oleh

20 Tahun Warga di Oba Selatan Tak Pernah Nikmati Jalan Aspal

Download

TIKEP, LENTERA.CO.ID – 20 tahun lamanya, warga di 7 (tujuh) Desa Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, tidak pernah menikmati infrastruktur jalan yang memadai.

Sejak tahun 1999 hingga hari ini, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Rusak total tanpa adanya perhatian pemerintah daerah setempat. Hal ini sudah diprotes warga dengan berbagai cara, namun terus diabaikan.

Aktivitas lalu lintas di 7 desa itu terganggu dan tak stabil. Keluhan bertubi-tubi datang dari warga, namun tak kunjung diproses untuk memfasilitasi jalan untuk diaspal.

Desa yang berada dijalur tersebut,yakni, Desa Nuku, Tagalaya, Lifofa, Wama, Hager, Maidi, dan Selamalofo

“Kondisi jalan yang begitu buruk tapi pemerintah seakan tidak menyeriusi tentang hal itu,” tulis Ketua umum Generasi Muda Oba (Geram-Oba) Julfikar sangaji, kepada redaksi, Sabtu, 12 Mei 2019.

Jalan ini, kata dia, seperti drainase (saluran air) yang terbentang dijalan sejauh puluhan kilo jika turun hujan, padahal sebagai penghubung transportasi antar kota dan provinsi harusnya diperbaiki.

“Bahkan pernah memakan korban,” tambahnya.

Aktivis mahasiswa itu juga menegaskan agar pemerintah setempat mencari jalan keluar dan berkodinasi dengan pemerintah provinsi Maluku Utara, untuk membenahi jalur transportasi warga di Oba Selatan itu.

“Sebab jika kondisi jalan di tidak di kerjakan secepatnya tentu sangat menggangu aktivitas warga,” terang Bangkik, sapaan akrab Ketum Geram. (Ajun)

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *