oleh

Ini Pesan Wabup Halteng saat Lepas 90 Orang Calon Jamaah Haji

MALUT.LENTERA.CO.ID — Wakil Bupati Halmahera Tengah Maluku Utara, Abd Rahim Odeyani, melepas 90 orang Calon Jamaah Haji Halteng musim haji 1440/2019 Hijriah diruang Aula kantor Bupati Halteng, pada Selasa 2019.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Halteng Abd Rahim Odeyani, menyampaikan agar calon jamaah haji tetap menjunjung tinggi martabat bangsa selama menunaikan Ibadah haji di Arab Saudi. Jamaah juga diharapkan agar tetap menjaga nama baik daerah.

“Jagalah kesehatan selama berada di tanah suci karena suhu udara sangat berbeda dengan di tanah air dan selama perjalanan,” ujar Bupati dikesempatan itu.

Bupati bilang, menunaikan ibadah haji sampai kembali nanti calon jamaah haji diharapkan agar tetap dalam kesatuan regu, kesatuan rombongan serta kesatuan kelompok yang utuh dibawah pimpinan ketua-ketua regu dan rombongan.

Dengan demikian, tambah dia, mudah-mudahan calon jamaah haji memperoleh haji yang mabrur yakni haji yang benar- benar membawa pengaruh dalam jiwa orang yang akan membuahkan cinta kepada Allah dan Rasul kepada sesama manusia dan diri sendiri.

Wabup menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan keberangkatan haji ini. Dia juga berdoa agar jamaah diberi keselamatan saat dan pasca balik dari tanah suci.

“Tentunya kita semua berharap semoga Allah Swt meridhoi pertemuan ini terutama bagi jamaah Calon Haji dalam memenuhi panggilan Allah Swt menyempurnakan rukun islam yang kelima Shalawat dan salam senantiasa dicurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabtanya, maupun pengikut beliau yang telah menegakkan dinul islam dipersada bumi ini,” terang dia.

Dari segi filosofi, papar Wabup, ibadah haji diibaratkan laksana intan berlian setiap sudut memancarkan sinarnya dipandang dari sudut mana saja dilihat dan dianalisa dapat melahirkan berbagai interpensi yang menakjubkan tanpa menafikkan ibadah-ibadah lain dalam ajaran Islam.

Ibadah haji juga kata dia, diakui memiliki keanggungan dan kemulian dan sarat berkah Rahmat dan Magfirah serta kalkulasi pahala dan fadilah yang sangat besar. Dari aspek ilahiah ibadah Haji murni merupakan panggilan Allah SWT bagi mereka yang mampu, orang yang menjadi dhuyufullah atau tamu Allah Swt oleh menunaikanya.

“Karena itu dimana, Jamaah Calon Haji pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingatkan marilah kira bersihkan jiwa dan hati kita semua kita mantapkan tauhid kita dan tanamkan keyakinan kita bahwa pertolongan
dan penyerahan diri hanya kepada Allah SWT dari aspek Insaniah,” terangnya.

Ibadah haji adalah simbol dari pengenalan jati diri sebagai hamba dihadapan Allah Swt puncak dari ibadah haji adalah Wukuf di padang Arafah Padang Arafah adalah simbol dari padang Masyar dihari kemudian disaat itu manusia adalah sama dihadapan Allah yang membedakannya adalah ketaqwaan Keberangkatan ini merupakan awal dari rangkaian perjalanan.

Ibadah haji dengan niat mengharapkan ridha Allah Swt tidak lebih dan tidak relevan dengan status kita sebagai hamba Allah Oleh karena itu marilah kita hilangkan sikap takabur emosi dan perilaku keangkuhan lainnya kita tinggalkan status sosial pangkat dan jabatan yang kadang kita lupa dan menjauhkan diri kita dari Allah Swt Marilah kita siapkan diri untuk meraih haji yang mabrur, haji yang diterima disisi Allah Swt.

Calon jamaah haji, harap dia, tetap pada niat yang mantap sabar dan tabah lakukakan ibadah haji ini dengan penuh keikhlasan khusyu dan tawakkal semata-mata karena Allah SWT.

“Kepergian bapak ibu ketanah suci selain sebagai tamu Allah juga sebagain duta-duta bangsa Indonesia untuk itu diharapkan tetap sehat.” terangnya

Reporter: Fhandi
Editor: Ajun

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *