oleh

Polsek Mangoli Barat Temukan Lokasi Pembuat Captikus

SULA,LENTERA.CO.ID – Lokasi pembuatan minuman keras (miras) ilegal yang berada di Kecamatan Mangoli Barat, Kepulauan Sula diringkus Polsek Mangoli Barat. Senin, 29 Juli 2019 sekira pukul 15.00 WIT.

Kapolsek Mangoli Barat, Iptu Safrudin Bella setelah menerima informasi langsung menginstruksikan anggotanya untuk terjun ke lokasi tepatnya di Desa Leko Kedai.

setibanya di lokasi anggota kemudian di informasikan keberadaan lokasi tersebut oleh salah satu warga setempat berinisial LB.

Pada Polisi, LB memberikan keterangan bahwa lokasi pembuatan miras yang di maksud berada diareal kebun Waka Nunca.

Dari informasi tersebut, anngota yang dipimpin langsung Kapolsek Mangoli Barat tersebut langsung terjun ke lokasi. Saat tiba, di lokasi di temukan langsung penyulingan miras jenis Cap Tikus yang sementara produksi oleh pemilik atas nama Ali Nimus.

Beberapa barang bukti yang di temukan seperti 2 ember 55 liter saguer siap di proses, 6 Galon berukuran 29 liter hasil produksi.

Barang bukti berupa miras berjenis saguer yang akan disuling menjadi miras berjenis captikus saat diringkus tim Polsek Mangoli Barat

anggota langsung mengamankan beberapa barang bukti yang ada dalam kemasan galon ukuran 5 liter dan baskon masih bentuk proses untuk pengolahan dan beberapa alat yg digunakan termasuk galon dan baskon dan penyulingan bambu serta drum penampungan pembakaran langsung di musnahkan.

Tak jauh dari lokasi itu sekitar 200 meter dilokasi yg sama ditemukan juga tempat penyulingan miras di ketahui pemiliknya Ahmad Ledo alias La ane warga Desa Leko kadai. Barang bukti yg ditemukan anatara lain 3 galon 25 liter sagur siap produksi,4 ember berukuran 55 liter saguer dan hasil produksi yg diamankan jenis cap tikus sebnyak 5 liter.

Download Download Download Download Download Download Download

Tentang Penulis: Reporter SULA, Irwan FOKATEA

Reporter SULA, Irwan FOKATEA
IRWAN FOKATEA adalah Reporter Lentera.co.id sekaligus Kontributor dan Pembimbing Om Desa yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *