Fakta Reka Ulang: Korban Diperkosa Sebelum Dibunuh Pelaku

BERITA TERKAIT

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat...

MALUT.LENTERA.CO.ID — Polres Tidore bersama Kriminal Umum (Krimum) Polda Maluku Utara gelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pemerkosaan dan pembunuhan Kiki W Kumala (19) yang tewas secara tragis oleh pelaku MI alias Ronal, Selasa 16 Juli 2019 lalu.

Rekonstruksi ini digelar di halaman belakang Maporles Tidore pada Kamis, 25 Juli 2019, demi menjaga keamanan. Dalam rekonstruksi sebanyak 43 adegan tersebut, pelaku memperagakan kejadian sejak dari Malifut Halmahera Utara, belakang Guraping Sofifi sampai di Halmahera Tengah tempat korban dibuang disemak-belukar.

Informasi yang dihimpun lentera, dalam rekonstruksi itu sebelum diperkosa dan dibunuh, korban calon mahasiswa ini terlebih dahulu dirampok uang tunai, tas, handphone dan barang bawaan milik lainnya.

BACA: Ini Motif Pelaku yang Perkosa, Siksa, Bunuh lalu Buang Korban ke Semak Belukar

Korban, yang diketahui warga asal Desa Tahane Kecamatan Malifut Halut itu lalu disiksa dan dibunuh menggunakan karet lis variasi kaca mobil warna putih yang diikatkan pada leher korban sebanyak dua kali hingga tewas.

Mayat korban lalu dibuang di Dusun Lokulamo, Desa Waibulen, Kecamatan Weda Tengah Halmahera Tengah.

Kasat Reskrim Polres Tikep, AKP Dedy Yudanto, dalam keterangannya menyebut hasil reka ulang, juga terungkap, pelaku melakukan tindakan pemerkosaan sebelum membunuh korban.

BACA: Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Kiki Kumala Diancam Hukuman Mati

“Dalam adegan ini juga pelaku melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak satu kali,” kata Dedy Yudanto mengutip seraya menyebut, pihaknya terus berupaya melengkapi berkas tersangka untuk diajukan ke Kejaksaan Negeri Tidore.

Dia menambahkan, untuk melengkapi berkas kasus ini, pihaknya juga sedang menunggu hasil autopsi korban, jika hasilnya sudah dikeluarkan dokter, dari situlah bisa diketahui penyebab kematian korban.

Artikel terkait:
Kasus Kiki, 39 Akun FB Akan Dilaporkan dan Pelaku Diminta Hukuman Mati
Women’s March: Tidak Ada Ampun Bagi Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Kiki

“Karena kita juga ingin membuktikan hal lain, termasuk pemerkosaan,” tambah Dedy, “Kemarin kan kita ambil sampel pada saat autopsi, nanti kita cocokkan dengan DNA pelaku, mudah-mudahan terbukti,”

Saat ini, kata Dedy, pelaku telah diamankan di Polres Tikep Selama 20 hari kedepan. Dan nanti akan dikordinasi atau ditindaklanjuti tempat pelaku dipindahkan.(Ajn)

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan: Bakal Lulus

LENTERA MALUT - Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas...

Perahu Terbalik, Satu Balita Diseret Arus

LENTERA MALUT - Satu perahu bodi dengan POB 5 orang terbalik setelah dihantam ombak di perairan tanjung jere Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Malut, pada...

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

LENTERA MALUT -- Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat di Desa Soa-SioKec. Loloda Kabupaten...

Direktur Ma’Had Alkazim Menerima Pelakat Sebagai Cendramata dari BWA

LENTERA MALUT - Dalam Rangkaian kegiatan penyerahan 40.000 Al Qur'an plus 5.000 Iqra' oleh Badan Wakaf Al-Quran (BWA) ke Halmahera atau di kenal...

Gebyar Pengawasan Pilkada, Soenza “Hipnotis” Masyarakat Kepsul

LENTERA MALUT -- Soenza Soleman artis lokal yang tenar dengan lirik lagu “Jaga orang pung jodoh” ini, pada Selasa, 10 Desember 2019 sore ini,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...