oleh

9 Orang Pekerja Penyapu Jalan dan Pengangkut Sampah Kembali Dipekerjakan

MALUT.LENTERA.CO.ID — Kepala dinas Permukiman, Perumahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara (Malut), Arwin Tamimi, mengklarifikasi terkait pemberhentian 9 sembilan orang petugas penyapuh jalan dan pengangkut sampah di Kota Bobong.

“Terkait Pemberhentian itu saya sementara di luar daerah, setelah tiba di Bobong baru saya dapat informasi,” ujar Kadis PPLH Pulau Taliabu, Arwin Tamimi, Senin 8 Juli 2019.

Arwin lalu mengundang 7 orang petugas pengangkut sampah dan 2 orang petugas penyapuh jalan itu. Ia menanyakan masalah itu dan ke sembilan orang itu menjelaskan kasus pemberhentian itu.

Ia lalu mengambil keputusan untuk mempekerjakan mereka kembali. “Jadi pemberihentian yang kemarin itu dianggap tidak ada.” terangnya

Arwin juga mengklarifikasi terkait pemotongan gaji. Menurut dia, itu tidak pernah ada, baik itu penyapu jalan maupun pengangkut sampah.

Pemotongan gaji itu ternyata hasil kesepakan dari internal petugas pengangkut sampah. “Mereka yang buat kesepakatan bersama bahwa kalau diantara petugas yang tidak masuk dalam bekerja maka gajinya akan dipotong perhari 100 ribu rupiah dan diberikan kepada yang masuk bekerja pada hari itu juga,” ucap dia.

“Saya sampaikan kepada mereka bagaimana mungkin saya yang memotong gaji mereka, padahal dijaman saya yang menaikkan gaji mereka dari delapan ratus ribu rupiah (Rp 800.000) hingga satu juta Lima ratus ribu rupiah (Rp.1.500.000),” tutur Arwin

Sementara, saat reporter kami berada dilokasi dan mengamati perkembangannya, ke sembilan orang pekerja itu telah melakukan aktifitas kerja seperti biasanya

Reporter: Mohri
Editor: Ajun

Download

Tentang Penulis: Reporter TALIABU, MOHRI

Reporter TALIABU, MOHRI
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *