupaten Halteng yang ke- 29. Lokasi star jalan sehat di depan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...