oleh

Dugaan Korupsi, Kejati Didesak Segera Periksa Wagub Ali Yasin

MALUT.LENTERA.CO.ID — Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (GMAKI) pada Selasa, 28 Mei 2019, pukul 11:30 WIT, mendatangai kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara. Kedatangan mereka ini untuk meminta pihak Kejati segera memanggil Wakil Gubernur M. Ali Yasing, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan KM Faysayang, yang merugikan keuangan negara senilai Rp. 1.181.818.184.

Koordinator aksi, Juslan J Latif ketika berorasi depan kantor Kejati, dia menegaskan bahwa dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KM Faysayang 2014 silam, yang digadang-gadang menyeret mantan bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) M. Ali Yasin itu telah merugikan keuangan negara, sehingga kasus tersebut patut diusut penyidik Kejati Malut.

Demikian itu dikatakan termuat dalam hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Malut, dengan nomor LHP terdapat kerugian negara pengadaan KM Elizabet Mulia atau KM Faysayang, dengan nomor LHP 31.1/LHP-LK/XIX.TER/07/2010 tertanggal 9 Juli 2010.”Atas dasar ini kami meminta pihak Kejati agar mengusut kasus tersebut hingga ada tersangka,” tegas Juslan dalam orasinya.

Selain itu, berdasarkan rilis yang diterima Lentera.co.id, GMAKI mendukung Kejati membuka kembali kasus dugaan korupsi pengadaan KM Faysayang sekaligus Mendesak Polda Malut dan Kejati memanggil M Ali Yasin.

Red: Bahrun

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *