BNN Amankan Tersangka Sindikat Narkoba Ternate-Makassar

Bagikan:

MALUT.LENTERA.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah menunjukkan taringnya dengan menangkap 4 (empat) tersangka Bandar Narkoba yang diduga jaringan Makasar-Ternate.

Penangkapan tersebut berawal dari Tim Pemberantasan BNNP Malut melakukan Penangkapan pada 22 Mei 2019 pukul 21.00 WIT terhadap tersangka M. Irja Rahman Alias Boim (41 Th) berasal dari Kelurahan Kalumata yang juga diketahui merupakan salah satu oknum calon anggota legislatif dari Partai Nasdem dapil Kota Ternate Selatan pada Pilkada lalu. Hal ini disampaikan melalui Preess Release di kantor BNNP Malut di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, pada Selasa 28 Mei 2019.

Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Edi Swasono, melalui Humas BNNP Malut Zulziah Wati dalam Preess releasenya menjelaskan, Irja yang tertangkap tangan memiliki satu bungkus plastik bening Kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,10 gram. Tim BNNP Malut kemudian melakukan pengembangan dan diketahui Irja telah membeli sabu dari tersangka Yatno alias Noken (38 Th) yang bekerja sebagai PNS di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, berasal dari Kelurahan Kayu Merah dan Samsul Rizal alias Rizal (29 Th) dengan pekerjaan Sekuriti, ditangkap dirumahnya di Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan, dan Yatno alias Noken (38 Th) ditangkap juga di Tabona.

“Setelah dilakukan penggeledahan pada keduanya, ditemukan 6 bungkus plastik bening Kristal yang diduga Narkotika golongan I jenis Shabu sebanyak berat bruto, 2,26 gr,” katanya.

Dari penangkapan kedua tersebut, BNNP Malut melakukan pengembangan lapangan ke Makassar. Ternyata diketahui Narkotika jenis sabu tersebut dikirim dari tersangka bernama Usman Umar (31 Th) yang masih berstatus mahasiswa Kedokteran di salah satu Universitas di Makasar, Tim BNNP Malut menangkap Usman di salah satu Perumahan di kelurahan Sindri Jala di Makassar. Dari keterangannya, Usman Umar telah melakukan bisnis haram tersebut sejak tahun 2017, dengan modus operandi mengirimkan paket sabu itu melalui jasa ekspedisi TIKI kepada Rizal yang bekerja sebagai sekuriti pada toko Inti Sari yang merupakan toko milik orang tua Usman.

Berdasarkan hasil investigasi, barang bukti yang telah disita dari tangan tersangka Usman Umar berupa 6 (enam) buku tabungan dari 6 (enam) Bank berbeda diketahui aliran dana masuk (kredit) sejumlah RP. 1.615.486.522 (Satu Milyar Enam Ratus Lima Belas Juta Empat Ratus Delapan Puluh Enam Lima Ratus Dua Puluh Dua Rupiah) sementara aliran dana keluar (debet) sejumlah Rp. 1.544.007.699 ( Satu Milyar Lima Ratus Empat Puluh Empat Juta Tujuh Ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Sembilan Rupiah). Dari hasil penyidikan, tim BNNP Malut mengsinyalir, Saudara Usman adalah salah satu bandar Narkoba jaringan Makasar-Ternate.

Atas perbuatan itu, kata Zulziah Wati, tersangka M. Irja Rahman alias Boim, dikenakan Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan sangkaan memiliki dan menguasai Narkotika golongan satu jenis sabu. Sedangkan tersangka Yatno dan Rizal dikenakan Pasal 114 UU. Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yaitu mengedarkan, menjual dan menawarkan Narkoba dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda minimal 1 milyar dan maksimal 10 milyar.

Tersangka Usman Umar, selain dijerat dengan pasal 114 UU Nomor 35 Tentang Narkotika, yang bersangkutan juga dijerat Pasal 3 Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda 10 Milyar Rupiah.

Tersangka dan barang bukti kini diamankan di kantor BNN Provinsi Malut untuk diproses lebih lanjut.

Red: Hana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan lahan untuk persiapan penambangan. Perluasan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di Kafe Rumah Kampus, Kelurahan Gambesi...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut,...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas...

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...

Protes Putusan PN Bobong, Mustakim: itu Aksi Alihkan Opini tanpa Dasar

LENTERA MALUT - Aksi protes Aliansi Masyarakat Nggele Bersatu, atas putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong dengan No.Perkara 2/Pdt.G/2019/PN.Bbg...

Merasa Dirugikan, Warga Protes PN Bobong Terkait Sengketa Tanah

LENTERA MALUT - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nggele Bersatu menggelar aksi protes didepan kantor Pengadilan Negeri...

Polda Malut: Hasil Operasi Patuh 2019, Korban Jiwa Tahun ini Nihil

LENTERA MALUT – Hasil Evaluasi pelaksaan Operasi Patuh tahun 2019, pada 11 September 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara...

7.267 Kendaraan Ditilang Selama Operasi Patuh 2019 di Malut

LENTERA MALUT -- Operasi Patuh Kieraha 2019 Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), telah berakhir pada Rabu, 11...

Hilangnya MV Nur Allya, KNKT Menuju Halteng

LENTERA MALUT -- Pencarian kapal kargo MV. Nur Allya yang hilang kontak sejak 23 Agustus 2019 lalu di perairan...