3 Orang Pemuda Penangkap Ikan Pakai Bom Diamankan Polda Malut, 1 Orang Masih DPO

BERITA TERKAIT

Bangunan Puskemas Nggele Runtuh, 2 Petugas Honorer jadi Korban

Lentera.co.id - Peristiwa naas runtuhnya salah satu sekat bangunan Puskesmas Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu,...

Besok, Seleksi CPNS Pemkot Ternate Resmi Dibuka

LENTERA MALUT -- Meski secara resmi pendaftaran CPNS dibuka pada Senin 11 November 2019, namun di kingkup Pemkot Ternate,...

Hadiri Penyerahan Bus Sekolah dan Mobil Ambulance, ini kata Bupati Halteng

LENTERA MALUT -- Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara menghadiri penyerahan Bus Sekolah dan Mobil Ambulance oleh PT. Teka Mining...

TERNATE, LENTERA.CO.ID — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit-Polairud) Polda Maluku Utara (Malut) berhasil mengamankan sebanyak 3 (tiga) orang pemuda yang melakukan tindak pidana di bidang Perikanan dan satu lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Keempat orang ini ditindak karena melakukan penangkapan ikan mengunakan bahan peledak (Bom) atau destructive fishing.

Dari hasil tersebut polisi telah menetapkan sebanyak tiga orang tersangka dan satu orang tersangka berstatus DPO. Masing-masing berinisial AML, LTA, ARA, dan Y dengan nomor polisi : LP/ 09/VI/2019/Dit Polairud, 21 Juni 2019.

Baca: Kapolda Malut Terima 100 Anggota Brimob untuk BKO Aman Nusa 1 ke Papua

Direktur Polairud Polda Malut, Kombes (Pol) Arif Budi Winofa dalam konferensi pers di kantor Polairud Polda Malut Pada, Senin 24 Juli 2019 mengatakan dari kronologisnya empat orang yang telah melakukan penangkapan ikan dengan mengunakan bom pada 19 Juni 2019 sekitar pukul 15.00 WIT.

Menurut Arif, petugas telah mendapat informasi dari masyarakat Desa Pasir Putih, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang telah mendapat informasi terkait
kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (bom botol) di sekitar Perairan Desa Tapa Teluk Labungku,

“Petugas mendapat informasi tersebut langsung bergeser menuju ke lokasi,” kata Arif.

Setelah di lokasi petugas menemukan para pelaku yang sudah selesai melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak, petugas pun langsung mengamankan para pelaku dan barang bukti yang di bawah ke Kantor Desa Pasir Putih untuk melaporkan kejadian tersebut ke Markas Unit Dit Polairud Polda Malut yang berada di Pulau Obi, Kabupaten Halsel untuk di tindak lanjuti.

Untuk barang bukti yang telah di amankan berupa 1 unit perahu longboat, 1 unit kompresor merek shark, 1 unit mesin 15 PK merek yamaha, 1 unit kaca mata masker selam, 2 ikat selam kompresor, 1 buah cirigen berisi kunci, 1 ikat jaring kecil selapa, dan ikan jenis dolosi sebanyak 20 kilo, yang masi di simpan di lemari pendinggin untuk di uji ikan tersebut apakah terkena indikasi bom atau tidak.

“Dari ke tiga tersangka ini telah di kenakan dengan pasal 84 ayat (1) Subsider Pasal 85 Undang -Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang perubahan atas Undang -Undang Republik Indonesia No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHPidana dengan pidana penjara paling lama 6 Tahun atau denda paling banyak Rp. 1.200.000.000,0 satu milyar dua ratus juta rupiah,” tutup Arif.

Reporter: Hana
Editor: Ajun

- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Bangunan Puskemas Nggele Runtuh, 2 Petugas Honorer jadi Korban

Lentera.co.id - Peristiwa naas runtuhnya salah satu sekat bangunan Puskesmas Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu,...

Besok, Seleksi CPNS Pemkot Ternate Resmi Dibuka

LENTERA MALUT -- Meski secara resmi pendaftaran CPNS dibuka pada Senin 11 November 2019, namun di kingkup Pemkot Ternate, pendaftaran itu baru akan dibuka...

Hadiri Penyerahan Bus Sekolah dan Mobil Ambulance, ini kata Bupati Halteng

LENTERA MALUT -- Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara menghadiri penyerahan Bus Sekolah dan Mobil Ambulance oleh PT. Teka Mining Resources (TMR) dan PT. Tekindo...

Bawaslu Segera Rekrut Panwascam secara Online, ini Materinya

LENTERA MALUT – Menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, kini Badan Pengawas Pemilihan Umum Propinsi Maluku Utara (Bawaslu-Malut ) melakukan perekrutan penyelenggara adhoc...

Pemkab Halteng Peringati HPN ke 74 dan HKN ke 55 sekaligus Penyerahan ODF ke 6 Desa

LENTERA MALUT -- Bupati Halteng, Edi Langkara menjadi inspektur upacara dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional (HPN) yang ke- 74 dengan tema, “Aku Pahlawan Masa...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...