Warga Tomalou Berencana Pidanakan Wakil Walikota Tikep

BERITA TERKAIT

Nuryadin Ungkap Fakta Temuan Komisi III saat Kungkerda di Weda Tengah dan Utara

LENTERA MALUT -- Komisi III DPRD Halmahera Tengah melakukan kunjungan kerja daerah (Kungkerda) pada Kamis, 23 Januari 2020 di...

Jago Merah Lahap Lima Rumah dan Satu Toko di Ternate

LENTERA MALUT -- Kebakaran terjadi di kawasan pemukiman ruko pasar Gamalama Ternate, Maluku Utara, Kamis 23 Januari 2020. Sedikitnya,...

Tenggang Waktu Bayar UKT Singkat, Mahasiswa IAIN Ternate Demo: Kami Anak Petani

BAK: Selama rentan waktu itu baru sebagian kecil mahasiswa yang membayar UKT maka itu akan menjadi pertimbangan LENTERA MALUT –...

TIDORE,LENTERA.CO.ID – Ratusan warga Kelurahan Tomalou menggelar aksi damai yang dilakukan di depan kantor kelurahan Tomalou atas dugaan ujaran kebencian Wakil Walikota Tidore Kepulauan (Tikep), Muhammad Senen beberapa waktu lalu.

Koordinator aksi, Prince Fat Soleman kepada Lentera menuturkan bahwa dalam waktu 3 kali 24 jam kedepan, jika Muhammad Senen tidak meminta maaf secara terbuka melalui media masa maka dirinya beserta warga kelurahan Tomalou akan menempuh jalur hukum.

“dalam 3 kali 24 jam kedepan, saudara Muhammad Senen harus datang mengklarifikasi masalah dan meminta maaf kepada masyarakat Tomalou secara lisan maupun tulisan” tegas Prince di depan kantor Kelurahan Tomalou. Sabtu, 6 April 2019 siang tadi.

Menanggapi tuntutan masa aksi tersebut, Camat Tidore Selatan, Fauji Rabo seusai menemui masa aksi menuturkan bahwa pihaknya akan meneruskan tuntutan masa aksi kepada Walikota maupun Wakil Walikota.

“saya suda melaporkan via WA (WhatsApp), dan setelah pulang dari sini saya langsung ketemu pak wali maupun pak wakil untuk melaporkan tuntutan masa aksi” kata Fauji.

Lebih lanjut, Fauji menjelaskan hasil koordinasinya dengan wakil walikota bebrapa waktu lalu. Dirinya mengungkapkan bahwa niat Muhamad Senen menyampaikan hal tersebut tidak untuk mengdiskreditkan masyarakat Tomalou.

“niat beliau hanya untuk memberikan jalan dan petunjuk kepada masyarakat dalam rangka membangun kelurahan Tomalou” bebernya.

Diketahui, aksi tersebut dipicu oleh perkataan Wakil Walikota dalam rapat umum terbuka yang di gelar oleh salah satu caleg dapil III Kota Tikep dari partai PDI Perjuangan. Dalam acara tersebut, Muhammad Senen menyampaikan orasinya bahwa Yayasan harus bermitra kepada pemerintah.

“kalau yayasan punya usaha seperti itu, mitranya hanya pemerintah. Kalau yayasan ini berkolaborasi dengan partai yang lain saja, tidak percaya, itu akan menjadi besi tua di depan masjid. Ini bukan mengancam saudara-saudara sekalian”ujar Muhammad Senen.

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Nuryadin Ungkap Fakta Temuan Komisi III saat Kungkerda di Weda Tengah dan Utara

LENTERA MALUT -- Komisi III DPRD Halmahera Tengah melakukan kunjungan kerja daerah (Kungkerda) pada Kamis, 23 Januari 2020 di...

Jago Merah Lahap Lima Rumah dan Satu Toko di Ternate

LENTERA MALUT -- Kebakaran terjadi di kawasan pemukiman ruko pasar Gamalama Ternate, Maluku Utara, Kamis 23 Januari 2020. Sedikitnya, lima rumah dilahap jago merah...

Tenggang Waktu Bayar UKT Singkat, Mahasiswa IAIN Ternate Demo: Kami Anak Petani

BAK: Selama rentan waktu itu baru sebagian kecil mahasiswa yang membayar UKT maka itu akan menjadi pertimbangan LENTERA MALUT – Sejumlah mahasiswa melakukan aksi protes...

IAIN Ternate Lakukan Sosialisasi Masuk PT Islam Negeri di Pulau Taliabu

LENTERA MALUT – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis masuk perguruan tinggi agama islam negeri disejumlah...

Kungker ke Polres Halbar, ini Pesan Kapolda Malut

LENTERA MALUT- Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Drs. Suroto,M.Si yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Malut, Karo Rena, Dir Krimsus, Dansat Brimob, dan Kabid...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...