oleh

Disbudpar Halteng Gelar Pelatihan Pelayanan Kepariwisataan

HALTENG, LENTERA.CO.ID — Upaya meningkatan kualitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia bidang kepariwisatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), menggelar kegiatan Pelatihan Pelayanan Kepariwisataan Tahun Anggaran 2019, mulai dari Rabu, 26 Juni sampai Juli 2019.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halmahera Tengah, Husain Ali, SE dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan ini meliputi tujuh jenis pelatihan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK-Non Fisik) Program Pelayanan Kepariwisataan dengan total peserta 350 orang yang dibuka secara serentak pada hari ini.

Tujuh kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi, Pelatihan Pemandu Wisata Bahari (guide dive), Pelatihan Tata Kelola Home stay/Pondok Wisata, Pelatihan Pemandu Wisata Budaya Kuliner dan Belanja, Pelatihan Pemandu Wisata Warisan Budaya, Pelatihan Pemandu Wisata Alam Caving/Susur Gua dan Pelatihan Pemandu Wisata Buatan (ecopark).

Kegiatan ini melibatkan narasumber dari unsur OPD terkait di lingkup Pemda Halteng, para praktisi dan tenaga professional, akademisi dan pelaku usaha jasa pariwisata.

Wakil Bupati Halmahera Tengah, Abd. Rahim Odeyani, SH., MH dalam sambutannya menegaskan bahwa Pembangunan Kepariwisataan merupakan salah satu program strategis Pemerintahan Halteng di bawah kepemimpinan Elang-Rahim, selain sektor-sektor lain dalam kerangka menggenjot Pendapatan Asli Daerah.

Selanjutnya disampaikan bahwa “Dibanding sumber daya alam lainnya yang tidak dapat diperbaharui, sumber daya pariwisata atau tourisme resources adalah salah satu potensi yang tidak akan tergerus nilai ekonomisnya walaupun terus menerus dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi daerah. Namun jika tidak terkelola dengan baik, potensi pariwisata ini menjadi sia-sia dan tidak akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan pendapatan masyarakat”

Pariwisata harus didesain dan dikelola secara baik dengan jalan menyiapkan infrastruktur pendukung, penunjang dan pelengkap kepariwisataan, termasuk kualitas Sumber Daya Manusia bidang kepariwisataan. Untuk penyiapan infrastruktur, Pemerintah Daerah telah menganggarkan pembangunan infrastruktur kepariwisataan melalui APBD Tahun Anggaran 2019.

“Dan Alhamdulillah, hari ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata merancang program penyiapan SDM Kepariwisataan melalui tujuh kegiatan pelatihan pelayanan kepariwisataan,” ujarnya.

“Olehnya, sebagai pimpinan di daerah ini, saya berharap kegiatan pelatihan seperti ini harus menghasilkan sumber daya manusia pariwisata, yang berkapabilitas dan profesional dalam melaksanakan tugasnya sebagai Penyedia Jasa usaha Pariwisata dan bermuara pada usaha peningkatan kompetensi masyarakat dalam mengelola pariwisata”.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi Pelatihan Tata Kelola Home stay/Pondok Wisata selama tiga hari dengan pemateri dari praktisi dan pelaku usaha jasa pariwisata diantaranya Mr. Rob Sinke dan Rolinda Manginbulede Pengelola Weda Resort serta Mr. Daniel Buhrer pengelola Sumber Alam Nurani Sagea dan Hutri Sambe, S.STPar, Manager The Corner Hotel Ternate.

Sekadar informasi, bahwa kegiatan tersebut dikelompokkan dalam 2 Kelas. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan agenda kelas ke 1, yakni pelatihan tata kelola penginapan/home stay/pondok wisata. Selanjutnya kelas ke 2 hingga usai.

Red: Ajn/Il

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *