Dikunjungi Anggota GNMC, Sultan Sebut Tidore Miniatur Pemerintahan Indonesia

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

TIDORE, LENTERA.CO.ID – Para tamu dari 11 delegasi Global Network Magellan Cities memenuhi beranda utama Kedaton Kie Kesultanan Tidore. Saat itu, para tamu asing itu diminta menunggu sejenak. Sebab kehadiran mereka bertepatan dengan waktu salat margib.

Sultan Husain Alting Sjah, meminta penerjemah untuk menyampaikan izin ke para tamu untuk menunaikan salat magrib secara berjamaah. Selang beberapa menit kemudian, sang sultan kembali duduk di kursi.

Nampak sang sultan ditemani permaisuri, penerjemah bahasa, serta Catarina Marques De Almeida Vas Pinto, Anggota Dewan Kebudayaan Kota Lisbon, Portugal, dan Wakil Wali Kota Delegasi Departemen Permukinan Perkotaan, Kebudayaan dan Pariwisata Dewan Kota Seville, Spanyol, Antonio Munoz Martinez

Sebelum memberikan sambutan di hadapan rombongan delegasi, Husain memperkenalkan satu-persatu perangkat adat Kesultanan Tidore, sekaligus jabatan dan fungsinya masing-masing.

“Inilah miniatur pemerintahan yang diadopsi menjadi sebuah negara bernama Negara Kerakyatan Republik Indonesia. Ini masih bertahan dan terpelihara dengan baik hingga sekarang,” ujar Husain.

Husain tak berkeinginan mengulas sejarah lebih jauh. Baginya, Tidore di masa lalu telah menjalin hubungan dengan negara-negara luar. “Semua telah dilakukan oleh pendahulu kita. Jadi pada prinsipnya, sebagai Sultan Tidore, saya merasa terhormat atas kehadiran tuan-tuan di negeri kami ini,” tuturnya.

Sekadar diketahui, ekspedisi Ferdinand Magellan dan Juan Sebastian de Elcano pada abad ke-16, dicatat sebagai sebuah ekspedisi maritim Eropa yang paling penting, karena merupakan ekspedisi pertama yang berhasil mengelilingi dunia (Magellan Circumnavigation).

Ekspedisi itu membuktikan, bahwa bentuk bumi adalah bulat. Pada masa itu, bersama Ternate dan Tidore menjadi episentrum dan menentukan pembentukan geopolitik global, karena peran pentingnya sebagai pusat rempah dunia.

Kehadiran Magellan di Tidore dianggap telah mempertemukan dunia Barat dan Timur. Kedatangan Spanyol di Tidore dicatat oleh Antonio Pigafetta, seorang sejarawan dan etnolog Italia yang turut dalam ekspedisi itu.

Dari latar belakang sejarah tersebut, Tidore pun ditetapkan menjadi anggota Jaringan Global Kota Magellan atau Global Network Magellan Cities (GMNC) dalam pertemuan ke – V di Cebu, Philipina pada Februari 2016.

Wakil Wali Kota Delegasi Departemen Permukinan Perkotaan, Kebudayaan dan Pariwisata Dewan Kota Seville, Spanyol, Antonio Munoz Martinez, mengatakan, posisi Tidore sangat penting dalam jaringan ini. Sehingga diharapkan dapat membangun kerja sama dengan baik. “Mulai dari bidang perdagangan, pariwisata, hingga investasi,” ujarnya.

Menurut dia, tersusunnya konsep Indo Pacific sebagai platform, untuk mempromosikan potensi ekonomi, sosial budaya dan pariwisata Indonesia, terkhusus Tidore. “Sekaligus penguatan kerja sama di bidang ekonomi, teknologi dan ilmu pengetahuan dengan negara-negara anggota GNMC. Termasuk 3 negara UE yakni Portugal, Spanyol dan Italia,” jelasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...