oleh

Tempat Hiburan Malam di Taliabu Terbakar, 13 Orang Korban Bukan Warga Setempat

MALUT.LENTERA.CO.ID — Tempat hiburan malam yang diketahui milik Rusli ini, terbakar pada Sabtu, 20 Juli 2019 sekitar pukul 21:30 WIT. Amukan si jago merah ini membakar sejumlah harta benda milik sejumlah wanita yang berada ditempat itu. Meski begitu, kebakaran tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.

Kebakaran itu juga belum diketahui penyebabnya. Demikian ini disampaikan Momo, sala seorang pekerja setempat saat ditemui reporter Lentera.co.id. Momo yang mengaku bekerja ditempat itu tidak mengetahui sumber api ini darimana.

“Saya juga tidak tahu sumber api dari mana. Saya kaget bangun api sudah membesar. Saya langsung lari keluar, barang-barang kami juga tidak sempat diselamatkan,” katanya.

Api yang kian membesar itu, kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) dan Pemadam Kebakaran, Haruna Masuki mengatakan bahwa, pihaknya berupaya melakukan penanganan, namun kobaran api yang sangat besar ini membuat mereka kewalahan dalam melakukan pemadaman.

Sementara korban yang bergegas meninggalkan tempat itu, Kepala badan Penanggungan Bencana Daerah Pulau Taliabu (BPBD Pul-Tab), Sutomo Teapon saat ditemui reporter mengatakan, kini sekitar 13 orang korban sedang dievakuasi oleh tim gabungan dari anggota BPBD, TNI-Polri, dan Satpol-PP ke kantor BPBD.

Ia juga mengaku 13 orang korban itu tidak memiliki keluarga di Kabupaten Taliabu, Maluku Utara. Pengamanan itu, kata Sutomo, warga setempat juga memberikan bantuan berupa pakaian.

“Kami akan tangani mereka selama seminggu kedepan, karena mereka di Taliabu sini tidak punya keluarga. Tapi kalau mereka keluar dari kantor, maka itu sudah bukan tanggung jawab kami,” ujar Sutomo.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui nilai kerugian dan penyebab terbakarnya tempat hiburan malam ini.

Rep: Mohri/Red: Ajun

Download Download Download Download Download Download Download

Tentang Penulis: Reporter TALIABU, MOHRI

Reporter TALIABU, MOHRI
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *