oleh

Bukber di Penghujung Ramadhan, Ibu Sri Maju Lawan Petahana

MALUT.LENTERA.CO.ID — Di penghujung Ramadhan 1440 Hijriah, tepatnya pada Senin, 3 Juni 2019, sekelompok pemuda di Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, menggelar buka puasa bersama (Bukber) dengan Sri Susiana Dewi Sopamena.

“Bukber ini dilaksanakan karena keinginan kami sebagi kaum milenial yang berada di Ibukota Kabupaten Pulau Taliabu bisa mengenali dan menjalin hubungan silaturahmi dengan baik bersama Bidan Susi,” kata Dedi kepada reporter Lentera.co.id.

Bukan sekadar agenda Bukber dan silaturahmi biasa. Ibu Sri Susiana Dewi Sopamena, lajim disapa Bidan Susi ini memperkenalkan dirinya sebagai putri daerah sekaligus bakal calon Bupati Pulau Taliabu pada pilkada 2020-2025.

“Kalau orang lihat dari nama, orang pikir bahwa saya adalah orang Jawa. Kalau orang lihat dari tampilan wajah, orang pikir saya adalah orang Cina. Tapi kalau ditelusuri, sesungguhnya saya adalah asli Putri Taliabu,” kata Sri Susiana. Lanjut Sri sekadar menginformasikan dirinya berasal dari Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara.

Sebelum Taliabu mekar sebagi Daerah Otonomi Baru, kata Sri, bahwa 11 tahun lalu ia sudah mengabdikan diri di Taliabu, bekerja sebagai Bidan yang melayani masyarakat bagian pesisir selatan. “7 tahun saya bertugas di Desa Tabona,” katanya.

Sekelompok pemuda saat Bukber dengan Ibu Sri

Olehnya, la mengaku antusias untuk membangun Pulau Taliabu sudah tertanam lama dalam jiwanya, sejak 11 Tahun lalu. “Sebelum saya meninggalkan Taliabu, pindah Tugas ke Balikpapan,” ujarnya.

Kini, kata Ibu Sri, berbekal dengan amanat serta dorongan dari keluarga dan sebagian masyarakat maka dia pun kembali untuk mengabdi. “ Saya harus kembali untuk membangun Pulau Taliabu,” terangnya.

“Kita sangat bersyukur karena Taliabu sudah mekar. Tapi terlepas dari pada itu, Taliabu tak hanya mekar begitu saja, melainkan harus berkembang”.

Itu sebabnya, Ibu Sri menyatakan maju bertarung sebagai bakal Calon Bupati pada pilkada 2020-2025 di Pulau Taliabu dengan membidik “kendaraan” Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Sewaktu di Samarinda, banyak terlibat Bakti Sosial terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ketika saya mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), saya menghadap kepada PDIP supaya bisa miliki Kartu Anggota PDIP. Jadi berbekal dengan kader PDIP, saya juga akan melakukan konsolidasi dengan partai-partai yang meraih kursi di parlemen,” tutur dia.

Sebelumnya, soal kesiapan menghadapi situasi politik di Taliabu walaupun tidak berada di Pulau Taliabu, dia mengaku selalu memantau kondisi Politik yang terjadi d pulau Taliabu.

“Kedepan mungkin kita akan bekerja keras melawan petahana, namun hal itu saya sudah siapkan,” ujarnya. Lanjut dia, “Saya juga membuka ruang bagi semua yang mau bergabung sebagai relawan”.

Red: Ajun

Download Download

Tentang Penulis: Reporter TALIABU, MOHRI

Reporter TALIABU, MOHRI
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *