oleh

Ketua IFAS: Pemkab Haltim Gagal Membangun 3 Destinasi Wisata dengan Anggaran 3 Miliar

HALTIM, LENTERA.CO.ID — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Institut Fayfiye Spasial (IFAS) Halmahera Timur (Haltim), Smit A Hatari menilai, Pemerintah Daerah gagal dalam pembangun destinasi pariwisata di wilayah Haltim, Maluku Utara (Malut).

” Ini karena, Pemda melalui instansi terkait tidak konsisten dan fokus membangun icon pariwisata,” katanya kepada reporter Lentera, dipondopo jiko mobon, Desa soagimalaha kec Kota Maba, pada Minggu, 24 Maret 2019 kemarin.

Ia mengatakan, di tahun 2018 kemarin Pemkab telah  membangun (3) tiga destinasi wisata terpadu meliputi; pembangunan fasilitas pariwisata di pulau plun, Taman Nasional Aketajawe dan Jara-Jara dengan kucuran anggaran sebesar Rp 3 miliar lebih.

“Namun, hingga saat ini progresnya tidak diketahui sudah sejauh mana. Ini pertanda perencanaan pembangunan pariwisata di Haltim amburadul,” terangnya.

Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan icon pariwisata pada tiga destinasi tersebut, kata Smit, cukup besar. Tetapi tambahnya, progresnya tidak sebanding dengan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) 2018.

”Harus punya komitmen mendorong pariwisata bukan hanya sekedar mengkonsepkan tapi tidak punya manfaat,” sindirnya.

Lebih parah lagi ujar Ismit, dalam musyawarah rencana percepatan pembangunan (Musrembang) tingkat kabupaten kemarin, terungkap di tahun 2019 -2020 mendatang Pemda hanya akan memfokuskan Jara-Jara sebagai pariwisata terpadu. Padahal, katanya, akses jalan untuk menuju Jara-Jara cukup sulit karena hanya bisa lintasi menggunakan kapal laut.

“Maka Perencanaan Pemda sudah pasti akan gagal lagi, karena tidak mungkin wisatawan akan mengunjungi Jara-Jara dengan pertimbangan akses jalan yang begitu sulit sehingga pemda harus banyak pertimbangan tentang wisata Jara-Jara Kecamatan Maba Utara,” paparnya.

Ia menegaskan agar Pemda juga harus lebih fokus membangun icon pariwisata di wilayah pusat pemerintahan Haltim sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal.

Reporter: Ilham
Editor: Ajun

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *