oleh

Chapy Kuatkan Silaturahmi dan Bukber dengan Para Tokoh Malifut

MALUT.LENTERA.CO.ID — Safri Kamaria atau yang sering disapa Chapy memang tak asing lagi di kalangan masyarakat Kecamatan Malifut dan Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Pasalnya Chapy dikenal santun dalam berkomunikasi dan memiiliki pergaulan yang luas.

Chapy juga dikenal sebagai tokoh muda Halut yang cerdas. Sederet prestasi diaraihnya, mulai dari birokrasi maupun non birokrasi.

Pada momen Ramadhan 1440 Hijriah/tahun 2019, Aktivis yang lahir dari Rahim organisasi PMII ini tak mau ketinggalan. Ia pun menggelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan para Tokoh Muda, Tokoh Agama dan Tokoh Adat se-Kecamatan Malifut yang kurang lebih 60 orang, bertempat di Mesjid Al-Muhtadin Desa Soma Kecamatan Malifut. Pada kesempatan itu pula, Ia pun tak lupa memberi santunan kepada anak yatim dan para kaum janda.

Hadir sebagai penceramah pada acara tersebut Drs. Amir Saleh, kepala KUA Malifut. Pada tausiahnya, Ustad Amir mengajak agar memperbanyak baca Al-Qur’an di bulan ramadhan dalam rangka mencapai taqwa.

Sementara, Chapy saat dikonfirmasi via WhatsApp menuturkan bahwa, hajatan Silaturhmi dan Bukber dengan para Tokoh Muda, Tokoh Adat dan Tokoh Agama se-Kecamatan Malifut semata-mata untuk mempererat hubungan silaturahmi, serta membangun kebersamaan untuk kepentingan curah gagasan terkait Halmahera Utara kedepan.

“Pada prinsipnya, Silaturahmi ini adalah untuk memperkuat silaturahmi dan menegaskan ke publik bahwa para tokoh di Kecamatan Malifut memiliki komitmen yang kuat, untuk kepentingan daerah,” ujar Chapy.

Ketika ditanya soal niatnya untuk bertarung pada Pilkada serentak tahun 2020,? Ia memberi komentar singkat.

“Inya Allah, saya siap bertarung,” ucapnya mantap.

Chapy pun sepintas menegaskan, jika Insya Allah ia mendapat kesempatan bertarung pada Pilkada nanti maka, Ia akan mendorong pengutan kelompok muda termasuk kelompok milenial.

“Iya Insya Allah. Pemuda harus kuat, pemuda adalah generasi penerus yang handal, didalamnya termasuk kelompok milenial yg penting sekali untuk diberdayakan disemua segmen kehidupan,” papar Chapy optimis.

Begitu pula, kata Chapy, kelompok Mama-mama. Kelompok ini harus diberi sentuhan oleh pemerintah daerah agar bisa berdaya secara ekonomi.

“Mama-mama adalah kelompok yang jarang disentuh, untuk kedepannya kelompok ini harus betul-betul diperhatikan, agar mereka berdaya secara ekonomi,” pungkas Chapy mengakhiri.

Red: Ajun

Download Download Download Download Download Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *