oleh

Bangun Konsolidasi dan Paradigma Baru, Ketua DPD PDIP Malut Kunjungi DPC

LENTERA Malut — Pasca Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Maluku Utara pada 6 Juli 2019 di Dafam Hotel, membawa arah baru Partai dalam melakukan pembenahan struktur kepengurusan di DPC dan DPD. Hal ini tergambar dalam susunan kepengurusan sesuai Keputusan DPP Partai.

Menindaklanjuti hal tersebut, kini sudah sepeken lebih, gerakan konsolidasi DPD PDI Perjuangan di seluruh DPC, dimulai dengan menyerahkan SK DPC ditempatnya masing-masing.

“Dalam kepemimpinan saya sebagai ketua DPD Periode 2019-2024, saya mencoba dengan memulai hal-hal baru, membangun paradigma baru dalam mengelolah partai yang kami cintai ini. Diantara hal-hal baru dalam pola kepemimpinan adalah belajar mendistribusi kewenangan atau dalam istilahnya distribution of Power. Pendistribusian kewenangan itu berupa penugasan pada seluruh pengurus DPD dalam menyerahkan SK DPC sesuai surat tugas yang diberikan oleh Partai,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Muhammad Sinen SE pada acara penyerahan SK DPC Halteng, Rabu 31 Juli 2019 di Café Goeng puncak, Kota Weda.

Selain konsolidasi struktur partai menuju tahun politik 2020 (Pilkada Langsung) dan untuk menjaga soliditas dan solidaritas antar pengurus, ketua DPD tegaskan bahwa kepengurusan kali ini harus mampu, sebisa mungkin menghindari konflik dan pertentangan. Konflik dan pertentangan pengurus harus dikelolah secara baik demi kemaslahatan bersama. “Kita harus loyal dan taat serta tunduk terhadap seluruh keputusan partai terutama dari DPP,” katanya.

BACA JUGA
Penyerahan SK DPC PDIP Halteng, Ketua DPD: Ini Tanda Regenerasi Kepemimpinan
Diteruskan ke DPP, DPC Halteng Menyerahkan Rekomendasi Unsur Pimpinan dan Fraksi ke DPD PDIP Malut
Penyerahan Kantor DPC, DPD PDIP Meminta Pengurus Baru Menyurat ke Mantan Ketua

Sebagai ketua DPD, kata Mumahmmad, dirinya harus belajar dengan turun langsung melihat kenyataan lapangan. Demikian ini adalah awal yang baik, selain terkonsolidir struktur dengan turun menyerahkan langsung SK kepengurusan DPC.

“Saya kira ini harus dimaknai dalam perjumpaan dimana akan terisi ruang-ruang bathin, keakraban antara sesama pengurus DPC dan Pengurus DPD, ini yang paling penting. karena setelah ruang-ruang bathin keakraban terisi antar sesama pengurus, narasi persatuan dan kesatuan antar kader dapat terwujud atau paling tidak gampang diwujudkan,” tuturnya.

“Saya merasakan benar resonansi atau getaran jiwa kebersatuan dan kebersamaan dalam ruang-ruang bathin keakraban antar pengurus DPC dan Pengurus DPC itu”.

Red: Ajun

Download Download Download Download Download Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *