oleh

Gusur dan Timbun Lahan Warga tanpa Dibebaskan, Kadis PUPR: Nanti Pemda yang Bayar

MALUT.LENTERA.CO.ID — Penggusuran lahan warga oleh pihak pemerintah daerah Kabupaten Pulau Taliabu di Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat dinilai sepihak. Demikain itu dikatakan salah seorang warga pemilik Lahan, Aco Jamadin kepada reporter Lentera.co.id, Senin 27 Mei 2019.

“Kenapa pemda harus mengklaim bahwa ini milik pemda. Atas dasar apa pemda harus melakukan penggusuran dan penimbunan kepada lahan kami,” tanya Aco atas penggusuran tersebut.

BACA JUGA Pratisi Hukum Desak Polres dan Polda Usut Kasus Penyerobotan Tanah Warga oleh Pemkab Taliabu

Ia mengatakan, bila pihak pemda ingin membangun dengan menggusur lahan warga, maka hendak didahului dengan pembebasan lahan. “Ini tiba-tiba datang langsung gusur dan di timbun,” ujarnya merasa kesalnya. Lanjut dia, “Pemda tidak perna memberitahukan kami kalau lahan ini akan digusur dan timbun”.

Bicara soal pembangunan, kata Aco, dirinya juga menginginkan negeri ini maju dan berkembang sebagaimana daerah lain. Namun tidak dengan cara sewenang-wenang, tidak ada konfirmasi lebih awal kepada pemilik lahan. “Ingat, lahan itu ada pemiliknya. Stop seroboti lahan kami,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruanag (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu, Ridwan Buamona saat dihubungi via WhatsApp pribadi, ia mengatakan bahwa, “Itu lahan nanti pemda yang bayar,” jawabnya.

Red: Irwan

Download Download

Tentang Penulis: Reporter TALIABU, MOHRI

Reporter TALIABU, MOHRI
MOHRI UMAAYA adalah Reporter Lentera.co.id yang ditugaskan di Kabupaten Pulau Taliabu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *