oleh

Wakil Ketua PN Bobong: PN Bobong Pulau Taliabu Lahir Atas Anomali Hukum

MALUT.LENTERA.CO.ID — Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Dedi Wijaya Susanto sebut kehadiran Pengadilan Negeri Bobong lahir atas Anomali Hukum.

“Pasalnya kehadiran PN Bobong Pulau Taliabu itu tidak sesuai prosedur standar baku yang biasanya berlaku,” ujar Wakil Ketua PN Bobong, Dedi Wijaya, diruang kerjanya, pada Rabu, 10 Juli 2019.

Dia menilai seharusnya Polres, Lembaga Kejaksaan dan Lembaga Pemasyarakatan terlebih dahulu ada, baru pengadilan akan membangun gedung sidang sementara.

Setelah tiga lembaga diatas ada, baru tambah dia, Pengadilan Negeri dibentuk. “Tapi semua tahapan itu tidak ada, makanya saya katakan ini sebuah Anomali Hukum,” terangnya.

Lanjut dia, mengapa PengadilanTaliabu bisa ada tanpa melalui proses yang baku, itu karena Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu sudah menjanjikan lahan hibah seluas 1 hektar, untuk pengadilan dalam waktu yang dekat.

“Namun kenyataan sampai saat ini kami belum menerima Lahan hibah tersebut,” ujar dia.

Pada saat disinggung terkait permasalahan antara Pemkab Taliabu dan pemilik lahan, Wakil Ketua PN Bobong menyarankan agar pihak-pihak terkait melakukan mediasi ataupun musyawarah terlebih dahulu. (Ajn)

Reporter: Mohri

Download

Tentang Penulis: Reporter TALIABU, MOHRI

Reporter TALIABU, MOHRI
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *