oleh

Kepala Bimas Islam Luruskan Informasi Penyuluh Kemenag Halteng

MALUT.LENTERA.CO.ID – Penyuluh Kementerian Agama, Kantor Kantor Kabupaten Halmahera Tengah dilaporkan tidak melaksanakan tugas sebagai penyuluh dengan baik. Padahal, mereka digaji perbulan dari tahun 2018 senilai Rp.500.000 hingga kini ditahun 2019 meningkat menjadi 1 juta. Demikian itu dikatakan sumber yang enggan namanya disebutkan kepada media ini, Rabu, 29 Mei 2019.

Kemudian, kata sumber, ada penyuluh yang sudah diangkat dan tidak bekerja namun selalu menerima gaji. Laporan yang dibuat pun dinilai fiktif. Meski begitu, kata dia, tidak ada teguran atau sanksi pihak kantor.

Selain itu, menurut dia, penyuluh yang diangkat kepala Bimas Islam adalah penyuluh yang juga honorer di sekolah. Sementara dalam regulasi tidak mengatur ketika mendapatkan honor APBD dari sekolah sekaligus honor Penyuluh.

Pihak Kantor Kementrian Agama, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara melalui Kepala Bimas Islam, Sahdan Sinen saat dikonfirmasi Lentera.co.id diruang kerja Kepala Kantor Kemenag Halteng pada Rabu, 29 Mei 2019 siang tadi menatakan, informasi itu tida benar. “Kami mengangkat penyuluh juga diseleksi, bukan hanya asal-asalan diangkat,” tegasnya.

Meski begitu, Sahdan mengaku bahwa walau ada guru yang jadi penyuluh, namun guru itu bukan guru defenitif karena tidak mendapatkan SK dari pemerintah daerah sehingga layak dipakai sebagai tenaga penyuluh. Berbeda dengan penyuluh yang mendapatkan SK honor daerah.

“Pada 2018 kemarin, ada tiga orang penyuluh di kecamatan Weda Selatan yang dikeluarkan setelah diketahui mereka mendapatkan SK honor daerah. Hal yang sama ditahun ini juga ada tiga orang yang dikeluarkan,” terang Sahdan.

“Saya juga berterimakasi kepada rekan-rekan media karna ini bagian dari evaluasi kinerja agar lebih berhati-hati sehingga harapannya, penyuluh yang suda diangkat lebih serius bekerja dalam tugas dan tanggunjawab yang diberikan,” tutur Kepala Bimas Islam, Sahdan.

Rep: Fhandi

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *