oleh

Pileg dan Pilpres 2019, 7 DPD Golkar Malut Mengaku tak Terima Dana DPP

MALUT.LENTERA.CO.ID – Disinyalir DPP Partai Golkar telah menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk DPD Golkar Kabupaten/Kota di Maluku Utara. Setiap DPD Kabupaten/Kota dikabarkan memperoleh 150 juta yang terbagi dalam dana saksi sebesar 100 juta dan 50 untuk pembinaan. Meski begitu, 7 DPD Golkar Kab/Kota yang menggelar konferensi pers di Hotel Boulevard pada Kamis, 11 Juli 2019 mengaku tidak menerima dana tersebut.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Halmahera Timur, Isdrus Maneke mengatakan, ia bersama rekan-rekan pengurus DPD Golkar Haltim menghabiskan dana sekitar 200 juta untuk saksi dan pembinaan, namun dana tersebut bersumber dari dana pribadi ketua DPD Golkar Haltim serta bantuan dari wakil ketua bidang organisasi DPD Golkar Provinsi Maluku Utara, Edi Langkara. “Jadi kami secara jujur menyatakan, sedikit pun kami sama sekali tidak menerima dana dari DPP itu,” katanya.

BACA JUGA
7 DPD Golkar Malut Minta DPP Turunkan Plt Ganti Alien Mus
Pilpres 2019, HU Sebut Ketua DPD Golkar Malut Diduga Dukung Prabowo-Sandi
Golkar Malut Kalah Dibawa Alien Mus, HU: Kepemimpinan yang Berantakan
Dinilai Gagal Paham, Keputusan Alien Pecat Ketua dan Sekretaris DPD Melanggar AD/ART serta PO 15

Tak hanya itu, Idrus mengaku ketua Jenggala Center Maluku Utara, Edi Langkara juga membantu 7 DPD Golkar Kab/Kota dalam pemenangan Pileg dan Jokowi-Ma’aruf jadi Presiden dan Wakil Presiden.

Informasi yang diperoleh media ini, 7 DPD Golkar Kabupaten/Kota ini juga mengaku tidak menerima bantuan sama sekali dari DPP untuk pemenangan partai Golkar pada Pileg dan Jokowi-Ma’aruf pada Pilpres 2019. Beban pembiyaan skasi dan pembinaan itu telah diringankan oleh wakil ketua Bidang Organisasi Edi Langkara. “Itu dapat dibenarkan,” kata ketua DPD Golkar Kabupaten Halmahera Barat, Samad Moid.

Menanggapi kasus Golkar Halmahera Barat, Sekretaris DPD Golkar Provinsi Malut, Hamis Usman menyatakan, bahwa pada Pileg 2019 kemarin, Sakir Mando yang kini jadi Plt Golkar Halbar kubu Alien Mus menyatakan sikap melawan Golkar pada Pileg kemarin. Meski demikian, Golkar dibawa kepemimpinan Samad Moid sukses meraih kursi dan suara yang signifikan. “Jadi mereka ini perusak partai,” katanya.

Lanjut Hamid, sejumlah kasus yang dilakukan Alien Mus Cs ini akan dilaporkan semuanya ke DPP agar sekaligus meminta kepada DPP Golkar turunkan Plt, ganti Alien Mus, demi kepentingan Golkar dalam menghadapi Pilkada 2020 di Maluku Utara.

Red: Ajun

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *